Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS TINGGI GELOMBANG AKIBAT WIND SETUP DI PANTAI SAWANGAN DENGAN METODE HINDCASTING KRISNA KURNIARI; IDA BAGUS SURYATMAJA; MUHAMMAD AVIF RAMADHANA
GANEC SWARA Vol 17, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v17i2.454

Abstract

Sawangan Beach is located directly facing the Indian Ocean, the high waves and the generation by the wind which produce great energy that hits Sawangan Beach. The coastline was a setback when, around 2010, the access from Sawangan Beach to Pura Geger had turned into rock because the sand on the beach was increasingly eroding. The increasingly steep coastal contours can interfere with fishing activities and the existence of existing groin buildings that are hit by high waves causes the position of the protective stones to not function properly. Therefore it is considered necessary to know the wave height and period at Sawangan Beach. This wave height calculation can later be used in planning appropriate coastal protection structures on the beach. Calculation of wave height in this study focuses on wave generation due to wind, which is called a wind setup using the hindcasting method. Data In determining wave height, wind data is needed. Monthly maximum average wind data from BMKG sources includes 8 directions and wind speeds. The dominant wind is cdaric eastward c, namely c40.83%. Forecasting wave height (hindcasting) from the calculation of the wind stress factor and effective fetch, the value of the wave height (H) is 2.75 meters with a wave period (T) of 10 seconds
Mitigasi Risiko Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak : Studi kasus: RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar I Gusti Agung Ayu Istri Lestari; Krisna Kurniari; Ni Kadek Kembang Pratiwi
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v12i2.7831

Abstract

Di setiap pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi, dimanapun pelaksanaannya pasti tidak akan terhindar dari yang namanya risiko, sehingga dibutuhkan manajemen risiko untuk meminimalisir kegagalan atau keterlambatan yang dapat disebabkan oleh risiko tersebut. Dalam manajemen risiko dilakukan beberapa tahap yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, dan yang terakhir tahap mitigasi risiko. Pada penelitian ini dilakukan penelitian untuk mengetahui analisis kepemilikan risiko dan tindakan mitigasi risiko yang akan digunakan untuk risiko risiko yang masuk ke dalam risiko dominan yang sudah diteliti sebelumnya. Terdapat 6 (enam) identifikasi risiko yang masuk ke dalam kategori risiko dominan. Kepemilikan risiko pada penelitian ini sebagian besar dari pihak kontraktor, serta untuk hasil mitigasi pada penelitian ini secara umum dapat disimpulkan yaitu dengan berkordinasi dengan semua pihak yang berwenang serta melengkapi semua administrasi proyek yang diperlukan.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI SALURAN IRIGASI WAE LOCAK PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI DI DAERAH WALI MANGGARAI TENGAH Ida Bagus Suryatmaja; Krisna Kurniari; Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa; Agustina Ansilina Sueng
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v13i1.9077

Abstract

Kabupaten Manggarai Tengah memiliki luas wilayah 2.096,44 km² dan sebaran penduduk 152 jiwa/km². Masyarakat di Kabupaten Manggarai Tengah sebagian besar masih mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian utama, hasil pertanian antara lain padi, umbi-umbian, kopi, kopi, dan lain-lain. Daerah Irigasi Wae Locak terletak di Desa Wal, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai Tengah, merupakan salah satu daerah irigasi yang merupakan bagian dari Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan luas irigasi 50 hektar sejak tahun 1956. Pada tahun 2022, daerah tersebut operasinya akan menjadi 23 hektar. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah analisis aliran andal dengan metode Weibull, analisis kebutuhan air irigasi dengan metode Penman yang dimodifikasi, analisis neraca air dengan metode Water Balance, analisis efisiensi jaringan irigasi dan analisis efisiensi jaringan irigasi menggunakan Microsoft Excel. Data yang diperlukan dalam analisis adalah data pelepasan bendungan 5 tahun terakhir, data tanaman pangan, data iklim, data kondisi jaringan irigasi eksisting, penampang saluran dan avulsi saluran irigasi. Hasil analisis efisiensi saluran primer menunjukkan persentase sebesar 99,083% yang berarti lebih tinggi 90% dari nilai baku mutu saluran primer yang menunjukkan tingginya efisiensi saluran pada daerah irigasi.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN DAN EFEKTIVITAS DAERAH IRIGASI OONGAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TUKAD AYUNG KRISNA KURNIARI; I MADE NADA; I GEDE SUADNYANA
GANEC SWARA Vol 17, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v17i4.652

