Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL

PENERAPAN SISTEM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE SWOT DI PERUSAHAAN PT. ANSAF INTI RESOURCES Aline Thresa; Shalaho Dina Devy; Hamzah Umar
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2020
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v8i2.5194

Abstract

Latar belakang: Dalam aktivitasnya PT. Ansaf tentunya mengharapkan agar tujuan penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja dapat tercapai tanpa kendala. Bukan hal yang mudah untuk mencapai tujuan tersebut karena banyak hal yang harus diperhatikan terlebih lagi kendala yang akan menghambat.Perencanaan strategis merupakan proses penyusunan perencanaan jangka Panjang. Karena itu, prosesnya lebih banyak menggunakan proses analisis yang tujuannya untuk menyusun strategi sehingga sesuai dengan misi, tujuan, strategi dan kebijakan perusahaan. Dengan demikian perencanaan strategi perusahaan (kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini. Tujuan: Untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada PT. Ansaf. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data yang diambil adalah data primer berupa hasil wawancara dari key informan dan informan serta hasil pengamatan langsung di lapangan. Hasil: Hasil penelitian membuktikan bahwa perencanaan K3 yang dilakukan di PT. Ansaf belum membuat rencana yang lengkap dan strategis K3 yang diterapkan untuk mengendalikan potensi bahaya di tempat kerja. Akan tetapi perusahaan mempunyai prosedur terdokumentasi yang mempertimbangkan identifikasi bahaya dan penilaian resiko pada tahap melakukan perencanaan.
ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING DAN SLOPE MASS RATING PADA TAMBANG BATUPASIR DI SAMARINDA SEBERANG, KOTA SAMARINDA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Agusti Wulandari; Hamzah Umar
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2016
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v4i1.1419

Abstract

Kestabilan suatu lereng pada kegiatan penambangan dipengaruhi oleh kondisi geologi, bentuk keseluruhan lereng pada lokasi tersebut, kondisi air tanah, faktor luar seperti getaran akibat peledakan ataupun alat mekanis yang beroperasi. Salah satu metode analisis stabilitas lereng yaitu metode Rock Mass Rating dan Slope Mass Rating. Analisis ini dibutuhkan dalam eksploitasi tambang khususnya dalam sistem tambang terbuka. Lokasi penelitian terletak pada Formasi Pulaubalang dan Formasi Balikpapan. Nilai Kuat Tekan Batuan (UCS) di lokasi penelitian adalah 8,615 Mpa dan hasil analisis stereografis didapatkan longsoran di lokasi penelitian adalah longsoran baji. Nilai RMR di lokasi penelitian adalah 59,71 dan nilai SMR adalah 24,71. Dari hasil analisis klasifikasi massa batuan dengan menggunakan metode RMR pembobotan kelas massa batuan di lokasi penelitian termasuk kedalam kelas III yang termasuk dalam deskripsi batuan sedang. Sedangkan hasil analisis kestabilan lereng dengan metode SMR dapat disimpulkan bahwa kelas massa lereng termasuk kedalam kelas IV dengan asumsi berada dalam kelas massa batuan yang buruk, stabilitas lereng tidak stabil, dengan kelongsoran yang dapat terjadi adalah longsoran bidang dan longsoran baji, dan kemungkinan untuk longsor adalah 0,6.
PERHITUNGAN OVERBURDEN DAN CADANGAN BATUBARA PADA PIT DI AREA B III-S WARUTE SOUTH DI PKP2B PT. ANTANG GUNUNG MERATUS KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Azarya Ardfensone Depari; Sakdillah A; Hamzah Umar
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2020
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v8i1.3975

Abstract

Sesuai dengan berkembangnya kemajuan teknologi khususnya dibidang pertambangan, dewasa ini semakin banyak program berbasis komputerisasi yang dapat mempermudah pengerjaan permodelan serta perhitungan cadangan dan berbagai jenis desain penambangan. Program-program tersebut diciptakan untuk menunjang pekerjaan dengan basis kerja yang tidak berubah dari konsep dasar dan filosofi perhitungannya. Penelitian dilakukan pada pit di area B III-S Warute South Di  PKP2B PT. Antang Gunung Meratus Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Perhitungan overburden dan cadangan batubara dilakukan dengan menggunakan metode cross section dengan sistem komputerisasi pada perangkat lunak AutoCAD 2007 dan minescape 4.1.1.9. Perhitungan overburden dan cadangan batubara seam utama yaitu  seam  M4. Seam M4 menunjukkan ketebalan batubara yang bervariatif, struktur lapisan yang bergelombang dan mengalami percabangan (split). Kemiringan batubara pada daerah penelitian secara umum relatif curam, yaitu berada pada kisaran 380 – 420dengan arah strike N2000E – N2100E. Hasil perhitungan overburden dan batubara menggunakan metode cross section adalah : volume overburden sebesar 1339886,283 BCM dan cadangan sebesar 459678,6117 MT sehingga diperoleh nilai Stripping Ratio 2,97
RANCANGAN EXTEND PIT KAKAO R7 PADA PENAMBANGAN BATUBARA PT. KHOTAI MAKMUR INSAN ABADI, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Yauri Imanuel Tobak; Harjuni Hasan; Hamzah Umar
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Juni 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v5i1.1403

