Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REVITALISASI PESONA JEMUR INDAH SEBAGAI UPAYA MENGEMBALIKAN NILAI ESTETIKA DAN KEBERFUNGSIAN TAMAN . Suhartono; Muhammad Nurrahman; Ani Purwanti; Deviana Rizki Nurfadilah; Febry Amalia; Iska Ayu Pratiwi; Miftaahur Rahmawati; Putri Oktaviani; Rina Resiana Dewi; Tanti Kusuma Amanningrum
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi alam harus dimanfaatkan untuk menunjang keberlangsungan hidup masyarakat sekitar. Potensi ini bisa dinikmati oleh khalayak umum salah satunya keindahan alam yang berada di daerah tersebut. Keindahan alam yang dikelola menjadi tempat wisata dengan baik akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan pemerintah desa. Salah satu desa yang memiliki keindahan alam adalah Desa Jemur. Desa Jemur memiliki keindahan alam salah satunya adalah sungai Lukulo dan terdapat Areal Bendung Intake Kedungsamak. Pada sekitar Areal Bendung Intake Kedungsamak sempat dijadikan sebagai tempat rekreasi keluarga yang diberi nama Pesona Jemur Indah. Setelah beberapa bulan beroperasi dan sempat ramai pengunjung ternyata tempat rekreasi tersebut harus berhenti karena pandemi COVID-19 dan berdampak sampai sekarang. Akibatnya tempat tersebut tidak ada yang mengelola sehingga menjadi terbengkalai. Solusi yang bisa dilakukan oleh tim KKN 147 UNS dengan melakukan “Revitalisasi Pesona Jemur Indah sebagai Upaya Mengembalikan Nilai Estetika dan Keberfungsian Taman” yang dibantu oleh Pemerintah Desa Jemur, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan seorang ahli taman. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi; survei dan koordinasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan taman menjadi bersih dari sampah serta terdapat berbagai tanaman yang menghiasi taman .
MODEL SCIENTIFIC READING BASED PROJECT (SRBP): KENDALA DAN SOLUSI Muhammad Nurrahman
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 4 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/ebtida.v4i2.6266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V Sekolah Dasar (SD). Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam mengatur waktu pembelajaran dan mengajak siswa membaca bacaan ilmiah, sedangkan siswa menghadapi tantangan dalam menganalisis produk dan berbicara di depan umum. Solusi yang diajukan meliputi strategi literasi sains, microteaching untuk guru, serta motivasi tambahan dan ice breaking untuk siswa. Penerapan SRBP terbukti efektif meningkatkan keterampilan siswa dalam literasi ilmiah, analisis, dan presentasi.
RELATIONSHIP MANAGEMENT BETWEEN ELEMENTARY SCHOOL AND COMMUNITY: A POAC APPROACH TO DEVELOPING EDUCATIONAL COLLABORATION Muhammad Nurrahman; Sri Marmoah
Journal of Elementary Education Vol. 2 No. 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/jeleduc.v2i1.1243

Abstract

The relationship between schools and communities is a critical factor in supporting the creation of an inclusive and sustainable educational ecosystem, particularly in the implementation of the Merdeka Curriculum. This article aims to examine school-community relationship management using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) management approach in a primary education context. This study employed a descriptive qualitative method with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that planning was conducted participatively through deliberative forums and SWOT analysis involving the community; organizing involved parents’ associations and external stakeholders; program implementation included direct community participation in activities such as Market Day, Outing Class, Ramadhan Talkshow, and Jesa School Care; and supervision was carried out through regular evaluations and the use of communication technology as a transparency tool. This strategy fostered tangible collaboration, enhanced the community’s sense of ownership of the school, and established a professional and adaptive relationship. It is concluded that the POAC-based management approach is effective in managing school-community partnerships to improve the overall quality of education.
Strategi Peningkatan Mutu Pai Dan Kriteria Sekolah Dan Madrasah Yang Efektif Raihan, Muhammad; Muhammad Ryan Anwar; Muhammad Nurrahman; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) serta mengidentifikasi kriteria sekolah atau madrasah yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik berbasis nilai-nilai Islam. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana guru dan lembaga pendidikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tengah tantangan rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan fasilitas, serta minimnya integrasi teknologi. Isu ini menjadi penting karena PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan akhlak, spiritualitas, dan kecerdasan sosial bagi generasi muda di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap guru PAI di beberapa sekolah dan madrasah, disertai observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk menemukan pola-pola strategis dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu PAI sangat dipengaruhi oleh keteladanan guru, inovasi pembelajaran kontekstual, serta pemanfaatan media digital dalam kegiatan belajar. Sekolah dan madrasah yang efektif cenderung menyeimbangkan aspek religius, akademik, dan teknologi, dengan guru sebagai penggerak utama peningkatan mutu. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan mutu PAI harus dilakukan melalui penguatan kompetensi guru, inovasi pedagogis, dan manajemen mutu berkelanjutan agar lembaga pendidikan Islam mampu mencetak generasi berakhlak mulia, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.