Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Nilai Budaya pada Upacara Adat Turun Bantayan di Desa Cikeléng Kecamatan Japara Rakhman, Fahmi; Yudiarti, Leida Sukma; Rohaedi, Edi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27930

Abstract

Upacara Adat Turun Bantayan di Desa Cikeléng, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, adalah salah satu tradisi budaya yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal. Upacara ini diadakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah serta untuk memohon keberkahan di masa mendatang. Dalam upacara ini, terdapat berbagai prosesi yang penuh dengan makna simbolis, seperti Nincak Endog yang melambangkan kelahiran dan keberlanjutan kehidupan, serta Meuleum Harupat yang mencerminkan ketahanan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode hermeneutik untuk mengungkapkan dan menafsirkan makna yang terkandung dalam setiap prosesi upacara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan para tokoh adat serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara ini tidak hanya berfungsi sebagai ritus keagamaan dan sosial, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya yang memperkuat identitas komunitas. Nilai-nilai seperti kebersamaan, rasa syukur, dan spiritualitas yang terkandung dalam upacara ini memainkan peran penting dalam menjaga harmoni sosial serta menjaga hubungan manusia dengan alam. Pelestarian upacara ini penting untuk mempertahankan warisan budaya yang memiliki relevansi tinggi dalam kehidupan masyarakat modern.
NILAI BUDAYA DALAM ADAT REWAHAN PERPANDAYAN DI DESA TARAJU KECAMATAN SINDANGAGUNG KABUPATEN KUNINGAN Kusnaedi, Ade; Rakhman, Fahmi
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 3 No 2 (2017): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v3i2.279

Abstract

Penelitian ini mengenai Nilai budaya Adat rewahan perpandayan dilakukan oleh masarakat désa Taraju yang mempunyai tujuan untuk melestarikan budaya Sunda dan berharap budayanya dijaga serta dijalankan setiap tahunnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara mengorganisasikan data, mendeskripsikan, menyusun pola, memilih hal-hal yang penting, serta membuat kesimpulan dalam runtuyan adat rewahan perpandayan di Desa Taraju Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan. Dengan tekhnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan adat rewahan terdiri dari persiapan sebelum kegiatan inti dan kegiatan inti. Fungsi adat rewahan perpandayan di Desa Taraju Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan yaitu fungsi spiritual dan fungsi sosial. Nilai budaya dalam adat rewahan perpandayan di Desa Taraju terdiri dari 4 nilai teori, 12 nilai ekonomi, 6 nilai agama, 4 nilai seni, 3 nilai kuasa dan 9 nilai solidaritas. Unsur mitos yang ada dalam adat rewahan di Desa Taraju ada 3 yaitu berpengaruh terhadap pekerjaan pandai besi, kelengkapan isi pasren, dan membuka rizki untuk kehidupan di dunia.
LEKSIKO SEMANTIS KATA SIFAT DALAM KUMPULAN CERPEN LALAKI’NA TUNGTUNG PEUTING KARANGAN TIKTIK RUSYANI Rahayu, M.S.; Rakhman, Fahmi
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 4 No 1 (2018): Jurnal
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jaladri.v4i1.284

Abstract

Regional of Sunda published in many literary works that are not coupled with an understanding of the vocabulary of the language. One of kind words in which there are said plumb. Though the vocabulary to give effect to the understanding when communicating. Said plumb have appeared in the literature. Words can plumb give snapshot of the state, comparing a case, reinforce and said goods. Research conducted has the purpose of which describe the entire soy plumb in the book collection shoert story of Lalaki na Tungtung Peuting, know the type, shape, and the lexical meaning plumb sauce in a book of that short story. The method used is descriptive analysis methods. Data collection techniques were used that technique literature. Based on research, there are 1403 frequency of appearance of the word plumb. Divided by type and shape. On this kind of plumb said there are 340 words that appear as much as 988, divided into seven types carpenter said. That kind of word carpenter by color five words with a frequency of 15 times. Type the word plumb based form of 19 words with a frequency of 50 times. Type the word plumb based character 71 words with a frequency of 231 times. Type the word plumb based on the perception of 99 words with a frequency of 215 times. Type the word plumb by a sense of 84 words with a frequency of 261 times. Type the word plumb by size 58 words with a frequency of 193 times. Type the word plumb klasifikatoris five words with frequency appears 15 times. There are four forms of the word plumb. Forms of the word plumb salancar there are 340 words with a frequency of 988 times. Forms rundayan 189 words with a frequency of 297 times. Forms rajekan 50 words with a frequency of 73 times. Forms kantetan 38 words with a frequency of 45 times. There are also 340 lexical meaning of the word plumb. Use of this study are expected results of this study could address the issue of the emergence of literature that is not coupled with an understanding of the vocabulary of the language
Penanaman Nilai Moral Pendidikan Budaya Sunda Pada Era Post-Modern (Kajian Antropologi Budaya) Rakhman, Fahmi
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 1 No 1 (2015): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran nilai suatu peradaban cenderung disebabkan salah satunya oleh faktor-faktor geografis dan kontak sosial. Masyarakat di pegunungan yang terjal dan akan sulit dijangkau tentu berbeda dengan masyarakat di pesisir pantai yang mudah dijangkau. Pergeseran nilai suatu peradaban merupakan objek kajian antropologi yang disebut dengan dinamika sosial. Faktor geografis dan kontak sosial merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pergeseran nilai tersebut. Ketika kita akan menganalisis proses-proses pergeseran nilai dalam masyarakat dan kebudayaan, ini berkaitan dengan proses belajar kebudayaan oleh warga masyarakat yang bersangkutan, yaitu internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi, ada juga proses penyebaran kebudayaan secara geografi, terbawa oleh perpindahan bangsa-bangsa di muka bumi, yaitu proses difusi. Hal ini menyebabkan perubahan nilai budaya di suatu tempat karena adanya proses migrasi tersebut. Ini menunjukan bahwa faktor geografis merupakan salah satu faktor penyebab pergeseran nilai budaya.
Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M RIZKI NURFAUZI; Fahmi Rakhman
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 9 No 2 (2023): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/.v9i2.2893

