Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. HEINZ ABC INDONESIA KARAWANG Pratama, Mohamad Hadi; Marliani, Sari; Yuliawati, July
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/99rw5w66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PT. Heinz ABC Indonesia Karawang. Metode yang digunakan adalah deskriptif, kuantitatif, dan verifikatif, dengan sampel sebanyak 86 karyawan dari total 639 populasi menggunakan metode slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan path analysis melalui SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Komitmen organisasi memperoleh total skor 3.259 dengan rata-rata 362,1 (kategori “sangat baik”). 2) Budaya organisasi memperoleh skor 4.176 dengan rata-rata 348 (kategori “baik”). 3) Kinerja karyawan memperoleh skor 3.702 dengan rata-rata 370,2 (kategori “sangat baik”). 4) Terdapat hubungan kuat antara komitmen organisasi dan budaya organisasi sebesar 0,719, artinya komitmen organisasi memengaruhi budaya organisasi sebesar 71,9%, sisanya 28,1% dipengaruhi faktor lain. 5) Komitmen organisasi berpengaruh langsung terhadap kinerja sebesar 16,1% dan tidak langsung 3,4%, dengan total pengaruh 19,5%. 6) Budaya organisasi berpengaruh langsung 3,1% dan tidak langsung 3,4%, total 6,5%. 7) Pengaruh langsung dan tidak langsung komitmen organisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja sebesar 26%, sedangkan 73,9% dipengaruhi faktor lain. Uji t menunjukkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (thitung 2,928 > ttabel 1,989; Sig. 0,004 < 0,05), sedangkan budaya organisasi tidak berpengaruh (thitung 0,850 < ttabel 1,989; Sig. 0,398 > 0,05). Secara simultan, uji F menunjukkan keduanya berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja (Fhitung 13,317 > Ftabel 3,11; Sig. 0,000 < 0,05).
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BAPPEDA KABUPATEN KARAWANG Ericsen, Andreas Gabril; Marliani, Sari; Yuliawati, July
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/7s3csr92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Bappeda Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan survei kepada 54 pegawai menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel Disiplin Kerja sebesar 1,492 dan nilai rata-rata 149,2 yang berada pada rentang skala 140-183 dengan kategori cukup baik, Variabel Lingkungan Kerja sebesar 1,520 dan nilai rata- rata 152,0 yang berada pada rentang skala 140-183 dengan kategori cukup baik, Variabel Kinerja Pegawai sebesar 1,492 dengan nilai rata-rata 149,2 yang berada pada rentang skala 140-183 dengan kategori cukup baik. Secara parsial variabel Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja dengan signifikansi 0,016 < 0,05 dan t-hitung 2,481 > 2,006 ttabel. Secara parsial variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif  dan signifikan terhadap variabel Kinerja dengan signifikansi 0,003 < 0,005 dan t-hitung 3,164 > 2,006 ttabel. Secara simultan variabel Disiplin Kerja dan variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja dengan signifikansi 0,000 < 0,005 dan F-hitung 12,102 > 3,18 ftabel. Koefisien determinasi (R2) sebesar 32,2% Hal ini menunjukkan bahwa variabel kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh variabel disiplin kerja dan variabel lingkungan kerja sebesar 32,2%. Sedangkan, nilai sebesar 67,8% adalah variabel faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti motivasi, stress kerja, kompensasi, budaya kerja, komitmen, dan lain-lain.
