Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Aifan Aifan; Rosnani Lakuna
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v2i1.2949

Abstract

Pancasia lahir dari perjalanan sejarah bangsa yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini. Pancasila yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 alenia ke-4 diharapkan dapat dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia. Memaknai nilai-nilai Pancasila harus tetap diamalkan dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia, oleh sebab itu keberadaannya tidak hanya dijadikan simbol semata. Nilai-nilai Pancasila harus dipahami secara menyeluruh sehingga tercipta kerukunan bangsa. Sila-sila Pancasila dapat menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dalam menghadapi berbagai tantangan. Di masa pandemi Covid-19, nilai-nilai Pancasila sangat penting diimplementasikan dalam masyarakat Indonesia, yaitu gotong royong.yang merupakan suatu ciri khas atau karakter dari warganegara Indonesia
LITERASI RUKTI JENASAH: MEMBANGUN KESADARAN KOLEKTIF MASYARAKAT DESA WANI 2 KECAMATAN TANANTOVEA Nurhayati Sutan Nokoe; Syamsuddin Syamsuddin; Rosnani Lakuna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41824

Abstract

Kematian merupakan suatu realitas kehidupan yang tak terelakkan. Dalam Islam, proses mengurus jenazah (rukti jenazah) adalah fardhu kifayah, sebuah kewajiban kolektif yang gugur apabila telah dilaksanakan oleh sebagian umat. Pengabdian ini mengkaji kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam melaksanakan rukti jenazah. Mitra pengabdian ini adalah masyarakat Desa Wani 2, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. Meskipun mayoritas tersebut adalah pemeluk agama Islam, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat setempat terhadap proses ini masih sangat terbatas. Hal ini menimbulkan tantangan dalam menjalankan kewajiban fardhu kifayah ini secara memadai terutama saat situasi darurat atau kematian beruntun. Metodologi yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi penyajian materi, simulasi praktik, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang diselenggarakan telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam proses memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai syariat Islam. Studi ini merekomendasikan perlunya lembaga permanen untuk pelatihan rukti jenazah serta keterlibatan aktif dari seluruh anggota masyarakat, bukan hanya para ustadz dan pegawai syara, untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengurus jenazah, sejalan dengan posisi manusia sebagai khalifah di bumi yang tidak berakhir dengan kematian fisik.