Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Profil Fisika Kimia dan Farmakokinetik Senyawa Pentagamavunon-1 Secara Komputasi Eva Kholifah; Endah
Duta Pharma Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.053 KB)

Abstract

Pentagamavunon-1 (PGV-1) is a curcumin analog which is known to inhibit the growth of cancer cells, bacteria and inhibit free radicals as an antioxidant agent. The purpose of this study was analyzed the pharmacokinetic profile and physicochemical properties of PGV-1 computationally. The predicted parameters were Lipinski rule of five, bioavailability, Blood Brain Barrier (BBB) ​​absorption, GI absorption, P-gp substrate, and prediction of metabolic enzymes involved in drug ADME processes. The results of this study indicate that the compound PGV-1 complies with the Lipinski rule of five with the characteristics of a molecular weight of 348.43 g/mol, hydrogen donor 2, hydrogen acceptor 3, Log P 4.71 and molar refractory 40-130. PGV-1 could absorb through the GI and can pass the blood brain barrier passively without P-gp protein. Several enzymes involved in the metabolism of PGV-1 are CYP2C19, CYP2C9, CYP 3A4. Thus, our finding suggest that PGV-1 can be developed as a drug target compound for active oral drugs.
Peran Apoteker dalam Kepatuhan Penggunaan Tablet Tambah Darah untuk Pencegahan Stunting pada Siswi Pelita Cibitung Yusransyah Yusransyah; Asep Salman Alfarizqi; Teguh Sudarto; Eva Kholifah; Sofi Nurmay Stiani; Baha Udin
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i3.1114

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tinggi yang berdampak jangka panjang pada kesehatan reproduksi serta meningkatkan risiko stunting pada keturunannya. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah diinisiasi oleh pemerintah sebagai upaya pencegahan stunting, namun tingkat kepatuhan konsumsi TTD di kalangan remaja putri masih rendah. Peran apoteker sebagai edukator dan fasilitator dalam program kesehatan masyarakat menjadi sangat krusial untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD sebagai langkah pencegahan stunting pada siswi SMK melalui Program Gerakan Anti Stunting di SMK Pelita Cibitung tahun 2024. Kegiatan yang dilakukan meliputi edukasi interaktif mengenai stunting, anemia, dan pentingnya konsumsi TTD, serta monitoring dan evaluasi tingkat kepatuhan konsumsi TTD. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner MARS (Medication Adherence Report Scale). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan konsumsi TTD setelah diberikan edukasi dan dilakukan monitoring melalui WhatsApp Group. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apoteker dalam edukasi dan monitoring dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri.
Penetapan Kadar Total Flavonoid Dan Alkaloid Ekstrak Etanol Herba Jotang (Acmella uliginosa (Sw.) Cass) Fajrin Noviyanto; Siti Alfiyah; Eva Kholifah
Journal of Pharmascience Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i1.16840

Abstract

Jotang (Acmella uliginosa (Sw.) Cass) merupakan salah satu tanaman yang secara tradisional digunakan untuk pengobatan sakit gigi, sariawan, dan sakit tenggorokan. Pada tumbuhan jotang terdapat metabolit sekunder yaitu flavonoid yang dapat digunakan sebagai pengobatan antiinflamasi, antioksidan, antidiabetes, antibakteri, dan alkaloid dapat digunakan untuk pengobatan antibakteri, antidiare dan antiinflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa kimia ekstrak jotang, kadar total flavonoid dan kadar alkaloid yang ada dalam ekstrak jotang. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pengambilan jotang, determinasi jotang, preparasi jotang, ekstraksi dengan metode maserasi, remaserasi, skrining fitokimia, analisis kadar flavonoid dan analisis kadar alkaloid total. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol herba jotang  mengandung senyawa tanin, alkaloid, flavonoid dan saponin. Hasil kadar flavonoid ekstrak etanol herba jotang didapat sebesar 0,269% dan hasil kadar alkaloid total didapat sebesar 15,34%. Dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin. Kadar flavonoid total yang dimiliki sebesar 0,269% dan kadar alkaloid total sebesar 15,34%. Kata Kunci: Metabolit Sekunder, Maserasi, Kadar, Spektrofotometer UV-Vis, Tanin Jotang (Acmella uliginosa (Sw.) Cass) is a plant that is traditionally used to treat toothache, canker sores and sore throats. In the jotang plant there are secondary metabolites, namely flavonoids which can be used as antiinflammatory, antioxidant, antidiabetic, antibacterial, and alkaloids can be used for antibacterial, antidiarrheal and anti-inflammatory treatment. Rhe purpose of this study was to determine the chemical compounds of the jotang extract, the total levels of flavonoid, and the levels of alkaloids present in the jotang extract. The stages carried out in this study were jotang taking, jotang determination, sample preparation, extraction by maceration method, remaceration, phytochemical screening, analysis of flavonoid content, and analysis of total alkaloid content. The research results show that tannins, alkaloids, flavonoids and saponins are compound contained in the ethanol extract of jotang herbs. The flavonoid content result were 0.269% and the total alkaloid content result were 15.34%. it can be concluded that the ethanol extract of jotang herb contains flavonoids, alkaloid, saponins, and tannins. Jotang herb ethanol extract has a total flavonoid content of 0,269% and a total alkaloid content of 15.34%.