Abstract

This study aims to: 1) analyze the structure of the novel Dalingding Angin Janari by Usép Romli H.M; 2) as well as analyzing the educational value in the novel Dalingding Angin Janari by Usép Romli H.M. This research is a qualitative research and the method used is descriptive analysis method. The technique for collecting data used literature study techniques and the data source in this study was the novel Dalingding Angin Janari by Usép Romli H.M. The results of this study are: 1) the novel Dalingding Angin Janari by Usép Romli H.M has a theme about family problems, the plot is a mixture of bobok tengah plots and backward plots (mixed plot), there are 41 actors involved consisting of 1 main actor, namely Nendah, 2 the second actor, namely Fenny and her mother and 38 additional actors and has 20 place settings, 50 time settings and 2 atmosphere settings; 2) in the novel Dalingding Angin Janari by Usép Romli H.M there are 56 educational attitudes divided into religious attitudes (21), honesty (1), tolerance (1), discipline (1), hard work (4), creative (2), independent (0), democracy (0), curiosity (1), love of the motherland (1), national spirit (1), respect for achievements (5), communication / friendship (5), fond of reading / studying (5), caring for the environment (2), social care (2), responsibility (2) and peace-loving (2).
LANGUAGE ACQUISITION AND DEVELOPMENT IN CHILDREN WITH AUTISM SPECTRUM DISORDER Ratnawati; Fahmi Rakhman
Indonesian Journal of Education Teaching and Learning (IJETL) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Indonesian Journal of Education Teaching and Learning
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main function of language is to communicate or interact with other people. There have been many studies conducting about the language, especially about the process of language acquisition as it is an interesting and impressive aspect to be discussed in human development. The process of language acquisition starts from newborns period until they are adults. Language acquisition process deals with children, of course its process is vary between a child and others, particularly in the children with exceptionality such as children Autism Spectrum Disorders (ASD) or other disorders. The occurrence of ASD in the world increases rapidly every year. Thus, it is very important to discuss about language in children with ASD. According to the data base sources, the special education system and treatment to help children with ASD in developing their language will be discussed further in this paper.
Analisis Struktur dan Nilai Pendidikan dalam Novel Dalingding Angin Janari Karya Usep Romli H.M RIZKI NURFAUZI; Fahmi Rakhman
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 9 No 2 (2023): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/.v9i2.2893

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk: 1) menganalisis struktur novel Dalingding Angin Janari Karya Usép Romli H.M; 2) serta menganalisis nilai pendidikan yang ada didalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usép Romli H.M. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif serta metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan teknik studi pustaka serta sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dalingding Angin Janari Karya Usép Romli H.M. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) novel Dalingding Angin Janari Karya Usép Romli H.M mempunyai tema tentang masalah keluarga, alurnya merupakan campuran alur bobok tengah dan alur mundur (alur campuran), ada 41 pelaku yang terlibat terdiri dari 1 pelaku utama yaitu Nendah, 2 pelaku kedua yaitu Fenny dan Ibunya dan 38 pelaku tambahan serta mempunyai 20 latar tempat, 50 latar waktu dan 2 latar suasana; 2) dalam novel Dalingding Angin Janari Karya Usép Romli H.M ada 56 sikap pendidikan yang terbagi menjadi sikap religius (21), jujur (1), toleransi (1), disiplin (1), kerja keras (4), kreatif (2), mandiri (0), demokrasi (0), rasa penasaran (1), cinta tanah air (1), semangat nasional (1), menghargai prestasi (5), komunikasi / bersahabat (5), gemar membaca / belajar (5), peduli lingkungan (2), peduli sosial (2), tanggung jawab (2) serta cinta damai (2).