Abstract

The Oongan Irrigation Area, which is located in East Denpasar as part of the Tukad Ayung River Basin, has a potential land area of 1781 Ha, but only 617 Ha has been utilized. In March 2019, the average discharge reached 680 l/second, while the Oongan intake gate required a discharge of 880.7 l/s for the rice growing period. Based on these data, there is a need for in-depth research in the Oongan Irrigation Area regarding the efficiency and effectiveness of irrigation canals.. The research method used is the survey method. Based on the results of the analysis of the efficiency of the primary and secondary canals and the effectiveness of the Oongan Irrigation Area, the percentage results were 80.47%, 94.1% and 35% which showed that the primary canal was not efficient and irrigation that was not effective was below the standard value, namely 90% and 55%. There needs to be an improvement both in the water management system and the physical improvement of irrigation infrastructure. Meanwhile, secondary canals get an average yield with a percentage of 94.1% which is included in the efficient category so that it needs to be maintained and carried out maintenance through operational and maintenance activities on irrigation canals.
ANALISIS PENYELIDIKAN KARAKTERISTIK TANAH KOTA DENPASAR MENGGUNAKAN METODE BOR TANGAN, DAN UJI LABORATORIUM UMPUR, LEONARDA SAPUTRI; KURNIARI, KRISNA; DIPUTERA, I GEDE ANGGA; LESTARI, I GUSTI AGUNG ISTRI; WARID, MOH; NADA, I MADE
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.765

Abstract

Soil investigations in the form of hand boring, SPT tests, and laboratories were carried out on Jalan Pura Demak Denpasar City. The purpose of this study is to determine the characteristics of the soil in the area. Handboring results showed 0 to 2.5 m of clay soil, depth of 2.5 to 3.5 m of sandy silt rock tuff, depth of 3.5 to 4 m sandy clay, depth of 4 to 10 m sandy rock. SPT test results obtained values of 12 at depths of 0 to 2.5 m, at depths of 2.5 to 3.4 m are 40 and at depths of 4 to 10 m are 43-50. Based on laboratory tests, the following soil characteristics were obtained: the moisture content at a depth of 1 m is 39.65% and at a depth of 5 m is 15.39%. Specific gravity at a depth of 1 m = 2.778, at a depth of 5 m = 2.543. Compressive strength 0.310 kg/cm2 and cohesion 0.155 kg/cm2 at a depth of 1 m. Direct shear strength at a depth of 5 m, cohesion of 0.00 kg/cm2 and shear angle of 35.30°. The results of the filter analysis for sample tests at a depth of 1 m were 80.69% clay, 13.96% silt, 5.05% fine sand, and 0.40% medium sand. At a depth of 5 m is loam + silt 29.80%, fine sand 22.47%, medium sand 25.25%, coarse sand 8.08%, and small gravel 14.39%.
Pemodelan Kapasitas Air Pada Saluran Drainase dengan Program HEC-RAS: (Studi Kasus: Jalan Cekomaria dan Jalan Padma Denpasar Timur) Ida Bagus Suryatmaja; Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa; Krisna Kurniari; I Putu Prasetia
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v13i2.10182

