Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Teknis Reaktivasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Bunikasih Cisalak Subang Kasda, Kasda Kasda; Setioputro, Novandri Tri Setioputro Tri; Nuraeni, Nuraeni Nuraeni
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v5i1.428

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Bunikasih dibangun pada Tahun 2013 dari Dana CSR Bank BNI Go Green, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga warga Bunikasih. Namun pada Tahun 2016 telah terjadi gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan pada sistem utama PLTMH Bunikasih sehingga tidak bisa dioperasikan. Pada Tahun 2017 listrik dari PLN masuk untuk mensuplay kebutuhan listrik warga Bunikasih. Kampung Bunikasih merupakan kampung terpencil yang berjarak 4 Km dari pusat kantor pemerintahan Desa Cupungara Cisalak Subang. Pada malam hari jalan menuju kampung ini gelap gulita karena belum ada lampu penerangan jalan. Kegiatan usahnya selain bercocok tanam padi, juga berkegiatan dalam pembuatan gula semut dan gula aren yang berbahan dasar air nira. Untuk proses pembuatan gula semut diperlukan mesin pemanas dan mesin penghancur agar ukuran gula menjadi halus. Untuk tujuan penghematan biaya operasional pembuatan gula semut, maka dilakukan reaktivasi PLTMH Bunikasih dengan bantuan dana CSR dari Bank BJB dengan tujuan agar energi listriknya dapat dimanfaatkan untuk penerangan jalan Kampung Bunikasih dan untuk mengoperasikan peralatan pengolahan gula semut. Kegiatan rekativasi telah dilakukan dengan pendampingan Tim Teknis Universitas Subang untuk memperbaiki kerusakan pada sistem utama PLTMH yang meliputi perbaikan bendung dan intake, saluran pembawa, bak penenang, pipa pesat, rumah turbin serta penggantian generator dan sistem kontrol. Dar hasil kegiatan akhir perbaikan, PLTMH Bunikasih dapat beroperasi dengan baik dengan luaran energi lsitrik mencapai 8 kW
Experimental evaluation of a double-pipe heat exchanger for syngas cooling from soaked palm shell gasification Dede Iman Saputra; Novandri Tri Setioputro; Widodo Widjaja Basuki; Muhtar Kosim; Kasda Kasda; Maulana Rachman; Zoffan Wahidi; Aldi Suparman; Yadi Faturohman; Jidan Gustiar; Abiasa Abiasa
Jurnal Polimesin Vol 24, No 4 (2026): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i4.8273

Abstract

The growing demand for renewable and low-carbon energy has intensified the exploration of biomass residues as alternatives to fossil fuels. Palm shell, an abundant by-product of the palm oil industry, has favorable fixed carbon content and calorific properties for thermochemical conversion through gasification. However, syngas produced from biomass gasification is typically discharged at elevated temperatures, requiring cooling for safe handling and downstream applications. This study experimentally assessed the thermal performance of a water-cooled double-pipe heat exchanger integrated with an open downdraft gasifier using soaked palm shell as feedstock. The evaluation focused on reactor temperature distribution, syngas temperature reduction, heat transfer rate, and cooling effectiveness during continuous operation. The gasification zone, located at a reactor depth of 26–77 cm, maintained a temperature range of 600–900°C during operation. The heat exchanger reduced the syngas temperature from 188.1°C to 35.2°C, corresponding to a heat transfer rate of 1,281.3 W and cooling effectiveness of 97.74% under the tested conditions. These results indicate that the double-pipe heat exchanger provided effective cooling of biomass-derived syngas and can support thermal management in small-scale biomass gasification systems. The results also demonstrate the potential of integrating syngas cooling with downdraft gasification for safer handling and improved downstream compatibility.