Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Relationship Of Calcium Electrolyte Value With Atrial Febrillation In Heart Poly Of RSUD RAA Soewondo Pati Rizki Widyan Aisya; S Sukarmin; Umi Faridah; Fitratul Lu'luiyyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.069 KB)

Abstract

Atrial fibrilasi merupakan salah satu jenis takiaritmia supraventrikular khas dengan aktivasi atrium yang tidak terkoordinasi. atrial febrilation mempunyai nilai elektrolit yang menurun salah satunya adalah kalsium. Kalsium memegang peran penting dalam kontraksi miokardium. RSUD RAA Soewondo Pati adalah rumah sakit rujukan pertama tingkat kabupaten yang melayani masyarakat dibidang kesehatan. Tahun 2018 di RSUD RAA Soewondo penderita jantung yang mengalami atrial febrilation sebanyak 482 yang terdiri laki-laki sebanyak 272 (56%) dan perempuan sebanyak 210 (44%). Sedangkan data 3 bulan terakhir yang diambil pada bulan Agustus-Oktober 2019 terdapat sebanyak 108 pasien dengan atrial febrilation yang menjalani rawat jalan di Poli Jantung. Penderita atrial febrilation yang menjalani rawat jalan rata-rata mempunyai nilai kalsium yang tinggi dengan jumlah rata-rata setiap bulan sebanyak 36 pasien. Tujuan : Mengetahui hubungan nilai elektrolit kalsium dengan atrial febrilation di Poli Jantung RSUD RAA Soewondo Pati. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah metode metode deskriptif korelasi dengan pendekatan Cros Sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 33 subjek yang dipilih secara purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil : Hasil uji analisis didapatkan r hitung sebesar 0,782 (kuat) dan nilai ρ value 0,000 kurang dari 0,05 maka hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang kuat antara nilai elektrolit kalsium dengan atrial febrilation.
Studi Status Gizi pada Pekerja Putra Jaya Konveksi Fariza Yulia Kartika Sari; Rizki Widyan Aisya; Muhammad Ridwanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi, persen lemak tubuh pekerja konveksi di CV Putra Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah subjek 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Tempat penelitian dipilih secara purposive dengan pengambilan subjek secara proporsional. Penelitian dilakkan pada bulan Februari 2022. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (50%) dan sisanya memiliki status gizi lebih (41,6%) dan status gizi kurang (8,3%). Sementara itu status gizi berdasarkan persen lemak tubuh sebagian besar subjek memiliki status gizi obesitas 68%. Subjek perempuan lebih banyak yang memiliki status gizi lebih dibandingkan laki-laki. Kategori rasio lingkar pinggang dan pinggul menunjukan bahwa pekerja yang mengalami obesitas sebesar (83,33%) dan perempuan (36,8%), sedangkan pekerja yang tidak obesitas sebesar laki-laki (33,33) dan perempuan (57,9%). Secara kesuluruhan subjek memiliki status gizi obesitas yang dilihat dari indeks IMT, persen lemak tubuh dan rasio lingkar pinggang dan panggul.
Hubungan Obesitas Sentral dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia Produktif : The Relationship between Central Obesity and Hypertension among Woman of Productive Age Nurohmi, Susi; Purbowati; Widyan Aisya, Rizki
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Overweight or obesity occurs due to the imbalance between energy intake and expenditure. Several degenerative diseases such as hypertension and cardiovascular disease are associated with obesity. The development of these diseases does not only occur in the elderly but also in the productive age. This study aims to analyse the relationship between central obesity and the incidence of hypertension in women of productive age. Cross sectional design was used in this study involving 343 respondents selected through purposive sampling. The data were obtained by direct interview, anthropometric assessment, and blood pressure measurement. The data analysis used chi-square test to determine the relationship between variables. The result of the study showed that the total of 69.4% of respondents had an age range of 50-59 years. Most of respondents had an education level of elementary school (50.7%). There were 28.0% of respondents who had family history of hypertension. Most of respondents had central obesity status as assessed by waist circumference. The incidence of hypertension based on systolic and diastolic blood pressure was 33.5% and 32.7% respectively. There was a significant relationship between waist circumference and family history of hypertension with systolic and diastolic blood pressure (p-value <0.05). The conclusion of the study is that women with central obesity and family history of hypertension are at risk of having high blood pressure.   