Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Studi Status Gizi pada Pekerja Putra Jaya Konveksi Fariza Yulia Kartika Sari; Rizki Widyan Aisya; Muhammad Ridwanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi, persen lemak tubuh pekerja konveksi di CV Putra Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah subjek 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Tempat penelitian dipilih secara purposive dengan pengambilan subjek secara proporsional. Penelitian dilakkan pada bulan Februari 2022. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (50%) dan sisanya memiliki status gizi lebih (41,6%) dan status gizi kurang (8,3%). Sementara itu status gizi berdasarkan persen lemak tubuh sebagian besar subjek memiliki status gizi obesitas 68%. Subjek perempuan lebih banyak yang memiliki status gizi lebih dibandingkan laki-laki. Kategori rasio lingkar pinggang dan pinggul menunjukan bahwa pekerja yang mengalami obesitas sebesar (83,33%) dan perempuan (36,8%), sedangkan pekerja yang tidak obesitas sebesar laki-laki (33,33) dan perempuan (57,9%). Secara kesuluruhan subjek memiliki status gizi obesitas yang dilihat dari indeks IMT, persen lemak tubuh dan rasio lingkar pinggang dan panggul.
Optimalisasi Gizi Lansia melalui Program Edukasi Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Ridwanto, Muhammad; Lasmini, Lasmini; Faridah, Umi; Hidayah, Noor
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5028

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang disebabkan adanya kelainan metabolik yang saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia, karena angka morbiditas dan mortalitasnya yang meningkat. Kelompok Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah penyakit diabetes melitus pada lansia. Metode pengabdian dilakukan dengan diberikan edukasi tentang gizi dan senam lansia untuk partisipatif berupa permainan menyusun menu isi piringku lansia. Data pengetahun diperoleh melalaui kuesioner pre dan pos tes, untuk data pemeriksaan tekanan darah didapatkan dari alat tensi digital dan data kadar glukosa darah di dapatkan dari alat digital pemeriksa kadar glukosa darah. Subjek pengabdian ini adalah lansia perempuan sebanyak 40 orang dari PCA Undaan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah lansia mengalami peningkatan pengetahuan, dan peningkatan kesehatan. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi gizi lansia melalui program edukasi partisipatif sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes melitus sangat di sarankan untuk diterapkan dan keberhasilan dari pengabdian ini adalah perlu adanya partisipatif dari setiap lansia untuk dapat mengimplementasikan secara mandiri.
PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA Dwi Astuti; Muhammad Ridwanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1516

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi yang unik. Terjadi berbagai perubahan pada masa ini. Perubahan tersebut meliputi: fisik, kognitif, psikologis, spiritual, maupun sosial dan ekonomi. Perubahan fisik terjadi lebih cepat dibandingkan perubahan psikologik dan sosial. Perilaku seksual pada remaja dapat diwujudkan dalam tingkah laku yang bermacam- macam, mulai dari perasaan tertarik, berkencan, berpegangan tangan, mencium pipi, berpelukan, mencium bibir, memegang buah dada dibalik baju, memegang alat kelamin diatas baju, dan melakukan senggam. Kegiatan pengabdiaan ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Kudus pada remaja putra dan putri kelas XI dengan memberikan pengarahan tentang perilkau seks bebas, bahaya seks bebas, dampak seks bebas dan cara menghindari seks bebas. Hasil yang diharapakan pada pengabdian ini modul tentang perilaku seks bebas bagi remaja, stker tentang tanda bahaya perilaku skes bebas.
PERBANDINGAN DAMPAK PEMBERIAN TABLET BESI DAN VITAMIN B12 DENGAN TABLET BESI DAN VITAMIN C PADA KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PEREMPUAN Alifia Fatika Rahma; Muhammad Ridwanto; Noor Hidayah; Indanah Indanah; Purbowati Purbowati
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 5, No 2 (2024): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v5i2.2423