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DEPARTEMEN MACHINING PADA PT. XYZ Agustian, Krisna; Marliani, Sari; Yuliawati, July
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fz691f04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan budaya kerja terhadap loyalitas karyawan pada PT. XYZ. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 70 karyawan yang dipilih dengan menggunakan metode random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan verifikatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS v.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variabel Komitmen Organisasi pada PT. XYZ dengan nilai rata-rata 281 pada rentang skala 239 – 294 masuk kategori tinggi (2) Variabel Budaya Kerja dengan nilai rata-rata 290,8 pada rentang skala 239 – 294 masuk kategori tinggi  dan (3) Variabel Loyalitas Karyawan dengan nilai rata-rata 266 pada rentang skala 239 – 294 masuk kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi secara parsial berpengaruh sangat signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 7,279 > t tabel 1,996, budaya kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap loyalitas dengan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,830 > t tabel 1,996. Secara simultan variabel komitmen organisasi dan variabel budaya kerja terhadap variabel loyalitas karyawan berpengaruh sangat signifikan dengan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan f hitung 115,203 > f tabel 3,08. Nilai R Square sebesar 0,770 menunjukkan bahwa hanya 77% variasi loyalitas karyawan dapat dipengaruhi oleh komitmen organisasi dan budaya kerja, sedangkan 23% dipengaruhi oleh faktor lain
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN KARAWANG Febrianti, Nuraini; Marliani, Sari; Yuliawati, July
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/7dygqx34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan verifikatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah pegawai Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Karawang yang berjumlah 60 orang. Analisis data berupa uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, uji signifikan parsial dan simultan, serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan kemampuan kerja memperoleh nilai rata-rata 214 dengan kriteria baik, disiplin kerja memperoleh nilai rata-rata 215,3 dengan kriteria baik, kinerja pegawai memperoleh nilai rata-rata 210,2 dengan kriteria baik. Secara parsial kemampuan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai sig sebesar 0,001 <  0,05 dan nilai t hitung 3,404 > t tabel 2,00172, secara parsial disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai sig sebesar 0,067 > 0,05 dan nilai t hitung 1,865 < t tabel 2,00172. Sedangkan secara simultan kemampuan kerja dan disiplin kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja dengan nilai sig 0,000 < 0,005 dan nilai f hitung 14,037 > f tabel 3,16. Hasil uji koefisien determinasi R2 dengan nilai R Square menunjukkan pengaruh kemampuan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja sebesar 33%  sedangkan 67% dipengaruhi faktor lain yang belum diteliti.
PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN KARAWANG Khopipah, Hilma Rohimatul; Marliani, Sari; Yuliawati, July
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/n0chzn26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial Kabupaten Karawang. Metode ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan verifikatif. Populasi dan sampel yang digunakan 62 orang dengan menggunakan metode regresi linear berganda dan menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian kompensasi memperoleh skor 1912 dengan rata-rata 191.2 dan rentang skala 162.2 – 212.8 dengan kategori cukup baik. Kepuasan kerja memperoleh skor 1952 dengan rata-rata 195.2 dan rentang skala 162.2 – 212.8 dengan kategori cukup puas. Kinerja pegawai memperoleh skor 1952 dangan rata-rata 195.2 dan rentang skala 162.2 – 212.8 dengan kategori cukup baik. Secara parsial kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai Sig 0,084 > 0,05, dan nilai t hitung 1,759 < 2.00030. Kepuasan kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai Sig 0,000 < 0,05, dan nilai t hitung sebanyak 4,647 > 2.00030. Secara simultan kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung 77,073 > F tabel 3,15. Hasil uji koefisien determinasi R2 bahwa R Square memiliki nilai sebesar 0,723 atau 72,3% yang menunjukan pengaruh antara kompensasi dan kepuasan  kerja terhadap kinerja karyawan sedangkan 27,7% faktor-faktor yang belum diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN PEGAWAI BAPPEDA KABUPATEN KARAWANG: PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN PEGAWAI BAPPEDA KABUPATEN KARAWANG Sandika, Ahmad Riatna; Marliani, Sari; Yuliawati, July
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/n6vks946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampelnya 30 responden dengan menggunakan uji regresi linear berganda, dengan software spss v.26. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian dapat di simpulkan variabel lingkungan kerja memperoleh nilai rata rata 112.5 dengan rentang skala 86 – 111 dengan kategori baik, variabel budaya organisasi memperoleh nilai rata – rata 99.1 dengan rentang skala 86-111 dengan kriteria cukup baik, variabel kepuasan kerja memperoleh nilai rata – rata 109.2 rentang skala 86-111 kriteria baik. Secara parsial variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan kerja dengan signifikansi 0.000 < 0.05 dan nilai t-hitungnya 6.536 > t-tabel 2.048. Secara parsial variabel budaya organisasi berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0.001 < 0.05 dan nilai t-hitungnya 3.736 > 2.048. Secara silmutan variabel budaya organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap variabel kepuasan kerja dengan signifikasi 0.000 < 0.05 dan f-hitungnya 48.746 > dari f-tabel 3.350. Koefisien determinasi (R2) sebesar 78.3% menunjukan bahwa, variabel budaya organisasi dan lingkungan kerja mempengaruhi kepuasan kerja sedangkan nilai 21,7% yaitu menjelaskan bahwa faktor - faktor diperoleh dari faktor - faktor lain yang belum diteliti pada penelitian.