Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Ekstrak Touge Sebagai Sumber Nitrogen Alternatif Pada Pembuatan Nata De Salacca Yusnita Wahyuni Silitonga; Rini Hayati Lubis
Agrintech: Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.193 KB) | DOI: 10.30596/agrintech.v2i1.2460

Abstract

The application of biotechnology can be used to improve salak economic value. One of salak processed type use microbes by implementation of biotechnology is nata de salacca. The establishment of nata de salacca use of zwavelzure ammonia (ZA) that was alternative nitrogen source relatively dangerous if consumed in quantity more than standard discharging. The objective of this research was to know the effect of touge extract addition on nata de salacca produce. Completely randomized design was applied in this research with three replications. The concentration of touge extract used in this research is 0%, 1%, 2%, 3%. The observer conducted by physical observation such as weight, thickness and rendement of nata. The addition of  1 % touge extract produce 381,6 g of weight and 0,53 cm of thickness. The addition of  3 % touge extract produce 438,6 g of weight and 0,57 cm of thickness. The higher number of touge extrack added so weights and thickness of the nata produse is higher.
Pelatihan Pemanfaatan Manajemen Referensi Zotero Nurul Izzah; Rini Hayati Lubis
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 4, No 3 (2021): September 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v4i3.1042

Abstract

Abstract: Training on the use of Zotero reference management aims to improve the ability of students of the Faculty of Economics and Islamic Business to use the Zotero application in writing their thesis. This activity is based on the needs of students in managing references and citations used in completing scientific papers or theses. The training method is carried out in several stages starting from planning, implementation, and evaluation. More training is carried out starting with the explanation of the material and continuing with practical activities. The results of this training indicate that the ability of students who take part in the training increases in using the Zotero application. The ability of students also increases in managing references and determining appropriate references to be cited in scientific papers.Keywords: reference management; training; ZoteroAbstrak : Pelatihan pemanfaatan manajemen referensi Zotero bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam menggunakan aplikasi Zotero dalam penulisan skripsi. Kegiatan ini didasari oleh kebutuhan mahasiswa dalam mengelola referensi dan sitasi yang digunakan dalam menyelesaikan karya ilmiah atau skripsi. Metode pelatihan dilakukan dengan beberapa tahapan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan lebih dilakukan dimulai dengan penjabaran materi dan dilanjutkan dengan kegiatan praktek. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa yang mengikuti pelatihan meningkat dalam memanfaatkan aplikasi Zotero. Kemampuan mahasiswa juga semakin meningkat dalam mengelola referensi serta menentukan referensi yang tepat yang akan disitasi dalam karya ilmiah.  Kata Kunci : manajemen referensi; pelatihan; Zotero
Perbandingan Kinerja Perbankan Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Ditinjau Dari Maqashid Syariah Index Darwis Harahap; Rini Hayati Lubis; Nirma Sari Siregar
Mumtaz: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.878 KB) | DOI: 10.55537/mumtaz.v1i1.81

Abstract

Arah dari penelitian ini yaitu menganalisis apakah ada perbedaan antara kemampuan dalam mengelolah keuangan pada sektor keuangan syariah di Indonesia dan Malaysia ditinjau sudut pandang pendidikan, perwujudan keadilan, dan kepentingan masyarakat berdasarkan metode Maqashid Syariah Index (MSI). Hasil riset bersifat kuantitatif ditambah pendekatan analisis komparatif. Sumber data yang diteliti sekunder bersumber dari  8 Bank Umum Syariah Indonesia begitu pula dengan lembaga keuangan di Malaysia. Informasi diperoleh dalam bentuk laporan keuangan perusahaan telah dipublikasi secara resmi oleh pihak bank di kedua negara tersebut. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Dari hasil data diperoleh disimpulkan adanya perbedaan secara keseluruhan antara kinerja perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia berdasarkan konsep Maqashid Syariah Index  ditinjau dari perwujudan keadilan. Sedangkan dari aspek pendidikan dan kebutuhan masyarakat tidak terdapat perbedaan dari keduanya.
Analisis Efektivitas Dana Zakat dalam Peningkatan Pendapatan Usaha Mustahik di Kabupaten Padang Lawas Jogina Santi Siregar; Delima Sari Lubis; Rini Hayati Lubis
Journal of Islamic Social Finance Management Vol 2, No 2 (2021): JULI-DESEMBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.382 KB) | DOI: 10.24952/jisfim.v2i2.5015