Abstract

Anemia saat ini masih menjadi salah satu isu kesehatan utama secara global. Wilayah dengan kejadian anemia terbesar, yaitu 46,6%, adalah Asia Tenggara. Membandingkan dampak pemberian tablet besi dan Vitamin B12 dengan tablet besi dan Vitamin C pada kadar hemoglobin remaja perempuan. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental. Teknik sampling menggunakan randomized sampling dengan kriteria inklusi mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan dengan kadar hemoglobin 12 g/dl dan tidak sedang mengalami penyakit DBD, TBC, Malaria Tifus. Jumlah sampel 30 responden. Terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada kedua kelompok perlakuan setelah dilakukan analisis uji Independent Sample t-test. Pemberian tablet besi dengan vitamin B12 terbukti lebih unggul dalam meningkatkan kadar hemoglobin remaja perempuan (P = 0.044). Kata kunci: Anemia, Kadar Hemoglobin, Tablet Besi, Vitamin B12 Vitamin C
SIKAP DAN KEPATUHAN DIET SEBAGAI FAKTOR PENENTU PENURUNANn TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD PROVINSI PAPUA BARAT Nur Ulfah Qamariah Muhamad; Purbowati Purbowati; Muhammad Ridwanto
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 6, No 2 (2025): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jmi.v6i2.3075

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan risiko komplikasi serius yang memerlukan pengendalian melalui terapi farmakologis dan intervensi non-farmakologis, seperti diet rendah natrium. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sikap dan kepatuhan diet dengan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Provinsi Papua Barat. Penelitian kuantitatif observasional analitik ini menggunakan desain cross-sectional pada 43 pasien hipertensi rawat inap yang dipilih dengan total sampling. Data sikap dan kepatuhan diet diperoleh melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data tekanan darah diambil dari rekam medis saat masuk dan keluar rumah sakit. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara sikap dengan penurunan tekanan darah (p=0,000) serta kepatuhan diet dengan penurunan tekanan darah (p=0,000). Seluruh pasien dengan sikap tinggi dan kepatuhan diet tinggi mengalami penurunan tekanan darah efektif (≥10/5 mmHg), sedangkan yang sikap atau kepatuhan rendah tidak menunjukkan penurunan efektif. Kesimpulannya, sikap positif dan kepatuhan tinggi terhadap diet hipertensi berperan penting dalam menurunkan tekanan darah. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi edukasi terstruktur yang memperkuat sikap dan meningkatkan kepatuhan diet dalam manajemen hipertensi.
POLA ASUH DAN STATUS GIZI BALITA DI MASYARAKAT Agustina Makatei; Purbowati Purbowati; Muhammad Ridwanto
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 6, No 1 (2025): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jmi.v6i1.3066

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan utama di Kabupaten Teluk Wondama, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Rasiei. Pola asuh ibu diduga memiliki peran penting dalam menentukan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh ibu dengan status gizi balita usia 0–59 bulan di wilayah tersebut. Desain penelitian menggunakan desain kuantitatif non-eksperimental dengan metode analitik cross-sectional. Sampel terdiri dari 132 ibu balita yang dipilih secara purposive berdasarkan status gizi balita (underweight dan normal). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola asuh yang diadaptasi dan pengukuran antropometri balita menggunakan KMS. Data dianalisis dengan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pola asuh otoriter, permisif, dan demokratis dengan status gizi berat badan menurut umur (BB/U) dan tinggi badan menurut umur (TB/U). Pola asuh demokratis memberikan dampak positif pada status gizi normal, sedangkan pola asuh otoriter dan permisif terkait risiko gizi kurang dan gangguan pertumbuhan. Pola asuh dominan memiliki korelasi paling kuat dengan status gizi balita. Disarankan agar program intervensi gizi di daerah ini memasukkan edukasi pola asuh ibu untuk mendukung status gizi optimal balita dan mengurangi masalah gizi kurang di masyarakat.
Antibacterial Potential of Ethanol Extract Cream of Kersen Leaves (muntingia Calabura L) Against Pseudomonas Aeruginosa Muhammad Nurul Fadel; Emma Jayanti Besan; Muhammad Ridwanto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5187

Abstract

Bacterial infections remain a substantial health concern. Several resistant microorganisms can induce bacterial infections, including Pseudomonas aeruginosa. Some research indicate that Kersen leaves (Muntingia calabura L), due to its flavonoids, tannins, and saponins that have undergone clinical testing, possess antibacterial characteristics. This study seeks to evaluate the antibacterial efficacy of a 96% ethanol extract cream derived from Kersen leaves (Muntingia calabura L) against the proliferation of Pseudomonas aeruginosa bacteria. The research performed was experimental in a laboratory setting. The procedure for evaluating antibacterial efficacy via the disc diffusion method utilising formulations of 0%, 5%, 10%, 15%, and gentamicin. The technique of data analysis employing One Way ANOVA to discover differences in data. The antibacterial activity of the cream against Pseudomonas aeruginosa was tested, yielding a 5% inhibition of 17.33 mm (strong category), 10% inhibition of 19.00 mm (strong category), and 15% inhibition of 22.66 mm (very strong category). The research concludes that a 96% ethanol extract cream of Kersen leaves (Muntingia calabura L) possesses the potential to suppress the growth of Pseudomonas aeruginosa bacteria.
The Relationship between Nutritional Knowledge and Compliance with Fe Tablet Consumption with the Incidence of Anemia Hesty Aprianti Ratuk Tallama; Indanah Indanah; Muhammad Ridwanto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.191

