Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Literasi Media Massa Bagi Lansia di Sekolah Lansia Mappadeceng Makassar Latief, Muh Nur; Astrid, Andi Fauziah; Syam, Ferdi
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 9 No. 2 (2024): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v9i2.5597

Abstract

This study raises the issue of how older adults understand and utilize mass media in the era of new media. The research method began with observation and then interviews in the form of focus group discussions with ten elderly people from Madeceng School under the guidance of BKKBN South Sulawesi. The results of this study found a shift in the use of mass media. It turns out that the elderly no longer access newspapers and radio like in the past. Only television is still often accessed to enjoy entertainment content. At the same time, general information is mostly obtained from mass media such as news portals. The elderly use social media to find basic information. This shift confirms the new habits of the elderly, who used to spend time reading newspapers and listening to the radio at home. Keywords: Mass Media, Literacy. the Elderly
Refleksi Pemikiran Ahmad Syafii Maarif: Menyoal Komunikasi Politik Para Elit Politik di Era Post-Truth Basyir, Jalaluddin; Rahmawati; Haruna, Rahmawati; Astrid, Andi Fauziah
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/fvq97v91

Abstract

Ketika komunikasi politik menghendaki sebuah autentisitas pesan, ada pesan yang nyatanya jauh dari autentik. Mengetahui bagaimana komunikasi politik ini jauh dari autentik dapat membantu mengidentifikasi pilihan elit politik saat ini yang lebih banyak mengarah pada disorientasi pesan politik atau secara peyoratif dibilang pasca kebenaran. Akan tetapi, studi tentang refleksi kritis tentang komunikasi politik pasca kebenaran dalam pandangan tokoh publik masih sedikit dibahas. Tujuan studi ini adalah untuk menerangkan komunikasi politik para elit politik melalui refleksi pemikiran Ahmad Syafii Maarif. Data diperoleh dari telaah dokumen pemberitaan dari republika.co.id dengan judul “Politik Pasca Kebenaran” karya Ahmad Syafii Maarif. Hasil studi ini menandakan bahwa komunikasi politik para elit politik menjauh dari autentisitas komunikasi politik. Komunikasi politik mereka terkesan mengangkangi perintah moral politik. Ini membuat komunikasi politik terkesan ritual politik semata dengan pola-pola superfisial yang memposisikan publik sebatas objek politik yang tidak setara. Dengan kata lain, komunikasi politik yang hanya mencari pencitraan akan jatuh pada kehampaan moral politik. Implikasi penelitian ini mengisyaratkan bahwa jika pasca kebenaran adalah pilihan dalam komunikasi politik, maka tuna martabat adalah nilai yang pantas.
Penguatan Literasi Manajemen Publikasi Jurnal Ilmiah Berbasis Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna) Mathar, Taufiq; Astrid, Andi Fauziah; Haruddin; Irawati
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/khidmah.v6i1.64180

Abstract

This mentoring program aimed to enhance the capacity of scientific journal managers at Universitas Al Asyariyah Mandar, STIBA Makassar, STAI Al Azhar Gowa, and Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, particularly in understanding and implementing the National Journal Accreditation guidelines (ARJUNA). The mentoring was conducted through a phased approach that included mapping the initial conditions of the journals, reviewing editorial governance, analyzing article content, as well as engaging in discussions and hands-on practice in journal management using the Open Journal Systems (OJS) platform. The identification results indicate that the assisted journals generally face similar challenges, including weak documentation of editorial policies and publication ethics, suboptimal peer-review mechanisms, limited diversity among editorial boards and reviewers, low article readability quality, and inconsistent publication schedules. The mentoring subsequently focused on strengthening ARJUNA literacy by outlining journal quality improvement strategies based on best practices derived from journals accredited at SINTA 2. These strategies encompassed the structuring of transparent and standards-compliant journal policies, strengthening the roles of editors and reviewers, implementing systematic and well-documented editorial workflows, improving article quality through more rigorous manuscript selection, and enhancing metadata quality and journal presentation. The implications of this activity demonstrate that the mentoring process not only contributes to improvements in the technical and administrative aspects of journal management but also fosters a paradigm shift toward more strategic, sustainable, and academically quality-oriented journal governance. Accordingly, mentoring serves as an important institutional learning process in preparing these journals to advance their accreditation status toward SINTA 2.
Komunikasi Lingkungan dalam Perspektif Al-Qur’an: Pendekatan Ekoteologi Islam terhadap Kesadaran Ekologis Masyarakat Andi Fauziah Astrid; Achmad Abubakar; Sohrah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.584

Abstract

Krisis lingkungan hidup yang melanda dunia modern menjadi tantangan serius yang memerlukan pendekatan holistik dan perspektif nilai-nilai spiritual. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung pesan-pesan penting tentang pentingnya preservasi lingkungan dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah (wakil Allah) di bumi. Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep komunikasi lingkungan melalui pendekatan ekoteologi Islam untuk meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tafsir tematik (tafsir maudhu’i) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan isu lingkungan, dikombinasikan dengan analisis perspektif fiqhi (hukum Islam) dan kontekstual. Penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur’an menawarkan paradigma ekoteologi Islam yang mengintegrasikan aspek spiritual, hukum, dan sosial untuk mendorong perilaku ramah lingkungan. Implikasi praktis dari penelitian adalah perlunya mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi Islam dalam kurikulum pendidikan, dakwah lingkungan berbasis Al-Qur’an, dan kebijakan publik yang responsif terhadap krisis ekologis. Rekomendasi akademik mencakup pengembangan model komunikasi lingkungan yang kontekstual dan kolaborasi antara akademisi, tokoh agama, dan pemangku kebijakan.