Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Kelas VII di MTs Patra Mandiri Plaju Palembang Sukardi, Ismail; Wigati, Indah; Masripah, Imas
BIOILMI Vol 1, No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,Universitas Islam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The learning process, the teacher always use conventional method so the teacher is more activities and the situation of the activities make the students bored. From the explanation above the result of learning process is less. The writers are interested about the influence of dicovery learning method to improve the students achievement. The research of study was conducted in MTs Patra Mandiri Plaju Palembang academic year 2013/2014. Whether there is influence learning discovery learning methods to the learning outcomes of students in the subjects of Biology class VII MTs Patra Mandiri Plaju Palembang . The purpose of this study is to determine the effect of discovery learning method learning on learning outcomes of students in the subjects of Biology class VII MTs Patra Mandiri Plaju Palembang. Type in this study experiment study using a quantitative approach analysis techniques using t test analysis. The results of the analysis of the posttest valuesobtained is 3.54 at a price t table at 5% significance level and d f = ( 34 +35 ) -2 table = 2.00. Turns t count > t table or 3.54 > 2.00 . This suggest that Ho rejected Ha accepted the hypothesis stated that "the result of study of students from experiment class better than from students of control class”.
Penerapan Permainan Ular Tangga Sebagai Pembelajaran Pada Mata Pelajaran IPA Mohamad Yudiyanto; Muhammad Jamil Arifillah; Peri Ramdani; Masripah, Imas
MURABBI Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v1i1.1

Abstract

This research is based on the monotony of using learning media in delivering subject matter. This raises the teacher about the impact, namely the lack of enthusiasm of student in receiving the subject matter. Meanwhile, the existence of learning media using the game snakes and ladders can answer those concern. The result of this study indicated that the use of the snake and ladder game as a learning medium in science subjects can be applied according to the design and material to be delivered, besides that student can feel a pleasant learning atmosphere, and can develop students’ attitudes towards rules, and can provide knowlage to students though the learning process of playing while learning, creating an interesting learning enverionment, providing a sense af secure and fun, developing creativity, can be used as therapy for children, develop intellectual intelligence. As for the advantages of the snake and ladder game as a learning medium, it’s very fun to do and something that is entertaining, there is active participation from students to learn, can provide direct feedback, and foster an honest and disciplined attitude in students. While the drawback required a detailed explanation of the rules and materials to be delivered.
Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita Terhadap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SD Plus Babussalam Ani Sri Mulyani; Hani, Umi; Muhammad Jamil Arifillah; Masripah, Imas
MURABBI Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v1i2.9

Abstract

This study aims to explain the use of media images in teaching Indonesian storytelling for class III elementary school students and improve students' storytelling skills. In this study, the theory of Djunaidi & Fauzan (2012) was used. This study uses a qualitative method that is descriptive, this research will explain the facts and characteristics factually and carefully which will later be drawn conclusions. Participants in this study consisted of 25 students and 1 teacher. In this study, data were collected by observation, tests and interviews. The results of the study showed that learning using picture media was proven to be able to improve students' storytelling abilities in class III Indonesian language learning at SD Plus Babussalam. The increase in students' storytelling ability can be seen from the observation results which increased several points and the test results which experienced an increase. Apart from observations and tests, the results of the interviews also show that the use of media images can attract students' attention so that the ability to tell stories also increases.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI): (Penelitian Eksperimen di Kelas X SMA Ciledug Al- Musaddadiyah, Garut) Selvia, Mentari Putri; Masripah, Imas; Munawaroh, Nenden
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 9 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana unutk mengembangkan potensi peserta didik. Pada fenomena ini guru dituntut untuk memilih dan menerapkan metode yang tepat dalam melaksanakan proses pembelajaran. Fenomena dilapangan menunjukan bahwa siswa kurang antusis dalam proses pembelajaran khususnya pelajaran PAI, maka menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk mengatasi hal ini perlu adanya upaya guru membangun dan menfasilitasi siswa untuk belajar. Upaya yang dapat ditempuh peneliti adalah dengan menerapkan metode Card Sort dalam proses pembelajaran sehingga nantinya dapat menjadi rujukan metode pembelajaran yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di siswa kelas X SMA Ciledug Al-Musaddadiyah Garut setelah diterapkan metode Card Sort. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eskperimen, sebab peneliti ingin mengetahui perlakuan tertentu terhadap penerapan merode Card Sort pada peningkatan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan pengamatan langsung, wawancara, tes, dan dokumentasi serta analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu validitas data, reliabilitas data, dan penarikan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar di kelas eksperimen sebesar 85,9% . Peningkatan hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan, maka penerapan metode Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Ciledug Al-Musaddadiyah Garut. Hasil penelitian pretest pada kelas eksperimen nilai rata-ratanya 48,54 sedangkan kelas kontrol 65,02. Dan posttest dengan rata-rata nilai hasil belajar eksperimen sebesar 83,79 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 75,86. Setelah uji-t dengan uji satu pihak didapat nilai t hitung -0,48 dan t tabel 2,66 dinyatakan bahwa media Card Sort sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI.
Pendampingan Literasi dan Lingkungan Hidup pada Masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung Yudiyanto, Mohamad; Masripah, Imas; Irfan Saepul Milah, Asep; Fahira Br Tarigan Tua, Linda; Lukman, Asep; Samsudin, Imal; Gotami, Krisa
Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/bersama.v1i2.435

