Defi Eka Kartika
Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Progressive Muscle Relaxation (PMR) dalam Menurunkan Skala Nyeri pada Pasien Kanker Paru yang Mendapatkan Pengobatan Kemoterapi Defi Eka Kartika; Yessy Susanty Sabri; Reni Prima Gusty
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1094

Abstract

Progressive Muscle Relaxation (PMR) is a technique that focuses on maintaining a state of muscle relaxation, involving contraction and relaxation of various muscle groups from the head to the lower extremities. This study aimed to examine the effectiveness of PMR in reducing pain in lung cancer patients receiving chemotherapy. The research design used is quantitative research with a quasi-experiment approach with control group pre-test-post-test design with purposive sampling technique so that the number of respondents as many as 34 people (17 people control group and 17 people intervention group). The pain scale data collection technique uses a numeric rating scale. the results of the study found that there was a difference in the scale of pain before and after the administration of PMR in cancer patients in the intervention group with p = 0,000 (p<0.05). it is hoped that health services, especially nurses, can make PMR as an independent intervention and one of the establishments of telenursing programs in terms of monitoring pain scales in lung cancer patient receiving chemotherapy treatment.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Karsinoma Nasofaring Azra Puspita; Rani Lisa Indra; Defi Eka Kartika; Tengku Abdur Rasyid; Sekani Niriyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.890

Abstract

Karsinoma nasofaring merupakan salah satu keganasan pada saluran napas atas yang memiliki angka kejadian cukup tinggi di Indonesia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko. Faktor-faktor tersebut meliputi karakteristik demografi, kebiasaan hidup, paparan lingkungan, serta pola konsumsi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karsinoma nasofaring di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan pendekatan retrospektif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 responden terdiri dari 35 responden kelompok kasus dan 35 responden kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin (p-value = 0,0005), pekerjaan (p-value = 0,001), status merokok (p-value = 0,0005), konsumsi makanan yang diawetkan (p-value = 0,018), serta konsumsi makanan yang dibakar atau diasap (p-value = 0,029) dengan kejadian karsinoma nasofaring. Sementara itu, usia (p-value =0,539) dan riwayat keluarga (p-value = 0,356) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan kejadian karsinoma nasofaring. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kebiasaan hidup dan paparan lingkungan berperan penting terhadap kejadian karsinoma nasofaring. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada pasien terkait penerapan pola hidup sehat, pengendalian kebiasaan merokok, serta pembatasan konsumsi makanan yang berpotensi bersifat karsinogenik.
Hubungan Pengetahuan terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis oleh Pasien Paru di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Paridah Paridah; Defi Eka Kartika; Lita Lita; Tengku Abdur Rasyid; Rani Lisa Indra
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1168

Abstract

Pasien TB paru berisiko menularkan penyakit kepada orang lain apabila tidak menerapkan perilaku pencegahan penularan secara tepat. Perilaku pencegahan tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pasien mengenai TB, cara penularan, serta upaya pencegahan yang harus dilakukan. Pengetahuan yang baik diharapkan dapat mendorong pasien untuk lebih patuh dalam menerapkan tindakan pencegahan, seperti etika batuk, penggunaan masker, dan menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis pada pasien TB paru di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien penderita TB paru dengan berjumlah sample 85 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling sesuai kriteria inklusi. Alat pengumpulan data berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan TB, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 13 Januari sampai 27 Januari 2026 di Poli Paru. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 44 orang (51,8%), orang (95,3%), pekerjaan terbanyak adalah IRT 31 orang (36,5%), pendidikan terakhir terbanyak SD 59 orang (69,4%). Sebagian besar responden tidak memiliki riwayat TB dalam keluarga sebanyak 84 orang (98,8%) dan tidak pernah mendapatkan edukasi TB sebanyak 83 orang (97,6%). Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan edukasi kesehatan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan pasien sehingga perilaku pencegahan penularan TB dapat lebih optimal.