Abstract

Kota Denpasar, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali, berupaya menjaga daya tariknya dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Namun, pesatnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi, terutama di sektor pariwisata, menimbulkan permasalahan lingkungan, salah satunya adalah penurunan kualitas lingkungan akibat perubahan penggunaan lahan. Hal ini menyebabkan berkurangnya daerah resapan air dan meningkatnya limpasan permukaan, sehingga meningkatkan risiko banjir di beberapa wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya tampung saluran drainase di Jalan Cekomaria menuju Jalan Padma Denpasar, yang merupakan salah satu area rawan banjir. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, meliputi pengukuran dimensi saluran, perhitungan debit aliran maksimum, dan pemodelan hidrolika menggunakan program HEC-RAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa daya tampung saluran drainase eksisting di Jalan Cekomaria masih memadai untuk menampung debit banjir dengan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun pada segmen 800 hingga 1000 meter. Namun, pada segmen 0 hingga 800 meter, daya tampung saluran tidak mencukupi untuk menampung debit banjir dengan kala ulang tersebut, sehingga berpotensi terjadi banjir. Kondisi ini mengindikasikan perlunya upaya peningkatan kapasitas saluran drainase di segmen 0 hingga 800 meter, baik melalui normalisasi saluran, pembangunan saluran baru, maupun implementasi sistem drainase berkelanjutan untuk mengantisipasi dan meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.
ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO PEMBANGUNAN PUSAT KEBUDAYAAN BALI DI KABUPATEN KLUNGKUNG: Risk Analysis and Mitigation for the Construction of a Balinese Cultural Center in Klungkung District Istri Lestari, I Gusti Agung Ayu; Kurniari, Krisna; Adi Baskara, Anak Agung Ketut
Spektrum Sipil Vol 11 No 2 (2024): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v11i2.349

Abstract

Proyek Pusat Kebudayaan Bali terletak di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Wilayah Administratif Klungkung. Setiap pelaksanaan  proyek erat kaitannya dengan berbagai risiko yang mungkin timbul pada setiap tahapan konstruksi, baik pada saat perencanaan maupun pelaksanaan, dan yang mungkin merupakan risiko bagi pemilik, perancang, pelaksana atau pengawas, oleh karena itu diperlukan analisis risiko untuk mengidentifikasi dan menilai risiko. dan menerima risiko serta menetapkan kepemilikan dan mitigasi risiko untuk mencegah kendala selama pelaksanaan pembangunan. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner kepada berbagai pihak yang ahli dan mampu merealisasikan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 40 risiko yang teridentifikasi. Dari jumlah tersebut, 17 risiko (42,5%) tidak dapat diterima, 14 risiko (35%) tidak terduga, 5 risiko (12,5%) dapat diterima, 4 risiko (10%) dapat diabaikan. Dari risiko-risiko yang tergolong risiko besar, risiko yang paling banyak merupakan risiko yang tidak dapat diterima berasal dari Dinas Konstruksi Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bali yang berjumlah 11 risiko. Untuk kepemilikan risiko tidak diharapkan terbanyak bersumber dari Konsultan Pengawas PT. Bina Karya dan Kontraktor Pelaksana PT. Nindya Karya dengan jumlah masing – masing 10 risiko. dan mitigasi risiko diambil dari salah satu risiko yang tergolong risiko mayor yang dampaknya berpengaruh besar muncul permasalahan sosial di lingkungan masyarakat terkait aturan wilayah adat setempat mitigasinya dilakukan dengan cara mensosialisasikan ke masyarakat sekitar tentang manfaat di bangunnya pusat kebudayaan Bali ini.
ANALISIS KINERJA HIDROLIKA BANGUNAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI TOMBU DI KABUPATEN SUMBA BARAT Kurniari, Krisna; Wangsa, Anak Agung Ratu Ritaka; Bora, Eliezer
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 01 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i01.1290

Abstract

Sistem irigasi yang efisien dan efektif berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di daerah dengan ketersediaan air yang terbatas seperti Kecamatan Tombu Kuhira di Kabupaten Loli, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini berfokus pada Daerah Irigasi Tombu seluas 95 hektar, yang menghadapi tantangan dalam pelayanan irigasi akibat buruknya kondisi infrastruktur dan bangunan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja sistem irigasi di Daerah Irigasi Tombu. Penelitian ini melibatkan analisis efisiensi jaringan irigasi menggunakan data penampang saluran dan laju aliran. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran primer memiliki efisiensi sebesar 95,253%, melebihi standar efisiensi 90%, sedangkan saluran sekunder memiliki efisiensi sebesar 89,205%, berada di bawah standar efisiensi 90%. Sedangkan nilai efektivitas sebesar 47,368% tergolong belum efektif karena berada di bawah nilai ambang batas 55%. Hal ini mengindikasikan adanya kehilangan air yang signifikan pada jaringan irigasi. Untuk meningkatkan kinerja sistem irigasi, direkomendasikan agar instansi terkait melakukan perbaikan saluran irigasi dan optimalisasi pemeliharaan bangunan-bangunan irigasi. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menghitung efisiensi saluran alami dan mengeksplorasi solusi inovatif untuk pengelolaan air irigasi yang berkelanjutan.
MITIGASI RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE BOWTIE Istri Lestari, I Gusti Agung Ayu; Kurniari, Krisna; Diputera, I Gede Angga; Prasetya, I Komang Teguh
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 01 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i01.1396

