Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konseling Kelompok Dengan Teknik Berfokus Pada Solusi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Mts Al-Uswah Kuala Serla Andrianti; Nefi Darmayanti; Mohammad Al-Farabi
Journal of Student Research Vol 1 No 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.758 KB) | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.955

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik berfokus pada solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MTs Al-Uswah Kuala. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-4 MTs Al-Uswah Kuala yang berjumlah 8 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah angket tentang motivasi belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, dan observasi. Hasil instrumen angket yang diberikan sebelum dilakukan tindakan sebesar 13% dengan kategori motivasi belajar masih rendah setelah diberikan tindakan pada siklus I hasil yang diperoleh yaitu 63% dan pada siklus ke II terjadi peningkatan menjadi 88%. Jadi hasil peningkatan yang dilakukan dari siklus I ke siklus II sebesar 25%, dengan kriteria berhasil dan sudah mencapai dari target yang teleh ditetapkan yaitu 75%. Artinya bahwa siswa yang diberikan layanan konseling kelompok berfokus solusi mengalami peningkatan motivasi belajar.
PENDIDIKAN SOSIAL DALAM AL-QUR’AN Sulastri Sulastri; Neysa Vania Nasution; Mohammad Al-Farabi
Reflektika Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v18i1.806

Abstract

Nilai-nilai pendidikan sosial dewasa ini tidak lagi mencerminkan indahnya nilai yang telah diajarkan Al-Qur’an, hal ini dapat dilihat dari banyaknya tindakan-tindakan yang melanggar nilai-nilai sosial contoh yang paling nyata adalah mengejek atau memperolok orang lain dan masih banyak contoh lainnya dan mirisnya hal seperti ini dianggap menjadi suatu hal yang biasa saja bahkan menjadi tren kekinian di media sosial. Melihat begitu gentingnya masalah yang terkait tentang pendidikan sosial ini, penulis merasa penelitian tentang pendidikan sosial akan membahas sedemikian rupa mengenai topik ini dengan memfokuskan pendidikan sosial yang tentunya berlandaskan Al-Qur’an. Artinya permasalahan yang akan penulis bahas mencakup pendidikan sosial dalam Al-Qur’an dengan mencantumkan beberapa ayat Al-Qur’an terkait dengan pembahasan ini begitu pula penafsiran dari ayat tersebut dengan harapan untuk memperbaiki sistem kehidupan sosial kita berdasarkan apa yang telah termaktub di Al-Qur’an, namun karena keterbatasan penulis dalam mengkaji ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan sosial maka ayat yang akan penulis bahas adalah QS. Al-Hujarat ayat 11-13 dan QS. Ali Imran ayat 112. Dengan menggunakan metodologi penelitian berbasis kepustakaan (library research) penulis mendapatkan hasil penelitian bahwasanya nilai pendidikan sosial yang terkandung dalam Al-Qur’an khususnya kedua surah tersebut bahwa dalam kehidupan bersosial seseorang dianjurkan untuk memiliki sikap toleransi, tidak mengolok-olok dan mengejek orang lain, tidak berburuk sangka dan tidak mencari kesalahan-kesalahan orang lain serta menjaga hubungan kepada Allah dan sesama manusia, dengan demikian nilai-nilai inilah yang nantinya diterapkan dalam pelaksanaan pendidikan sosial.
Implementasi Strategi Pembiasaan dan Keteladanan dalam Meningkatkan Literasi Keagamaan Siswa di SMP Negeri 1 Lembah Sabil, Aceh Barat Daya Afdhalurrahman; Wahyuddin Nur Nst; Mohammad Al-Farabi
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 Juni (2026): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v8i1.1603

Abstract

Students’ religious literacy has become an important concern in Islamic Religious Education, especially in the digital era when students encounter various religious information without always being supported by adequate understanding and consistent religious practice. This study aims to analyze students’ religious literacy, identify the factors contributing to its decline, and examine the implementation of habituation and role modeling strategies at SMP Negeri 1 Lembah Sabil, Southwest Aceh. This research used a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, Islamic Religious Education teachers, and students as informants. The data were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing, while data validity was maintained through source triangulation and technique triangulation. The findings show that students’ religious literacy is in a fairly good condition but not yet optimal. Students have understood the basic teachings of Islam, participated in religious activities, and demonstrated positive religious behavior; however, some students still lack intrinsic awareness and consistency in practicing religious values independently. This condition is influenced by low motivation, weak self-awareness, family environment, peer influence, uncontrolled use of digital media, and limited parental supervision. The habituation strategy is implemented through prayer, Qur’an recitation, congregational prayer, short religious talks, and Islamic etiquette, while the role modeling strategy is reflected in teachers’ discipline, politeness, and consistent moral behavior. These two strategies complement each other effectively.
Mapping Contextual and Interdisciplinary Practices toward Transdisciplinary Islamic Religious Education: An Exploratory Case Study Mohammad Al-Farabi; Annida Azhari Ritonga; Mentari Asshiddiqie; Fahmi Al-munawwar; Imammuddin Zengi
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v6i1.1776

Abstract

This exploratory qualitative case study maps contextual and interdisciplinary practices reported by two lecturers in Islamic Religious Education (PAI) learning at UIN Sumatera Utara. Data were drawn from two guided interviews conducted on 23 June 2026, each lasting 10–15 minutes, and organized through descriptive coding. The analysis produced four themes: linking Islamic values with social and digital issues; drawing on psychology, culture, and educational technology; positioning technology as both a learning medium and an object of inquiry; and identifying epistemic and pedagogical challenges. The findings indicate lecturer-reported contextualization and early interdisciplinary integration. They do not establish program-wide transdisciplinary implementation or measurable student impact because the unit of analysis is limited to lecturer perspectives. The study contributes a diagnostic map and derives practical implications for case-based tasks, explicit disciplinary roles, substantive digital assessment, and staged learning support.