Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PANGAN

ANALISIS PERMINTAA BERAS DI KOTA PADANG Angelia Leovita
JURNAL PANGAN Vol. 27 No. 3 (2018): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v27i3.393

Abstract

Beras memiliki peranan penting bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Beras sumber makanan pangan sebagian besar penduduk. Negara harus bias menjamin ketahanan pangan bagi penduduknya. Ketersediaan dan mudah diakses sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode dengan pendekatan kuadrat terkecil atau OLS (Ordinary Least Squares) dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel harga beras, harga jagung dan jumlah penduduk secara simultan berpengaruh terhadap permintaan beras. Berdasarkan uji T, variabel harga beras dan jumlah Penduduk berpengaruh positif dan signifikan sedangkan variabel harga jagung berpengaruh positif dan tidak signifikan.
Pengaruh Modal Sosial Petani Padi Sawah pada Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Martadona, Ilham; Angelia Leovita; Yopa Dwi Mutia
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 1 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i1.783

Abstract

Sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam pembangunan perekonomian Indonesia.Mengingat pentingnya peran sektor pertanian sebagai penyedia pangan nasional, maka kontribusinya perlu ditingkatkan. Salah satu program pemerintah dalam hal meningkatkan ketahanan pangan adalah program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP). Salah satu modal yang digunakan dalam pelaksanaan program IPDMIP di Kecamatan Lengayang adalah modal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor-faktor pembentuk modal sosial petani padi sawah program IPDMIP, dan (2) menganalisis pengaruh modal sosial terhadap ketahanan pangan. Contoh ditarik secara acak dari setiap kelompok tani secara proporsional, dengan jumlah total contoh sebanyak lima puluh. Data diolah secara kuantitatif menggunakan Structural Equation Modelling. Faktor-faktor pembentuk modal sosial petani padi sawah program IPDMIP adalah: kepercayaan (kejujuran dan sikap egaliter); norma (nilai-nilai bersama, dan aturan-aturan) dan jaringan (partisipasi, solidaritas dan kerja sama). Sedangkan pengaruh modal sosial terhadap ketahanan pangan adalah kepercayaan dan norma.
Pengaruh Modal Sosial Petani Padi Sawah pada Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Martadona, Ilham; Angelia Leovita; Yopa Dwi Mutia
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 1 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i1.783

Abstract

Sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam pembangunan perekonomian Indonesia.Mengingat pentingnya peran sektor pertanian sebagai penyedia pangan nasional, maka kontribusinya perlu ditingkatkan. Salah satu program pemerintah dalam hal meningkatkan ketahanan pangan adalah program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP). Salah satu modal yang digunakan dalam pelaksanaan program IPDMIP di Kecamatan Lengayang adalah modal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor-faktor pembentuk modal sosial petani padi sawah program IPDMIP, dan (2) menganalisis pengaruh modal sosial terhadap ketahanan pangan. Contoh ditarik secara acak dari setiap kelompok tani secara proporsional, dengan jumlah total contoh sebanyak lima puluh. Data diolah secara kuantitatif menggunakan Structural Equation Modelling. Faktor-faktor pembentuk modal sosial petani padi sawah program IPDMIP adalah: kepercayaan (kejujuran dan sikap egaliter); norma (nilai-nilai bersama, dan aturan-aturan) dan jaringan (partisipasi, solidaritas dan kerja sama). Sedangkan pengaruh modal sosial terhadap ketahanan pangan adalah kepercayaan dan norma.
Farmer’s Income and Allocative Efficiency Analysis in Rice Production in Koto Tangah Subdistrict Padang City Leovita, Angelia
JURNAL PANGAN Vol. 32 No. 3 (2023): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v32i3.626

Abstract

The low productivity of lowland rice (Oryza sativa L.) in Koto Tangah District is affecting farmers’ income. The objectives of this research were to analyze : (i) income from lowland rice cultivation, (ii) factors that influence rice production, and (iii) the efficiency of utilization of lowland rice production factors in Koto Tangah District. The method used in this research was quantitative, using probability sampling techniques with proportional random sampling method and 44 respondents were involved. The data analysis techniques used were income analysis, Cobb-Douglas production function, T-test (partial), F-test (simultaneous), coefficient of determination, and efficiency analysis. Based on the survey results, it was known that the total income from lowland rice cultivation in Koto Tangah District was IDR2,607,860.36/average land area/ MT, and lowland rice cultivation was possible with an R/C value of 1.21. The factors that influenced lowland rice production in Koto Tangah District were land area, seeds, and chemical fertilizers, which significantly affected production levels. In contrast, pesticides, labor within the family, and labor outside the family do not significantly affected lowland rice production in Koto Tangah District. Although production factors such as land area, seeds, fertilizers, pesticides, and family labor (TKDK) were still inefficient, non-family labor (TKLK) had almost reached an efficient level.