Abstract

Pada perhitungan cadangan dalam perencanaan tambang diperlukan perancangan pit yang merupakan batas akhir dari suatu kegiatan penambangan. Perancangan pit akan berpengaruh terhadap nilai cadangan yang diperoleh. Oleh karena itu, perancangan pit harus dilakukan dengan baik sehingga dapat diperoleh suatu rancangan yang mengoptimalkan perolehan dari cadangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang extend pit yang optimal berdasarkan rancangan pit yang telah ada sebelumnya, serta mengkaji perancangan extend pit tersebut dari 2 (dua) base seam yang berbeda, sehingga didapatkan extend pit yang paling efisien. Penelitian ini dilakukan di PT.Khotai Makmur Insan Abadi, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur . Perancangan Extend pit pada penelitian ini d ilakukan dengan menggunakan software dan perhitungan volume dengan menggunakan metode blok. Perancangan Extend pit berdasarkan pit limit pada blok Kakao dilakukan dengan melihat nilai striping ratio per blok dan juga untuk mendapatkan luasan area pit potensial yang dapat dijadikan tambahan dari pit yang lama.Terdapat 2 (dua) base seam utama yang dijadikan objek penelitian yaitu Base seam N2 total floor dan N0 total floorHasil penelitian yang dilakukan diperoleh perencanaan extend pit dilakukan pada base seam N2 total floor dengan luas total extend pit sebesar 174 Ha dengan elevasi terendah mencapai -45 meter dan elevasi tertinggi mencapai 40 meter pada extend pit kakao r7 dan perhitungan cadangan tertambang dengan menggunakan metode block model diperoleh penambahan dari 6,388,781 MT menjadi 10,276,721 MT dan Overburden dari 49,409,149 BCM menjadi 110,265,354 BCM sehingga diperoleh nilai stripping ratio sebesar 10,74 dimana nilai stripping ratio ini masih layak untuk ditambang
ANALISIS KESTABILAN LERENG HIGH WALL BERDASARKAN NILAI FAKTOR KEAMANAN DENGAN METODE BISHOP SIMPLIFIED PADA PIT S12GN PT. KITADIN EMBALUT SITE, KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Sony Mahardika; Hamzah Umar
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v5i2.1399

Abstract

PT. Kitadin Embalut Site merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan dengan sistem tambangterbuka, salah satu kegiatannya adalah pembentukan lereng. Analisis kestabilan lereng menggunakan Metode Bishopyang disederhanakan dengan tujuan untuk mendapatkan nilai faktor keamanan ≥ 1,3. Saat ini nilai faktor keamanan (FK)merupakan indikator pada penentuan lereng menjadi stabil. Faktor keamanan dianggap sebagai parameter dari nilai rataratayang mewakili karakteristik tersebut. Di sisi lain secara aktual parameter tersebut memiliki variasi nilai dengankarakteristik yang berbeda. Parameter yang digunakan dalam analisis kestabilan lereng adalah sifat fisik dan mekanikbatuan yang berupa bobot isi (ϒ), kohesi (c) dan sudut geser dalam (φ). Berdasarkan analisis pada desain awal yangdibagi menjadi beberapa section dari section A-A’ – H-H’. Dari seluruh section, hanya section F-F’ yang memiliki nilaiFK tidak aman, sedangkan section lainnya dinyatakan aman. Sehingga untuk mengoptimalkan agar memperoleh nilai FKyang aman diperlukan redesain geometri berdasarkan hasil analisis pada soft clay material dan original material. Softclay material dengan rekomendasi tinggi 5 m, single slope 20° dan overall slope 8° (dalam kondisi kering). Jika soft claymaterial dalam kondisi jenuh ada tambahan counter berm di elevasi -10 msl dengan panjang 15 m, tinggi 5 m, dan singleslope 20°. Untuk Original matrial dengan rekomendasi tinggi 10 m, single slope 60°, berm 5 m dan safety berm 15 m dielevasi -40 msl. Setelah dilakukan redesain geometri lereng pada section A-A’ sampai section H-H’ didapatkan nilai FKyang optimal.