ABSTRAK Ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi adalah penyebab utama kelebihan berat badan dan obesitas. Beberapa penyakit degeneratif seperti hipertensi dan penyakit kardiovaskular memiliki kaitan dengan adanya obesitas pada seseorang. Perkembangan penyakit ini tidak hanya terjadi pada lansia saja tetapi juga pada usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara obesitas sentral dengan kejadian hipertensi pada wanita usia produktif. Desain Cross Sectional digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan sebanyak 343 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data didapatkan melalui wawancara secara langsung, penilaian antropometri, dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Sebanyak 69.4% responden memiliki rentang usia 50-59 tahun. Sebagian besar responden memiliki  Tingkat Pendidikan setara SD (50.7%). Terdapat 28.0% responden yang memiliki riwayat penyakit hipertensi dari orang tua. Sebagian besar responden mengalami obesitas sentral yang dinilai melalui lingkar pinggang. Kejadian hipertensi pada responden berdasarkan tekanan darah sistolik dan diastolik adalah 33.5% dan 32.7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara lingkar pinggang dan riwayat hipertensi dengan tekanan darah sistolik dan diastolik (p-value < 0.05). Kesimpulan penelitian adalah wanita dengan obesitas  sentral dan riwayat hipertensi dari orang tua berisiko memiliki tekanan darah yang tinggi.
Formulasi Snack Bar Beras Merah (Oryza Nivara) dan Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris) sebagai Selingan Sehat Najwa, Dinda Alya Raihana; Purbowati, P; Aisya, Rizki Widyan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Camilan populer di kalangan anak-anak dan remaja, tetapi meskipun camilan yang sehat harus menyediakan nutrisi yang seimbang, banyak pilihan yang tersedia secara komersial tinggi lemak dan rendah serat, yang berkontribusi terhadap risiko obesitas. Snack Bar yang terbuat dari beras merah dan kacang merah menawarkan alternatif yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik, sifat organoleptik, tingkat preferensi panelis, dan kandungan gizi dari makanan ringan batangan ini. Penelitian ini melibatkan pengembangan formulasi snack bar (F1, F2, F3), melakukan analisis fisik dan gizi, melakukan evaluasi sensori, dan menyusun data. Percobaan dilakukan di Laboratorium Chem Mix Pratama Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Kudus, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) untuk menilai pengaruh formulasi terhadap sifat gizi dan organoleptik. Data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis diikuti oleh uji Post Hoc Duncan, sementara karakteristik fisik dan kandungan gizi dievaluasi melalui One-Way ANOVA. Data ditabulasi dalam Microsoft Excel 365. Pengujian fisik mengungkapkan bahwa F2 memiliki kekerasan tertinggi (280,34 gF), sedangkan F1 memiliki yang terendah (272,94 gF), dengan perbedaan signifikan antara semua formulasi (P < 0,05). Untuk atribut sensorik, aroma menunjukkan perbedaan signifikan antara formulasi (P < 0,05), sedangkan rasa, tekstur, dan warna tidak. Berdasarkan evaluasi sensorik dan fisik gabungan, F2 diidentifikasi sebagai formulasi optimal. Hasil dari uji kualitas hedonik (Kruskal-Wallis) tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara F1, F2, dan F3 dalam preferensi keseluruhan. Namun, F2 muncul sebagai formulasi yang paling disukai dalam uji hedonik. Analisis nutrisi juga menunjukkan variasi signifikan antara F1, F2, dan F3 di seluruh parameter yang diuji.
EDUKASI PANGAN SUMBER ANTIOKSIDAN DAN OPTIMALISASI SKINCARE UNTUK PENCEGAHAN PENUAAN DINI Septiani, Septiani; Nurohmi, Susi; Widyan Aisya, Rizki; Tri Sukoharjanti, Bintari; Inas Salsabila, Zumaila; Hartanto, Fitria Syarifa
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2061

