Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Health Science

Gambaran perilaku Self-Harm pada Anak Usia Remaja di Kota Semarang Kandar; Dewi, Rian Kusuma; Dwi Indah Iswanti; Dessy Dwi Cahyaningrum; Rilla Fiftina; Theresia Asri Luberingsih
Link Journal of Health Science Vol 1 No 1 (2024): September : Journal of Health Science
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljhs.v1i1.3

Abstract

Pendahuluan: Self-harm merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada remaja di Indonesia. Meskipun SELF-HARM tidak memiliki niat untuk bunuh diri, beberapa kasus berujung pada kematian. Tujuan: mendeskripsikan pengalaman remaja berperilaku SELF-HARM. Metode: Desain penelitian kuantitatif deskriptif. Responden adalah 904 siswa SMA dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah yang dipilih dengan menggunakan non-probability sampling dan pendekatan purposive sampling dari 4000 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Google Forms pada bulan September -November 2023. Instrumen yang digunakan adalah Self-harm Inventory. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang menganalisis distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: perilaku SELF-HARM yang paling sering dilakukan adalah memukul diri sendiri. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat menjadi evidence-based bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan intervensi, terutama bagi populasi yang rentan melakukan perilaku SELF-HARM.
Gambaran perilaku cybersex pada remaja Diyan Yuli Wijayanti; Kandar; Meritha Aulia; Fika Saputri; Irma Afrilia; Juan Lucy Saputra; Muhammad Seno
Link Journal of Health Science Vol 2 No 1 (2025): March : Journal of Health Science
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljhs.v1i2.40

Abstract

Pendahuluan: Internet menawarkan beberapa peluang untuk mengeksplorasi seksualitas dikalangan remaja. Internet menjadi salah satu cara yang mudah diakses untuk menemukan seksualitas remaja tanpa standar seksual yang membatasi seperti melihat pornograline atau terlibat dalam aktivitas seksual online. Tujuan: memahami perilaku cybersex di kalangan Remaja. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi anak remaja diberbagai daerah, besar sampel sebanyak 40 remaja dengan teknik quota sampling. Instrument menggunakan Internet Sex Screening Test (ISST) dan pengumpulan data melalui google form. Analisis data univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil:  Mayoritas remaja berjenis kelamin laki-laki sebanyak 65%, memiliki status hubungan jomblo ( 62,5%), tinggal bersama orang tua (65%) dan menggunakan Handphone untuk mengakses internet (97,5%). Perilaku cybersex pada remaja menunjukkan kategori rendah sebanyak 60%. Kesimpulan: perilaku cybersex yang masih rendah tetap menjadi perhatian bagi orang tua dan perawat untuk  memberikan edukasi dampak negatif perilaku cybersex terhadap kesehatan mental