Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Menara Pengabdian

PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI BUDIDAYA TANAMAN HERBAL DI LAHAN PEKARANGAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LOLONG BELANTI KECAMATAN PADANG UTARA KOTA PADANG Syahrial Syahrial; Ilham Martadona; Angelia Leovita; Dian Fauzi
Menara Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2021): Vol. 1 No. 2 Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.973 KB) | DOI: 10.31869/jmp.v1i2.3095

Abstract

Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh harus terus dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu cara menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah Covid-19 adalah konsumsi makanan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu upaya nya adalah dengan melakukan pemberdayaan masyarakat dengan pemanfaatan lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga tani sehingga mudah untuk pemeliharaan dan pemanenan hasilnya. Pemanfaatan tanaman herbal dapat dilakukan masyarakat dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lokasi budidaya tanaman herbal, namun selama ini pemanfaatan tanaman herbal sebatas digunakan sebagai bahan bumbu masak belum dijadikan sebagai obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Lolong Belanti memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap covid-19 serta tentang pemanfaatan tanaman herbal pekarangan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukannya solusi untuk mengatasinya dengan melakukan kegiatan pengabdian dengan bentuk kegiatan melakukan penyuluhan terhadap khasiat dari tanaman herbal dengan pemanfaatan lahan pekarangan. Metode yang digunakan pada Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah  training/ pelatihan terkait barang maupun jasa, difusi ipteks, substitusi ipteks (ipteks terbarukan), atau simulasi ipteks, berupa penyuluhan langsung dengan mengkombinasikan metode ceramah dengan diskusi kelompok. Dari hasil penyuluhan yang diberikan pada kegiatan PkM di peroleh, rata-rata peserta paham mengenai bahan apa saja yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman herbal untuk imunitas tubuh di masa pandemi. Peserta juga paham manfaat dari tanaman-tanaman herbal tersebut bagi kesehatan tubuh. Peserta menjadi lebih paham bagaimana cara budidaya tanaman herbal dengan benar dengan menggunakan sesuai dengan penelitian yang ada. Dan para peserta juga menjadi paham  bagaimana proses persiapan lahan, perawatan, pemupukan dan pemananen serta penanganan pasca panen tanaman herbal untuk siap dikonsumsi.Kata Kunci: covid 19, imunitas, lahan pekarangan, tanaman herbal
PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN KOPERASI SOLOK RADJO DI NAGARI AIE DINGIN KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK Angelia Leovita; Alvindo Dermawan; Syahrial Syahrial; Dian Fauzi
Menara Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v2i2.3954

Abstract

Koperasi merupakan suatu badan usaha bersama dimana anggota bersifat sukarela dan memiliki tujuan mensejahterakan anggota. Dalam perkembangannya muncul berbagai masalah yang timbul pada koperasi salah satunya adalah kepengurusan yang tidak berjalan dengan baik, lesu dan tidak bersemangatnya para anggota koperasi dalam menelola dan mengembangkan usaha koperasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantarannya adalah karena kurangnya penguatan kelembagaan pengurus koperasi sehingga pengurus masih sulit dalam mengorganisir tugas dan tanggung jawab untuk pengembangan usaha tentunya ini akan berdampak kepada keberlangsungan koperasi kedepannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Koperasi Solok Radjo Nagari Aia Dingin Kecamatan Lembah Gumanti memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus koperasi solok radjo tentang kelembagaan koperasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan adanya solusi untuk mengatasinya dengan melakukan pengabdian dengan betuk kegiatan melakukan penyuluha terkait dengan peningkatan kapasitas kelembagaan untk pengurus koperasi. Dari hasil penyuluhan yang diberikan pada kegiatan PkM diperoleh, peserta sangat antusias dengan topik yang diberikan dan pengetahuan peserta meningkat terkait kelembagaan koperasi.Kata Kunci: Koperasi, Kapasitas, Kelembagaan