Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Department of Naval Architecture

ANALISA TUBRUKAN PADA LAMBUNG KAPAL SELF PROPELLED OIL BARGE (SPOB) 5000 DWT DENGAN JETTY MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Ocid Mursid; Imam Pujo Mulyatno; Good Rindo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 4 (2015): OKTOBER
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.453 KB)

Abstract

Impact adalah benturan antara dua benda dalam waktu yang singkat dengan gaya yang besar. Penelitian tubrukan lambung kapal SPOB 5000 DWT dengan jetty menggunakan metode elemen hingga dengan software Ansys-LS DYNA. Pada penelitian ini digunakan 2 variasi yaitu tubrukan dimana jetty tidak dilengkapi fender dan jetty dilengkapi fender. Nilai ketebalan pelat yang digunakan yaitu 10 mm, dengan variasi kecepatan 0,5 m/s 1 m/s dan 2 m/s. Nilai pembebanan yang digunakan menggunakan energi kinetik masing-masing 13,724 MJ, 54,894 MJ dan 219,577 MJ.Hasil analisa menunjukkan kerusakan pada badan kapal akan bertambah dengan bertambahnya kecepatan. penambahan fender pada jetty dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal. Nilai gaya kontak maksimum sebelum diberikan fender dari kecepatan 0,5 m/s, 1 m/s dan 2 m/s masing-masing 166.308 MN, 403.14 MN, dan 897.45 MN, setelah diberikan fender nilai gaya kontak maksimum menjadi 157,85 MN, 396,14 MN dan 638,6 MN. Energi kinetik yang diserap oleh fender untuk kecepatan 0,5 m/s, 1 m/s, dan 2 m/s berturut-turut   47,5%, 34,27% dan 30,59%.  Sehingga dengan ditambahkannya fender dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal saat tubrukan.
Studi Analisis Investasi dan Olah Gerak Kapal Pariwisata di Waduk Kedung Ombo Boyolali Zaki Maulana Iqbal; Imam Pujo Mulyatno; Ocid Mursid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 1 (2022): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Kedung Ombo merupakan salah satu waduk yang menjadi tujuan wisata terkemuka di daerah Jawa Tengah. Salah satu wisata utama yang ditawarkan adalah wisata air berupa kapal wisata yang berkeliling daerah waduk tersebut. Baru-baru ini terjadi peristiwa yang menyebabkan tenggelamnya sebuah kapal di Waduk Kedung Ombo dikarenakan penumpang serentak bergeser kehaluan untuk berebut foto selfie. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan studi analisis terhadap kapal wisata pada waduk Kedung Ombo untuk mengetahui kelayakan kapal dalam beroperasi. Kapal wisata yang dianalisis memiliki LOA 8.7 m, lebar 1.75 m, sarat 0.5 m, tinggi 0.9 m dan kecepatan 11.43 knot. Kapal ini dianalisa hambatannya menggunakan metode Van Oomertsen dan memiliki hambatan total sebesar 5.8 kN. Kemudian analisa stabilitas dilakukan dengan berdasarkan 3 kondisi muatan serta untuk analisa olah gerak dilakukan dengan melakukan evaluasi terhadap nilai RMS vertical acceleratioan at FP, pitching, rolling pada tinggi gelombang 0.5 m dengan sudut heading 45°, 90°,135°, dan 180°. Tinjauan stabilitas dan olah gerak yang diakukan pada penelitian kapal wisata ini telah memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh International Maritim Organization. Selanjutnya kapal ini dihitung Break event Point dan diketahui balik modal 9 bulan 22 hari setelah kapal beroperasi secara normal.
