Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN IDENTITAS, JATI DIRI, DAN KAPASITAS MASYARAKAT ADAT WAROPEN DI PROVINSI PAPUA BARAT Hugo Warami; Hermanus Sikoway; Yan P. Makabori; Elisabeth L.M. Sanggenafa; Kaleb A. Yenusi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2079

Abstract

Kelembagaan masyarakat adat Waropen secara legal berdasarkan peraturan perundang-undangan belum terbentuk di Provinsi Papua Barat. Untuk itu, kegiatan ini menjadi urgensi yang harus dilakukan dalam rangka penguatan dan penataan kelembagaan adat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk (1) membangun kesadaran dan solidaritas sosial; (2) mendorong kohesivitas sosial yang harmoni; (3) membentuk organisasi modern berbasis adat; (4) membangun organisasi sebagai benteng penerus nilai dan tradisi luhur; dan (5) ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Luarannya adalah diharapkan berkontribusi dalam (1) memahami wilayah dan karateristik budaya Waropen yang sama dan berbeda pada setiap kampung, keret dan rumah; dan (2) menyusun kelengkapan organisasi lembaga adat dan kemasyarakatan dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Waropen. Mitra dalam kegiatan ini adalah (1) Pemerintah Provinsi Papua Barat, (2) Pemerintah Kabupaten Waropen, (3) Pemerintah Kabupaten Manokwari, dan (4) Dewan Adat Daerah Suku Waropen Provinsi Papua. Metode kegiatan ini adalah participatory learning and action (PLA) dengan paradigma sosio-etnografis agar dapat belajar pada komunitas, menempatkan nilai yang sama antara pengetahuan dan pengalaman masyarakat adat, dan kapasitasnya dalam memberikan solusi atas masalah yang mempengaruhinya. Bentuk kegiatannya terdiri atas: (1) Musyawarah Besar, dan Pengukuhan. Hasil kegiatannya adalah terbentuknya kelembagaan: (1) Struktur Organisasi dan Tata Kerja Adat, (2) Peradilan Adat, dan (3) Kerukunan Keluarga Waropen
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Model Pembelajaran Direct Instruction dengan Media Laboratorium Virtual di SMA Negeri 1 Manokwari Mujasam Mujasam; Taufik Setiaji; Kaleb A. Yenusi; Alberto Y. T. Allo
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2677

Abstract

Inspirasi yang melatarbelakangi penelitian ini adalah untuk mengukur peningkatan hasil belajar IPA dan mengevaluasi signifikansi peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Manokwari melalui model pembelajaran Direct Instruction menggunakan virtual laboratorium dengan program media exam office. Sistem pembelajaran yang digunakan adalah blended learning melalui praktikum virtual. Data yang diperoleh melalui survei, penugasan, pengumpulan dan dokumentasi. Subjek penyelidikan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Manokwari. Mengingat hasil akhir penilaian pada siklus I dan siklus II hasil ujian virtual siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi efek doppler dan intensitas bunyi pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Manokwari. Hasil posttest siklus I sebesar 79,41% dan posttest siklus II sebesar 82,35%, Kemudian pembelajaran direct intruction dengan menggunakan media virtual lab untuk menumbuhkan hasil belajar siswa dapat diketahui dengan hasil N-Gain dalam siklus I sebesar 0,24 dalam kategori rendah dan N-Gain siklus II sebesar 0,34 dalam kategori sedang. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model direct intraction menggunakan media laboratorium virtual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dapat meningkat sebesar 79,41% pada sisklus I dan 82,35% pada siklus II.