Abstract

Anemia that occurs in adolescents can cause the impact of physical growth delays, behavioral and emotional disorders. When the condition is acute, anemia can lead to death. and increase the risk of disorders during pregnancy later. Knowledge of anemia and adherence to taking low Fe tablets are one of the important factors in the incidence of anemia. The purpose of this study is to analyze the relationship between nutritional knowledge and compliance with Fe tablet consumption and the incidence of anemia in adolescent girls in the working area of the Karas Health Center, Fakfak Regency in 2025. This type of research uses a survey  research method with a quantitative approach with a cross sectional  research design.This research was conducted in the working area of the Karas Health Center, Fakfak Regency from June to July 2025. The sample in this study amounted to 81 adolescents were selected with purposive sampling. The population of this study is all adolescents aged 12-18 years in the Karas health center area. The independent variables are knowledge and compliance. The dependent variable is the anaemia of the body. The data were collected by questionnaire and haemoglobin test. Analysis using chi square. Chi Square analysis showed that there was a significant relationship between adherence to taking blood plus tablets and the incidence of anemia p value <0.001 (< 0.05). The results of the study showed that there was a significant relationship between knowledge about nutrition and the incidence of anemia p value <0.001 (< 0.05). The higher the knowledge of a teenager, the more anemia will be avoided. The more obediently a person takes Fe tablets, the more they avoid anemia.
Factors Related to Mothers' Active Visiting Behavior to Posyandu Adolfina Merlina Hindom; Indanah Indanah; Muhammad Ridwanto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.210

Abstract

The low level of mothers' attendance at integrated health posts (Posyandu) in the Sekban Community Health Center of Fakfak Regency indicates suboptimal utilization of basic community health services. This study aims to analyze factors associated with mothers' attendance at Posyandu, including education, age, knowledge of Posyandu, motivation, family support, and distance to Posyandu in the Sekban Community Health Center of Fakfak Regency in 2025. A cross-sectional study was conducted in June–July 2025, in the Sekban Community Health Center of Fakfak Regency. A sample of 101 respondents selected in this study. The dependent variable was mothers' active participation in Posyandu visits. The independent variables were education, age, maternal knowledge, motivation, family support, and distance to the Posyandu. Data collection using a questionnaire, as well as documentation from Posyandu (Integrated Service Post) records. Data analysis was rlogistic regression. The factors that significantly influenced Posyandu activity were motivation (p = 0.020) and education (p = 0.043). Knowledge (p = 0.132), family support (p = 0.445), distance to health facilities (p = 0.053), and age (p = 0.070) did not show a significant effect. The factors that significantly influenced Posyandu activity were motivation and education.
Hubungan Pola Pemberian Mpasi Dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan Di Desa Saripan Kecamatan Kota Jepara Lumatul Mila; Indanah Indanah; Muhammad Ridwanto
JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (October)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/jimad.v4i1.1564

Abstract

Bayi memiliki kebutuhan gizi yang semakin meningkat, seiring bertambahnya usia sehingga bayi membutuhkan makanan tambahan selain ASI yang dikenal sebagai MP-ASI. MP-ASI adalah makanan tambahan yang diberikan pada bayi berusia 6 bulan yang bertujuan agar gizi bayi bisa terpenuhi. Pemberian MPASI yang tidak sesuai salah satunya adalah disebabkan oleh ibu dalam pola pemberian MP-ASI pada bayinya. Desain penelitian Analitik Korelasi dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang berusia 6-24 bulan di Posyandu wilayah kerja Desa Saripan Kecamatan Kota Jepara. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 anak berdasarkan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil analisis chi square diperoleh nilai p value adalah 0.000, yang berarti nilai p value<0,05, sehingga dapat diambil kesimpulan Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan bermakna antara Pola Pemberian MPASI Dengan Status Gizi Anak usia 6-24 Bulan di Desa Saripan Kecamatan Kota Jepara