Abstract

Young women are at risk of experiencing premature aging. Early aging can be influenced by various factors such as an unhealthy diet, irregular sleep patterns, lack of hydration, and exposure to free radicals. In addition, the selection of skincare products can also affect skin health. Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah Pasuruhan is experiencing various skin health issues such as dry skin, the appearance of fine wrinkles, and dark spots on the face. This community service aims to provide education on food sources of antioxidants and the optimization of skincare to prevent premature aging. The methods of activities include preparation, implementation, and evaluation. The activities are divided into two sessions: the first session focuses on nutritious food sources of antioxidants and introduces the development of a product in the form of an anti-aging salad booster that is high in antioxidants. The second session is about optimizing skincare to prevent premature aging. The result of this activity is a change in nutritional knowledge values based on the average scores before and after the counseling, which also shows a significant difference. The results of the statistical test indicate that there is an increase in nutrition knowledge from 74.5 to 83.1 (p-value<0.05). This finding suggests that nutrition education utilizing technology can help enhance nutrition knowledge and antioxidant awareness among training participants. In conclusion, there has been an increase in the knowledge of PRNA Pasuruhan members about food sources of antioxidants and the optimization of skincare to prevent premature aging.
Relationship Of Calcium Electrolyte Value With Atrial Febrillation In Heart Poly Of RSUD RAA Soewondo Pati Aisya, Rizki Widyan; Sukarmin, S; Faridah, Umi; Lu'luiyyah, Fitratul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atrial fibrilasi merupakan salah satu jenis takiaritmia supraventrikular khas dengan aktivasi atrium yang tidak terkoordinasi. atrial febrilation mempunyai nilai elektrolit yang menurun salah satunya adalah kalsium. Kalsium memegang peran penting dalam kontraksi miokardium. RSUD RAA Soewondo Pati adalah rumah sakit rujukan pertama tingkat kabupaten yang melayani masyarakat dibidang kesehatan. Tahun 2018 di RSUD RAA Soewondo penderita jantung yang mengalami atrial febrilation sebanyak 482 yang terdiri laki-laki sebanyak 272 (56%) dan perempuan sebanyak 210 (44%). Sedangkan data 3 bulan terakhir yang diambil pada bulan Agustus-Oktober 2019 terdapat sebanyak 108 pasien dengan atrial febrilation yang menjalani rawat jalan di Poli Jantung. Penderita atrial febrilation yang menjalani rawat jalan rata-rata mempunyai nilai kalsium yang tinggi dengan jumlah rata-rata setiap bulan sebanyak 36 pasien. Tujuan : Mengetahui hubungan nilai elektrolit kalsium dengan atrial febrilation di Poli Jantung RSUD RAA Soewondo Pati. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah metode metode deskriptif korelasi dengan pendekatan Cros Sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 33 subjek yang dipilih secara purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil : Hasil uji analisis didapatkan r hitung sebesar 0,782 (kuat) dan nilai ? value 0,000 kurang dari 0,05 maka hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang kuat antara nilai elektrolit kalsium dengan atrial febrilation.
Studi Status Gizi pada Pekerja Putra Jaya Konveksi Sari, Fariza Yulia Kartika; Aisya, Rizki Widyan; Ridwanto, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi, persen lemak tubuh pekerja konveksi di CV Putra Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah subjek 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Tempat penelitian dipilih secara purposive dengan pengambilan subjek secara proporsional. Penelitian dilakkan pada bulan Februari 2022. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (50%) dan sisanya memiliki status gizi lebih (41,6%) dan status gizi kurang (8,3%). Sementara itu status gizi berdasarkan persen lemak tubuh sebagian besar subjek memiliki status gizi obesitas 68%. Subjek perempuan lebih banyak yang memiliki status gizi lebih dibandingkan laki-laki. Kategori rasio lingkar pinggang dan pinggul menunjukan bahwa pekerja yang mengalami obesitas sebesar (83,33%) dan perempuan (36,8%), sedangkan pekerja yang tidak obesitas sebesar laki-laki (33,33) dan perempuan (57,9%). Secara kesuluruhan subjek memiliki status gizi obesitas yang dilihat dari indeks IMT, persen lemak tubuh dan rasio lingkar pinggang dan panggul.
MENU GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KABUPATEN KUDUS Fariza Yulia Kartika Sari; Septiani Septiani; Rizki Widyan Aisya; Atun Wigati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.2029

