Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Impact of Gadget Use on the Aspects of Early Childhood Language Development during Covid-19 Vebionita Megi Putri; Delfi Eliza
International Journal of Emerging Issues in Early Childhood Education Vol. 3 No. 1 (2021): May Volume
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.7 KB) | DOI: 10.31098/ijeiece.v3i1.414

Abstract

Children are generations or descendants as a result of the relationship between men and women, whether in marriage or not. Early childhood is an individual who is experiencing a period of very rapid growth, even though now the entire world is experiencing the Covid-19 pandemic, it is not an obstacle to children's development and growth. With the pandemic, the government is implementing learning at home, the use of technology media is the main key in online learning. This study aims to describe the impact of using gadgets in early childhood in the aspects of language development. This research was conducted using the literature study method in which journals, books and other sources reinforce this research.
Analisis Perkembangan Mental dan Sosial Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Putri, Vebionita Megi; Eliza, Delfi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.916 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i1.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan mental dan social anak dimasa pandemic Covid-19. Wabah covid yang menyerang seluruh dunia menimbulkan dampak yang besar bagi seluruh aspek termasuk dalam dunia pendidikan. Pemerintah menginstruksikan segala kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring dirumah masing-masing. Hal tersebut berpengaruh langsung terhadap perkembangan mental dan social anak yang biasanya dapat berinteraksi diluar kini dirumah dengan cara daring. Model yang digunakan dalam penelitian ini ialah model kuantitatif dengan pendekatan studi literature. Dengan hasil penelitian didapati bahwa selama masa Pandemi Covid-19 terjadi penurunan pada perkembangan mental dan social anak.
Development of Pop-Up Book Media Based on Multisensory for Scientific Literacy of Early Chidhood Vebionita Megi Putri; Yaswinda; Nenny Mahyuddin
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.1.48-59

Abstract

The minimal level of scientific knowledge is due to a lack of optimization of the learning process in Kindergarten. One index of the cause is that there is still little learning media for children. Developing media according to children's needs is a problem that must be solved, in order to develop children's abilities, especially scientific literacy. The aim of this research is to develop multisensory-based Pop-Up book media for early childhood science abilities. This research uses Reach and Development research which uses the development of the Borg and Gall model with 9 learning steps, namely; 1) identifying objectives with evaluation, 2) conducting learning analysis, 3) analyzing students and the learning context, 4) writing core objectives, 5) developing evaluation instruments, 6) developing learning strategies, 7) selecting and developing teaching materials, 8) designing and conducting formative learning evaluations, and 9) revising learning. Data collection techniques in this research used documentation and questionnaires. Aiken's V validation is used as a data analysis technique. The results obtained by this research are 1) lesson plan design, 2) children's conditions in the field and the problems they face, 3) child development indicators, 4) child development indicators, 5) development competencies, 6) pop-up book media development design, 7 ) media development evaluation results with a percentage of 91.25% (valid) and material media validation of 90.77% in the appropriate category (valid). An FGD was also conducted with 6 kindergarten teachers in Pasaman Regency with the results of multisensory-based pop up book media on science skills for early childhood which were appropriate (valid) and could be used in the learning process. The results of measuring children's science abilities in 3 kindergartens in Pasaman Regency which were carried out in medium classes showed that the results of the trial assessment were 87.16%, which means that children's scientific literacy abilities are developing well.
Meningkatkan Pemahaman Pentingnya Makan Makanan Bergizi Seimbang melalui Kegiatan Makan Bersama di RA Al-Qur’an Kecamatan Benteng Yanti, Silvia Novi; Fitri, Fitri; Putri, Vebionita Megi; Maswar, Rezi; Haramain, Genta; Yulianti, Rika Sri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1734

