Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rasisme di Kanada terhadap Pelanggaran Keamanan Komunitas Minoritas Terlihat Tionghoa-Kanada dan Kulit Hitam Pada Tahun 2020-2022 Dimas Andhika; Viani Puspita Sari
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v5i1.44681

Abstract

Ketika Organisasi Kesehatan Dunia pertama kali mengumumkan COVID-19 berasal dari Wuhan, warga atau keturunan China di seluruh dunia dianggap sebagai penyebar utama penyakit tersebut, padahal siapa pun dapat menyebarkan Covid-19. Stigma negatif terbentuk dan tertuju kepada semua komunitas Tionghoa yang ada di seluruh dunia. Stigma negatif ini kemudian berujung kepada praktik rasisme dan ujaran kebencian kepada mereka, tidak terkecuali komunitas Tionghoa-Kanada. Tidak hanya kepada komunitas Tionghoa-Kanada saja, komunitas kulit hitam Kanada juga menjadi korban praktik rasisme selama pandemi Covid-19 yang tentunya merugikan mereka. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana praktik rasisme yang ditujukan kepada komunitas Tionghoa-Kanada dan kulit hitam selama pandemi Covid-19 mengancam keamanan manusia mereka. Tulisan ini menggunakan konsep keamanan manusia oleh UNDP yang mengukur indikator-indikator keamanan manusia apa saja yang terganggu dengan adanya fenomena rasisme ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik studi pustaka dalam menemukan sumber-sumber yang relevan dengan pembahasan, melalui proses analisis yang mendalam terhadap buku, jurnal, dan tulisan-tulisan resmi yang dikeluarkan oleh sumber terpercaya. Hasilnya bahwa praktik rasisme yang ditujukan kepada komunitas Tionghoa-Kanada dan kulit hitam mengancam keamanan manusia mereka. Setidaknya ada empat elemen keamanan manusia yang terancam, yaitu keamanan ekonomi, keamanan individu, keamanan kesehatan, dan keamanan komunitas.
Social Media Campaign tentang Aktivitas Produksi dan Konsumsi Healthy Veggie Juice dalam Pencegahan Penyakit Kronis Nursiswati Nursiswati; Hasniatisari Harun; Dimas Andhika
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.42765

Abstract

Pandemi COVID-19 yang terjadi hingga saat ini membuat masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuh dan mematuhi protokol kesehatan yang ada, terlebih bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit kronis. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat belum menyadari pentingnya konsumsi jus sayuran sehat sebagai pencegahan penyakit kronis walaupun akses untuk mendapatkan sayur dan buah terbilang mudah. Program yang dilaksanakan berbentuk Pendidikan Kesehatan, menggunakan social media dengan tajuk “Drink Well, Live Well with Cemong”. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk memberikan informasi dan edukasi seputar pentingnya mengkonsumsi jus sayuran sehat untuk penyembuhan dan pencegahan penyakit kronis. Terdapat 4 konten menarik yang diunggah pada social media Instagram @amazingcemong yaitu, Fun Fact, Audio Content, Informasi, dan Video (Reels) pembuatan Jus. Parameter pencapaian hasil dari Social Media Campaign ini terdiri dari 30 unggahan materi konsumsi jus yang dikaitkan dengan penyembuhan dan pencegahan penyakit kronis, 13.99% Accounts Reached, 10.40% Accounts Engaged, 35.8% Total Followers serta mendapat feedback positif berupa like (menyukai) sebanyak 942. Program lainnya yang dilaksanakan ialah membagian jus sayur sebagai edukasi dan pengabdian terhadap masyarakat. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini, para pengguna Instagram dan followers akun media sosial @amazingcemong mulai sering mengonsumsi jus sayur sehat demi terhindar dari penyakit kronis.Kata kunci: Campaign, jus, penyakit kronis, sayuran, sosial media.