Abstract

ABSTRACT BAZNAS Padang Lawas Regency has distributed productive zakat funds to mustahiq and utilized zakat for business capital, but productive zakat funds have not been effective in increasing mustahiq's business income. This study aims to determine how the distribution of productive zakat funds, the utilization of productive zakat funds and the effectiveness of zakat funds in increasing mustahiq business income in Padang Lawas Regency. This study uses a descriptive qualitative approach with field research (field research). The results of this study indicate that economic development in increasing mustahiq business income in Padang Lawas Regency has not been effective in its implementation, from the four indicators used, namely targeting accuracy, program socialization, program monitoring and program objectives. Only indicators of target accuracy have been effective. This is due to poor monitoring from BAZNAS and non-existent assistance, lack of human resources, lack of mustahiq knowledge about zakat utilization and mustahik's lack of responsibility in managing their business after being given productive zakat funds. Keywords : Productive Zakat, Effectiveness, Mustahiq ABSTRAK BAZNAS Kabupaten Padang Lawas sudah menyalurkan dana zakat produktif kepada mustahik dan mendayagunakan zakat untuk modal usaha namun dana zakat produktif belum efektif dalam peningkatan pendapatan usaha mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyaluran dana zakat produktif, pendayagunaan dana zakat produktif dan efektivitas dana zakat dalam peningkatan pendapatan usaha mustahik di Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penelitian lapangan (field Reseach). Hasil penelitian ini menunjukkan pengembangan ekonomi dalam peningkatan pendapatan usaha mustahik di Kabupaten Padang Lawas dalam pelaksanaannya belum efektif, dari empat indikator yang digunakan yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi program, pemantauan program dan tujuan program. Hanya indikator ketepatan sasaran yang sudah efektif. Hal ini disebabkan pemantauan dari pihak BAZNAS yang kurang lancar serta pendampingan yang tidak ada, sumber daya manusia yang kurang, pengetahuan mustahik yang kurang tentang pemanfaatan zakat dan kurangnya tanggung jawab mustahik dalam mengelola usahanya setelah diberikan dana zakat produktif. Kata Kunci : Zakat Produktif, Efektivitas, Mustahik
Peran Dana Zakat Produktif dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahik Sopia Kholilah Siregar; Darwis Harahap; Rini Hayati Lubis
Journal of Islamic Social Finance Management Vol 2, No 2 (2021): JULI-DESEMBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.777 KB) | DOI: 10.24952/jisfim.v2i2.5016

Abstract

ABSTRACT BAZNAS is a zakat management institution formed by the government which has the task of collecting, distributing and utilizing zakat. Zakat can change the role of a mustahiq from helping to being determined by the distribution strategies and programs carried out by zakat managers. This study aims to determine how the role of productive zakat funds in increasing mustahiq income in South Tapanuli BAZNAS. The results of this study indicate that the role of productive zakat in increasing mustahiq income in BAZNAS South Tapanuli has been effective. However, in developing a business, every mustahik has not been realized properly. This is because BAZNAS Tapanuli Selatan only distributes productive zakat and carries out evaluations, while coaching and mentoring are not carried out at all. So it has an impact on the mustahiq who run the business. Mustahiq's skills to manage the business are very lacking, resulting in the business not running. Keywords : BAZNAS, Mustahiq Income, Productive Zakat   ABSTRAK  BAZNAS merupakan lembaga pengelolaan zakat yang dibentuk oleh pemerintah yang mempunyai tugas dalam pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Zakat dapat merubah peran seorang mustahik dari yang dibantu menjadi membantu ditentukan oleh strategi dan program pendistribusian yang dilakukan pengelola zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dana zakat produktif dalam meningkatkan pendapatan mustahik di BAZNAS Tapanuli Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran zakat produktif dalam meningkatkan pendapatan mustahik di BAZNAS Tapanuli Selatan sudah efektif. Akan tetapi dalam mengembangkan usaha setiap mustahik belum terealisasikan dengan baik. Hal ini di karenakan BAZNAS Tapanuli Selatan hanya menyalurkan zakat produktif dan melakukan evaluasi saja, sedangkan pembinaan dan pendampingan tidak dilakukan sama sekali. Maka hal itu berdampak pada mustahik yang menjalankan usahanya tersebut. Skill yang dimiliki mustahik untuk mengelola usahanya sangat kurang, sehingga mengakibatkan usaha tersebut tidak berjalan. Kata Kunci : BAZNAS, Pendapatan Mustahik, Zakat Produktif
COMPARATIVE ANALYSIS OF ISLAMIC BANK PERFORMANCE BASED ON RGEC AND ISLAMICITY PERFORMANCE INDEX Darwis Harahap; Rini Hayati Lubis; Siti Ena Aisyah Simbolon; Ferri Alfadri
Imara: JURNAL RISET EKONOMI ISLAM Vol 6, No 2 (2022): IMARA:JURNAL RISET EKONOMI ISLAM
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/imara.v6i2.5883

