Hijrin Fithroni
Universitas Negeri Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aksiologi Kepemimpinan dalam Outbound di Kabupaten Tulungagung Diky Rudianto; Made Pramono; Hijrin Fithroni; Purbodjati Purbodjati
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.079 KB) | DOI: 10.26740/ijok.v1n1.p47-54

Abstract

Latar Belakang: Pemimpin yang baik ialah pemimpin yang memiliki kemampuan untuk memberi pengaruh dan menggerakkan anggotanya untuk bekerja sama dengan baik. Pola kepemimpinan dan juga keputusan-keputusan dari seorang pemimpin tidak hanya mempengaruhi capaian dari organisasi namun juga memberi pengaruh pada perilaku anggotanya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan pada pelatihan kepemimpinan dan outbound di Kabupaten Tulungagung.Metode: Penelitian ini memakai jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif yang pemilihan sampelnya memakai teknik sampling jenuh. Sampel yang digunakan ialah organisasi kepemudaan karang taruna kecamatan se-Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 19 kecamatan se-Kabupaten Tulungagung. Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan pada pelatihan kepemimpinan dan outbound di Kabupaten Tulungagung yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil: Dalam penelitian ini terdapat domain tertinggi yakni; domain objektif responden yang memilih œsetuju sebesar 17 responden (81%), serta domain keterampilan sosial yang memilih œsetuju sebesar 17 responden (81%), dapat diartikan bahwa karang taruna pada setiap kecamatan dapat memberikan alasan yang rasional dalam setiap keputusan dan dapat diartikan bahwa karang taruna dapat menerima kritik dan saran dari anggota lain.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa nilai nilai yang terdapat pada domain mempunyai tujuan agar mengetahui gambaran serta mengidentifikasi dari nilai nilai kepemimpinan yang terdapat pada pelatihan kepemimpinan outbound di Kabupaten Tulungagung.
Analisis Daya Tahan Otot Perut Atlet Bola Tangan Wanita Kota Surabaya Tahun 2023 M. Farhan Kholidi H; Achmad Widodo; Heri Wahyudi; Hijrin Fithroni; Awang Firmansyah; Dwiky Oktravrianto
Journal of Education and Sport Science Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jess.v5i2.12036

Abstract

Dalam permainan bola tangan keberhasilan flyingshoot dipengaruhi beberapa faktor, dengan kekuatan otot bahu, daya tahan otot perut, power otot tungkai ini sebagai faktor terbesarnya serta penguasaan teknik dasar yang baik pada permainan bola tangan. Kekuatan otot adalah hal krusial yang berperan penting dalam peningkatan kondisi fisik secara menyeluruh, kekuatan salah satu kunci kondisi fisik yang mendasar bagi atlet yang berperan sebagai pelindung, untuk mengurangi risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tahan otot perut, atlet bola tangan wanita Kota Surabaya tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik. Hasil analisa rata- rata hasil tes daya tahan otot perut yakni 130 detik. Penelitian ini sebagai alat bantu acuan dalam menyusun program latihan yang tujuannya peningkatan kondisi fisik atlet binaan secara signifikan, dapat menambah pengetahuan atlet mengenai preventive injury untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, dan menjadikan penelitian ini sebagai acuan penelitian selanjutnya yang lebih inspiratif.Kata Kunci: bola tangan, flyingshoot, daya tahan otot perut. AbstractAbdominal muscle endurance, as the biggest factor and good mastery of basic techniques in handball games. Muscle strength is crucial that plays an important role in improving overall physical condition, strength is one of the keys to the fundamental physical condition for athletes who act as protectors, to reduce the risk of injury. This study aims to analyze the condition of abdominal muscle endurance of female handball athletes in Surabaya City in 2023. This study used quantitative descriptive method with statistical analysis. The results of analysis of the average abdominal muscle endurance test results of 130 seconds. This research is a reference tool in developing training programs that aim to improve the physical condition of athletes Coaching significantly, can increase athletes' knowledge about preventive injury to avoid unwanted things, and make this research a reference for further research that is more inspiring.Keywords: handball, flyingshoot, abdominal muscle endurance
PENGARUH LATIHAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN VO2Max ATLET CRICKET KABUPATEN LUMAJANG Akhmad Trio Wahyu Wicaksono; Dita Yuliastrid; Hijrin Fithroni; Lutfhi Abdil Khuddus
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol. 25 No. 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v25i1.72400