Abstract

Stunting is a nutritional problem that is a major problem in Indonesia. The Ministry of Health provides health programs in dealing with the problem of stunting. One of the efforts made to prevent stunting is through nutrition education. The purpose of community service activities (PKM) is to improve the subject's attitudes and behavior regarding toddler nutrition and types of food for stunting prevention. The method used is community empowerment by providing nutrition education and cooking demonstrations to subjects in the villages of Ngembal Rejo and Purwosari, Kudus Regency. Subjects in this PKM are posyandu cadres and mothers who have toddlers. The education given to the subject is about toddler nutrition and types of food for stunting prevention. The results of education show that there is an increase in subject knowledge after being given education. Subjects from cadres are expected to become agents of behavior change in preventing stunting for toddlers. Meanwhile, the subject of mothers who have toddlers is expected to be able to change behavior in providing food to their toddlers.
LITERATURE REVIEW: PICKY EATING DENGAN STATUS GIZI ANAK PRASEKOLAH Septiani Septiani; Rizki Widyan Aisya
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 2, No 2 (2021): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v2i2.1955

Abstract

Latar belakang: Picky eating cenderung mengonsumsi makanan yang tidak bervariasi dan menolak mencoba makanan baru. Kebutuhan akan zat gizi baik makronutiren dan mikronutrien sulit terpenuhi jika tidak teratasi akan menganggu pertumbuhan serta perkembangan anak. Tujuan : mengetahui hubungan picky eating dengan status gizi anak prasekolah. Metode : Literature review dengan mencari jurnal melalui google scholar dengan rentang tahun 2017-2021. Kata kunci yang digunakan adalah “picky eater, status gizi, dan anak prasekolah”. Hasil penelusuran didapatkan 4 penelitian dari 4 jurnal yang berbeda.  Hasil : Picky eating berhubungan dengan konsumsi makanan yang  rendah protein dan serat. Picky eating akan berpengaruh pada status gizi apabila tidak segera teratasi. Orang tua berperan untuk mencegah picky eating dengan memberikan menu makan yang bervariasi dan mengenalkan makanan baru agar anak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi sehingga pertumbuhan dan perkembangannya optimal.  Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan picky eating dengan status gizi. Pada kasus dengan picky eating berkelanjutan dapat mempengaruhi status gizi.
GAMBARAN HUBUNGAN PEMBERIAN NATA LIDAH BUAYA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA SINDROM METABOLIK Rizki Widyan Aisya; Dewi Kusumawati; Muhamad Ridwanto
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v3i2.1557

Abstract

Latar belakang: Sindrom metabolik merupakan suatu kumpulan faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskular dan diabetes mellitus tipe 2 yang terdiri dari obesitas viseral, hipertensi, glukosa puasa tinggi, dan dislipidemia. Kadar glukosa darah memiliki peranan penting dalam patologi yang membentuk sindrom metabolik. Lidah buaya merupakan tanaman memiliki aktivitas biologis (antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antihyperglycemic, antihypercholesterolemic dan antidiabetes).Tujuan: Melihat gambaran hubungan pemberian nata lidah buaya terhadap kadar glukosa darah pada sindrom metabolik.Metode: True experimental, open study randomized, pre-post-test,with control group design dengan kelompok perlakuan (n=19) dan kontrol (n=19) sindrom metabolik. Pemberian nata lidah buaya 165 g/hari (30 hari) pada kelompok perlakuan. Kedua kelompok diberikan edukasi tatalaksana gizi sindrom metabolik. Kadar glukosa darah diukur pre dan post). Analisis data menggunakan Paired t-test dan Wilcoxon-test untuk mengetahui perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Independent t-test dan Mann-whitney-test digunakan untuk mengetahui selisih sebelum dan setelah pemberian antar kelompok.Hasil: Analisis pemeriksaan kadar glukosa puasa (p=0,001) terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol. Pemeriksaan kadar glukosa puasa (p=0,001) sebelum dan sesudah intervensi nata lidah buaya menunjukkan adanya perubahan yang signifikan.Kesimpulan: Pemberian nata lidah buaya terbukti bisa menurunkan kadar glukosa darah pada sindrom metabolik.