Studi Perancangan dan Kelaik Lautan Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) untuk Menjaga Kedaulatan Wilayah Laut Natuna Utara Pradana, Eghy Audhi Rachman; Budiarto, Untung; Mursid, Ocid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim dengan letak yang stategis dan menjadi salah satu jalur perdagangan dunia. Dengan kekayaan maritim yang dimiliki menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Namun peningkatan eskalasi konflik di kawasan laut Indo-Pasifik menjadi ancaman nyata bagi keamanan wilayah maritim Indonesia terutama laut Natuna Utara. Pembaharuan alutsista maritim terutama kapal patroli lepas Pantai dengan kemampuan jelajah tinggi sangat dibutuhkan. Kapal Offshore Patrol Vessel merupakan kapal perang lepas pantai yang sudah lazim digunakan angkatan laut diberbagai negara namun di Indonesia merupakan kapal jenis baru. Jenis kapal ini memiliki daya jelajah tinggi dan dilengkasi sistem persenjataan sehingga cocok digunakan sebagai ujung tombak dalam mengawasi wilayah maritim Indonesia terutama laut natuna utara. kapal ini di rancang berdasarkan kapal pembanding. Kapal dirancang memiliki LOA 92,06 m, LPP 83,83 m, LWL 88,02 m, B 13,23, H 6,17, T 4,09, dan Daya jelajah 4200 Nautical miles serta memiliki kecepatan maksimal 23 Knot. Kapal ini dianalisa stabilitasnya menggunakan 6 kondisi muatan dan Analisa olah gerak dilakukan dengan mengevaluasi terhadap nilai RMS vertical acceleration at FP, pitching dan rolling dengan sudut heading 0, 45, 90, 135 dan 90 pada tinggi gelombang 1 m, 2 m dan 3 m. Analisa yang dilakukan memenuhi kriteria-kriteria yang digunakan.
Analysis of Service Quality on Customer Satisfaction of Barge Ship Repair Services Case Study PT. Galangan Anugerah Wijaya Succeeds Using Smartpls and SPSS Methods Wijoyo, Afif Wibisono; Santosa, Ari Wibawa; Mursid, Ocid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT In a service business, assessing service quality is very important and influences consumer perceptions and expectations. Customer satisfaction is the goal and means of marketing.Customer satisfaction can be achieved if the company provides what the customer wants and needs. Therefore, customer satisfaction is very important for service companies. Formulating service quality requires customer aspirations to encourage company innovation and creativity inimproving service quality. The aim of this research is to determine aspects of customer service and determine the sustainability of repair services at PT. Galangan Anugerah Wijaya Berjaya Determination of service variables was obtained using the Smartpls calculation method using SPSS software. In data processing there are several stages, namely observation, interviews, distributing questionnaires, processing respondent characteristics based on length of subscription and education. The results of this research show that there is an influence of shipyard service quality on customer satisfaction. The results of the questionnaire answers showthat PT. The Anugerah Wijaya Berjaya Shipyard serves carefully and the shipyard's service quality is 2,638, thus having a significant influence on customer satisfaction.
Perancangan Kapal Katamaran untuk Menunjang Pariwisata di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal Jawa Tengah Khoirulloh, Muhamad Iman; Mulyatno, Imam Pujo; Mursid, Ocid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Cacaban merupakan waduk yang berada di Kabupaten Tegal lebih tepatnya di Kecamatan Kedungbanteng yang memiliki luas permukaan 982,07 ha dan kapasitas 90 juta m3. Disamping pemanfaatan air waduk sebagai saluran irigasi keindahan waduk cacaban juga dapat dijadikan sarana rekreasi. Peningkatan infrastruktur pendukung, seperti ketersediaan kapal wisata, diharapkan dapat mendukung program pemerintah kabupaten untuk menjadikan Waduk Cacaban menjadi tujuan wisata populer dan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke waduk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lines plan, general arrangement, analisa resistance, hidrostatik, stability serta analisa biaya ekonomis pembuatan kapal, sehingga dapat dijadikan referensi bagi pihak pengelola wisata untuk membuat kapal wisata yang sesuai dengan karakteristik waduk cacaban. Metode parent design approach digunakan untuk pembuatan kapal ini, serta disesuaikan dengan karakteristik waduk cacaban. Hasil dari penelitan ini didapatkan ukuran utama kapal yaitu panjang LOA 13,5, lebar 2,95 m, sarat 0,75 m dan cb 0,73. Pembuatan 3D modeling kapal ini dibantu menggunakan software, hasil analisa stabilitas kapal pariwisata katamaran ini berdasarkan kreteria IMO dan telah memenuhi kreteria tersebut. Analisa biaya ekonomis pembuatan kapal sebesar Rp. 538.716.438,00 dengan break event point tercapai setelah 5,3 tahun.