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat memiliki kemungkinana terjadinya kecelakaan kerja yang tinggi. Pada proses berlangsungnya konstruksi banyak pekerjaan yang berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan kerja. Manajemen risiko penting untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi selama proyek berlangsung. Salah satu pembangunan gedung bertingkat adalah pembangunan Pasar Semarapura yang terletak di Kabupaten Klungkung Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mitigasi risiko mayor dalam pembangunan pasar Semarapura dengan menggunakan metode Bowtie. Penelitian diawali dengan melakukan identifikasi risiko khususnya terkait dengan kecelakaan kerja, kemudian dilanjutkan dengan menganalisis risiko untuk mengetahui risiko mayor (mayor risk) dalam pembangunan pasar Semarapura. Risiko yang bersifat mayor dianalisis tindakan mitigasinya lebih lanjut dengan metode Bowtie. Dalam metode bowtie akan dianalisis secara detail mengenai penyebab dan kontrol terhadap penyebab serta dampak dan kontrol terhadap dampak dari risiko yang bersifat mayor (mayor risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 7 (tujuh) risiko yang tergolong kedalam risiko mayor seperti: pekerja tertimpa material akibat sling putus pada pekerjaan pondasi, pekerja tertimpa bekisting pada pekerjaan struktur lantai 1 dan 2, pekerja terjatuh pada pekerjaan plat, pekerjaan MEP (Mechanical Electrical Plumbing) dan pekerjaan ACP (Aluminium Composite Panel) serta pekerja terkena pecahan mata gerinda pada pekerjaan keramik. Risiko yang tergolong risiko mayor ini selanjutnya dianalisis dengan metode bowtie dengan hasil yang menunjukkan bahwa dari 7 (tujuh) risiko yang perlu tindakan mitigasi, terdapat 18 penyebab risiko dengan 39 tindakan kontrol terhadap penyebab risiko. Analisis bowtie juga menghasilkan 18 konsekuensi atau dampak risiko dan sebanyak 62 tindakan kontrol atau preventif terhadap segala kemungkinan dampak yang terjadi.
Analisis Life Cycle Cost Pada Pembangunan Rumah Tinggal Style Bali: (Studi Kasus: Rumah Tinggal di Desa Batannyuh Marga Tabanan) Nada, I Made; Suryatmaja, Ida Bagus; Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Praganingrum, Tjokorda Istri; Kurniari, Krisna; Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i2.12343

Abstract

Rumah tinggal berarsitektur Style Bali di Desa Batannyuh, Marga Tabanan, dibangun dengan konsep Tri Hita Karana yang membagi area menjadi Merajan, area aktivitas, dan Tebe. Penelitian ini bertujuan menghitung total biaya pembangunan dan operasional hingga umur rencana menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC). Fokus perhitungan LCC adalah pada unit-unit bangunan utama seperti Bale Meten Bandung, Bale Singa Sari, dan Bale Daja. Hasil analisis menunjukkan total biaya untuk Bale Meten Bandung sebesar Rp336.435.524, Bale Singa Sari sebesar Rp235.223.074, dan Bale Daja sebesar Rp385.560.584. Biaya tersebut mencakup biaya fisik, pemeliharaan, dan pembongkaran. Efisiensi biaya suatu bangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas material, mutu pelaksanaan, dan kontinuitas pemeliharaan. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis seluruh item pekerjaan dengan dampak biaya terbesar dalam proyek.