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan interval terhadap peningkatan VO2max atlet cricket putra level amatir. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 10 atlet cricket putra dengan karakteristik (usia 19,1 ± 1,79 tahun, berat badan 59,4 ± 8,21 kg, tinggi badan 165,1 ± 5,62 cm, dan BMI 21,9 ± 2,26 kg/m²). VO2max diukur menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Program latihan interval dilakukan selama tiga bulan dengan frekuensi tiga kali per minggu, terdiri dari pemanasan, lari kontinyu 2000 meter selama 12 menit, latihan interval 4×200 meter selanjutnya beban latihan ditingkatkan secara bertahap melalui penambahan dua repetisi setiap empat minggu, dimulai dari empat minggu pertama hingga minggu keempat dan dilanjutkan hingga minggu terakhir, waktu istirahat 30 detik dengan intensitas tinggi, serta pendinginan. Analisis menggunakan paired sample t-test dengan taraf signifikasi p-value<0.05 terdapat peningkatan pada VO2max atlet. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan nilai VO2max (p=0.003). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi lari kontinyu dan interval intensitas terukur mampu memberikan adaptasi fisiologis berupa peningkatan efisiensi kerja jantung dan pemanfaatan oksigen. Program latihan ini dapat direkomendasikan bagi pelatih cricket sebagai metode efektif untuk meningkatkan daya tahan atlet level amatir.
Pengaruh Gadget terhadap Motivasi Berolahraga Siswa SMAN 1 Jombang Khairunisa Salsabilah Putri; Yudi Dwi Saputra; Hijrin Fithroni; Abdul Aziz Hakim
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1091

Abstract

Rapid advancements in digital technology have significantly transformed the behavioral patterns of adolescents, including their participation in physical activities. Heavy reliance on gadgets is frequently linked to increased sedentary tendencies and reduced physical engagement. This study aims to examine the influence of gadget use on students' motivation to exercise at SMAN 1 Jombang. A quantitative correlational design was employed, with a total population of 900 students and a sample of 90 respondents selected through random sampling. The research instruments included questionnaires on gadget use and exercise motivation, which were developed based on relevant indicators and adapted from previous studies. Data were analyzed using descriptive analysis and simple linear regression with the assistance of SPSS version 27.01 IBM for Windows. The results showed that gadget use has an effect on students’ motivation to exercise, with a coefficient of determination (R-Square) of 0.053. This indicates that gadget use contributes relatively little to exercise motivation. The findings suggest that the influence of gadget use on exercise motivation is not direct but is influenced by the pattern and purpose of its use. Gadget use dominated by passive entertainment activities, such as social media and video streaming, tends to be associated with increased sedentary behavior. In contrast, productive use has the potential to positively influence exercise motivation. In addition, exercise motivation is also influenced by intrinsic and extrinsic factors, such as interest, health awareness, school environment, and social support. Therefore, efforts to improve exercise motivation should not only focus on limiting gadget use but also on promoting wise usage management and strengthening students’ physical activity habits. The advancement of digital technology has influenced adolescents’ activity patterns, including their participation in sports. High levels of gadget use are often associated with increased sedentary behavior and reduced physical activity. This study aims to examine the effect of gadget use on students’ motivation to exercise at SMAN 1 Jombang. This research employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 900 students, and the sample was determined using random sampling, resulting in 90 respondents. The research instruments were questionnaires on gadget use and exercise motivation, developed based on relevant indicators and adapted from previous studies. The data were analyzed using descriptive analysis and simple linear regression with the assistance of SPSS version 27.01 IBM for Windows. The results of the study indicate that gadget use has an effect on students’ motivation to exercise, with a regression value of 0.053. The research results show that gadget use has an influence on students’ motivation to exercise, with a regression value of 0.053. This value indicates that gadget use has a relatively small contribution to students’ motivation to exercise. Thus, gadget use does not always have a negative impact on exercise motivation. When used properly, gadgets can also support students’ motivation to remain active and participate in physical activity.