Abstract

Comparative Analysis of Islamic Bank Performance Based on RGEC and Islamicity Performance Index. The increase in Islamic banking makes Islamic banks must be able to maintain their performance in order to survive. The performance of Islamic banks can be measured using the CAMELS method until 2013, but after the issuance of PBI Number 13/1/PBI/2011 and POJK Number 8/POJK.03/2014 regarding the assessment of the soundness of Islamic banks, Islamic banks used the RGEC method. However, the RGEC method is not able to reveal the social function of a bank. Meanwhile, Islamic banks need a measuring instrument that is able to reveal the social function of the bank. So this research uses the Islamicity Performance Index method. Therefore, the problem in the research is how to compare the performance of PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk and PT. Bank Syariah Mandiri Tbk based on RGEC and Islamicity Performance Index. The population in this study is the financial performance report data of PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk and PT. Bank Syariah Mandiri Tbk in 2016-2020. The samples in this study are financial ratios, namely NPF, FDR, GCG, ROA, CAR, PSR, ZPR, EDR, IIR, and IsIR. Meanwhile, the data analysis technique used independent sample t-test and Mann Whitney test. The result of this research is the performance of PT. Bank Syariah Mandiri Tbk is better than the performance of PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk.
Pricing Mechanism in Panyabungan Tradisional Market Viewed from Islamic Economic Perspective Rini Hayati Lubis
Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 11, No 2 (2024): July
Publisher : Department of Sharia Economic Law, Faculty Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/am.v11i2.35080

Abstract

This study analyzes the pricing mechanism in the Panyabungan traditional market using the perspective of Islamic economics. The Panyabungan tradisional market is the focus of research because it is the local economic center of the Muslim community. Using a qualitative approach, data is collected through observation and interviews with traders and sellers as well as market stakeholders. The results of the study show that the pricing mechanism in the Panyabungan Old Market is largely based on market forces, which is not in accordance with Islamic economic principles that emphasize fairness in prices. In the traditional market of Panyabungan, there is still intransparency related to prices, price increases at certain moments that are not affected by the substance of the availability of goods, and buying and selling credit without paying attention to sharia principles. The implications of this study reinforce the importance of understanding and applying Islamic economic principles in traditional market practices to achieve the goals of economic justice and sustainability at the local level.
Analisis Hubungan Interaksi dan Kontribusi Penerimaan Dana Zakat dalam Pencapaian Sdgs di Indonesia Lubis, Maharani Annisa; Lubis, Delima Sari; Lubis, Rini Hayati
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v2i2.10525

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang berpartisipasi dalam pelaksanaan program SDGs (Sustainable Development Goals). Merujuk pada tujuan program SDGs, ada beberapa tujuan yang terkait dengan permasalahan sosial ekonomi Indonesia yakni adanya kemiskinan, ketidakstabilan pertumbuhan ekonomi, dan terjadinya kesenjangan pendapatan. Disisi lain Indonesia dengan mayoritas muslim bisa menghimpun dana zakat yang besar, dengan tingginya penerimaan dana zakat yang diperoleh tersebut seharusnya menjadikan zakat sebagai instrumen dalam mendukung pencapaian SDGs di Indonesia yang mampu menghapus permasalahan kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan pendapatan yang ada. Namun yang terjadi justru sebaliknya, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan interaksi dan kontribusi penerimaan dana zakat dalam pencapaian SDGs di Indonesia.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan bersumberkan data sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 60 sampel. Teknik analisis data menggunakan metode VECM (Vector Error Correction Model) yang melewati beberapa tahapan uji yang dilakukan dengan alat bantu Eviews 10.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek adanya penerimaan dana zakat yang besar di Indonesia yang dapat mendukung ketercapaian program SDGs pada tujuan mengurangi kesenjangan pendapatan. Sedangkan penerimaan dana zakat pada hubungannya dengan program SDGs tujuan menghapus kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi belum dapat didukung sepenuhnya. Hal ini dilihat berdasarkan hasil uji VECM bahwa penerimaan dana zakat tidak berpengaruh terhadap kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi baik pada lag 1 maupun lag 2, sedangkan penerimaan dana zakat berpengaruh negatif terhadap kesenjangan pendapatan pada lag 2 sebesar -0.08473 %. Hasil uji IRF (Impulse Response Function) menunjukkan respon penerimaan dana zakat terhadap kesenjangan pendapatan periode awal hingga periode 30 bersifat negatif dan dinamis. Hasil uji VD (Variance Decomposition) menunjukkan penerimaan dana zakat memberikan kontribusi yang berfluktuasi terhadap kesenjangan pendapatan dari periode awal hingga periode ke-10 dengan pengaruh sebesar 21.58602 persen. Kata Kunci : Zakat, SDGs, Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Pendapatan