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendorong anak-anak di RA Al Qur'an Kecamatan Benteng untuk menerapkan pola hidup sehat dengan memberi mereka sarapan yang sehat. Makanan yang seimbang sangat penting karena usia dini adalah periode penting dalam perkembangan fisik dan kognitif anak. Program ini berfokus pada sarapan bergizi yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Studi kasus ini dilakukan di RA Al Qur'an Kecamatan Benteng dengan metode kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan murid tentang pentingnya makan makanan bergizi seimbang melalui kegiatan makan bersama. Sebelum merencanakan acara makan bersama, guru memberi tahu orang tua tentang kegiatan parenting, kemudian membagikan informasi lebih lanjut melalui pesan WhatsApp. Selanjutnya, mereka menginstruksikan orang tua untuk memberi anaknya makanan yang sehat dan seimbang. Guru memantau bekal anak sebelum acara, menayakan bekal apa yang mereka bawa, dan menjelaskan manfaat dan kandungan dari makanan yang mereka bawa. Guru juga memberikan penghargaan kepada anak-anak atas makanan yang mereka bawa. Tanya orang tua tentang kesulitan dan keuntungan makan bersama dengan menu makanan yang sehat. Pada anak usia 5 hingga 6 tahun dikategorikan berkembang sangat baik, kesadaran akan pentingnya makan makanan bergizi seimbang dapat ditingkatkan dengan menilai pencapaian tujuan, mengembangkan strategi baru, dan menyimpulkan kegiatan makan bersama. Adapun hasil observasi terhadap pengenalan gizi seimbang pada akhir siklus / pertemuan ke-3 adalah sebagai berikut. Dari data ditas dapat diketahui pengenalan gizi seimbang pada akhir siklus / pertemuan ke-3 adalah sebagai berikut. 1) Anak membawa dan menghabiskan makanan yang dibawanya sebagai bekal (lauk, sayur dan buah) yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 10 orang atau sebesar 83,3% dari 12 anak . 2) Anak menyebutkan jenis-jenis makanan bergizi yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 10 anak atau sebesar 83,3% dari 12 orang. 3) Anak menyebutkan manfaat makanan seperti lauk, sayur dan buah bagi kesehatan tubuh yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 11 anak atau sebesar 91,6% dari 12 anak.
Meningkatkan Pemahaman Pentingnya Makan Makanan Bergizi Seimbang melalui Kegiatan Makan Bersama di RA Al-Qur’an Kecamatan Benteng Yanti, Silvia Novi; Fitri, Fitri; Putri, Vebionita Megi; Maswar, Rezi; Haramain, Genta; Yulianti, Rika Sri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1734

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendorong anak-anak di RA Al Qur'an Kecamatan Benteng untuk menerapkan pola hidup sehat dengan memberi mereka sarapan yang sehat. Makanan yang seimbang sangat penting karena usia dini adalah periode penting dalam perkembangan fisik dan kognitif anak. Program ini berfokus pada sarapan bergizi yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Studi kasus ini dilakukan di RA Al Qur'an Kecamatan Benteng dengan metode kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan murid tentang pentingnya makan makanan bergizi seimbang melalui kegiatan makan bersama. Sebelum merencanakan acara makan bersama, guru memberi tahu orang tua tentang kegiatan parenting, kemudian membagikan informasi lebih lanjut melalui pesan WhatsApp. Selanjutnya, mereka menginstruksikan orang tua untuk memberi anaknya makanan yang sehat dan seimbang. Guru memantau bekal anak sebelum acara, menayakan bekal apa yang mereka bawa, dan menjelaskan manfaat dan kandungan dari makanan yang mereka bawa. Guru juga memberikan penghargaan kepada anak-anak atas makanan yang mereka bawa. Tanya orang tua tentang kesulitan dan keuntungan makan bersama dengan menu makanan yang sehat. Pada anak usia 5 hingga 6 tahun dikategorikan berkembang sangat baik, kesadaran akan pentingnya makan makanan bergizi seimbang dapat ditingkatkan dengan menilai pencapaian tujuan, mengembangkan strategi baru, dan menyimpulkan kegiatan makan bersama. Adapun hasil observasi terhadap pengenalan gizi seimbang pada akhir siklus / pertemuan ke-3 adalah sebagai berikut. Dari data ditas dapat diketahui pengenalan gizi seimbang pada akhir siklus / pertemuan ke-3 adalah sebagai berikut. 1) Anak membawa dan menghabiskan makanan yang dibawanya sebagai bekal (lauk, sayur dan buah) yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 10 orang atau sebesar 83,3% dari 12 anak . 2) Anak menyebutkan jenis-jenis makanan bergizi yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 10 anak atau sebesar 83,3% dari 12 orang. 3) Anak menyebutkan manfaat makanan seperti lauk, sayur dan buah bagi kesehatan tubuh yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 11 anak atau sebesar 91,6% dari 12 anak.