Analisis Motion dan Tension Mooring Line Kapal Ro-Ro Di Pelabuhan Merak Pada Kondisi Ekstrem Yupiter, Frengki; Mursid, Ocid; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses bongkar muat kapal di pelabuhan umumnya menggunakan sistem tambat untuk mengurangi olah gerak kapal. Di Pelabuhan ASDP Merak sendiri kerap kali mengalami kecelakaan ketika proses bongkar muat kapal yang diakibatkan oleh gelombang tinggi, khususnya pada bulan Desember-Februari.Kapal Ferry sendiri juga salah satu jenis kapal yang memiliki banyak peraturan yang mengawasi, dikarenakan salah satu objek vital seperti halnya kapal tanker. Tujuan dari penilitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui motion kapal dan juga tegangan tali tambat kapal ketika gelombang tinggi yang kemudian dilaraskan dengan standar API RP-2SK dan PIANC; Metode yang digunakan pada penilitian ini yaitu metode numerik dengan time domain analysis di Ansys AQWA. Penelitian ini menggunakan objek kapal ro-ro 5000GT dengan sistem tambat yang ada di dermaga Pelabuhan ASDP Merak. Variasi dari penelitian ini yaitu kondisi loadcase kapal (arrival dan departure), ketinggian gelombang, serta sudut arah datang gelombang. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu pada kondisi loadcase departure pada gelombang 1.05 meter dimana nilai surge = 0.261 m; sway = 0.418 m; heave = 1.202 m; roll = 1.479°; pitch = 2.523°; yaw = 0.728°. Sedangkan pada kondisi loadcase arrival pada gelombang 1.05 meter dimana nilai surge = 0.423 m; sway = 0.421 m; heave = 1.559 m; roll = 1.963°; pitch = 2.689°; yaw = 1.554°. Berdasarkan hasil analisa yang dilakuakan, nilai safety factor tension mooring line pada kondisi loadcase departure sudah lebih dari 1.67, sedangkan pada kondisi loadcase arrival terdapat case dimana nilai safety factor tension mooring line kurang dari standar API RP2-SK.
Analisa Kekuatan Sekat Melintang Dengan Variasi Model LowFrequency Sinusoid Pada Kapal Tanker 6500 DWT Ferdiansyah, Hanif; Zakki, Ahmad Fauzan; Mursid, Ocid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekat melintang adalah komponen yang penting pada kapal tanker. Dengan pesatnya dunia riset untuk mencapai efisiensi terbaik yang kemudian dapat berimplikasi pada nilai ekonomi, pilihan material dan desain suatu konstruksi dapat menjadi penentu keuntungan suatu perusahaan. Dewasa ini, kapal tanker banyak menggunakan sekat melintang berbentuk corrugated bulkhead yang berbentuk trapezium. Pada penelitian ini, penulis mencoba menguji corrugated yang berbentuk sinusoid pada kapal MT KAKAP. Dengan anggapan bahwa bentuk sinusoid yang minim dengan bentuk bersudut lancip, dapat menyebarkan stress secara lebih baik. Selain itu, penelitian ini juga meneliti pengaruh pengurangan frekuensi pada jumlah lekukan sekat korugasi dengan harapan menemukan sweet spot antara nilai ekonomis dengan faktor keamanan. Simulasi pengujian dilakukan menggunakan software berbasis metode elemen hingga (MEH) dengan variasi panjang gelombang 1600 mm, 1400 mm, dan 1200 mm (existing). Dari simulasi pengujian, didapatkan bahwa hanya trapezoid corrugated bulkhead existing yang memiliki tegangan dibawah yield bahan yang digunakan. Trapezoid corrugated bulkhead existing dengan panjang gelombang 1200 mm menghasilkan tegangan sebesar 2,083 x 108 N/m2 dan nilai displacement 9,14 mm dengan berat konstruksi 9,9 ton.