Abstract

Masalah lingkungan menjadi sangat krusial, karena menyangkut kualitas kehidupan di masa datang. Masalah sampah bukan hanya untuk saat ini, tetapi masa depan. Kebiasaan dalam membuang sampah masih sangat memprihatinkan. Tujuan pengabdian yakni memberikan pendampingan literasi dan lingkungan hidup pada masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Metode pengabdian yang dilakukan yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa Strategi yang dilakukan oleh tim dalam pendampingan literasi pada masyarakat terbilang cukup berhasil. Secara data kualitatif dapat disumpulkan bahwa ada perubahan yang signifikan. Masyarakat yang dulunya membuang sampah secara sembarangan sekarang sudah hampir tidak ada. Masyarakat sudah memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Tim PKM berhasil menyisipkan penumbuhan minat baca melalui program Bank sampah.
Media Sosial sebagai Ruang Belajar dan Tantangan Moral Siswa di PKBM Abu Bakar Ash-Shiddiq Harjanti, Harjanti; Masripah, Imas
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.426

Abstract

This study examines social media as a student-centered learning space and its moral implications in a nonformal education context, specifically at PKBM Abu Bakar Ash-Shiddiq. Previous studies have largely focused on the instructional effectiveness of social media, while limited attention has been given to its ethical and character-related dimensions in nonformal learning environments such as community learning centers. This research employed a descriptive qualitative approach involving eighth-grade students as primary informants and teachers as supporting informants. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings indicate that social media functions as a flexible and interactive learning space that increases access to learning materials and student participation. However, it also creates moral challenges, including excessive gadget use, limited content filtering ability, and changes in digital communication ethics. These results highlight the need to strengthen digital literacy integrated with religious-based character education to balance academic benefits and moral risks in nonformal education settings.
Integrasi Sains dalam Pembelajaran Tauhid Rububiyah dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Konseptual Santri di Pesantren Ridhotullah, Faiz; Masripah, Imas
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.436

Abstract

The dichotomy between religious and scientific knowledge remains a challenge in Islamic boarding school education, particularly in teaching Tauhid Rububiyah, which is often delivered through memorization-based approaches. This study examines the effectiveness of integrating scientific concepts, specifically photosynthesis and metamorphosis, into Tauhid instruction to enhance students’ conceptual understanding. A mixed-method quasi-experimental design with a nonequivalent control group was employed involving 18 students in an Islamic boarding school in Pemalang, Indonesia. Quantitative data were collected through pretest and posttest and analyzed using N-Gain and Welch’s t-test, while qualitative data were obtained through observation and interviews. The results show that the experimental group demonstrated a significant improvement in understanding compared to the control group. The findings indicate that integrating science as empirical manifestations of divine signs enhances cognitive understanding and contextual internalization of theological concepts. This study contributes empirical evidence to the development of integrative models of religious and scientific education in Islamic schooling contexts.
Optimalisasi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an melalui Pemanfaatan Teknologi Digital di Sekolah Umum: Studi Kualitatif di SMP Negeri 20 Makassar Hardianti H, Hardianti H; Masripah, Imas
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.466

Abstract

Tahfidz Al-Qur’an learning in public schools often faces significant challenges due to limited instructional time, resulting in less optimal memorization and repetition (muroja’ah) processes. In response to these constraints, the integration of digital technology offers a potential solution to extend learning beyond classroom boundaries. This study aims to analyze the utilization of digital technology in Tahfidz Al-Qur’an learning at SMP Negeri 20 Makassar and examine its role in addressing time limitations in formal education settings. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observations, in-depth interviews with Tahfidz teachers and students, and documentation analysis. The findings reveal that the use of digital platforms such as WhatsApp, murottal audio-visual media, and digital Qur’an applications significantly supports students in conducting independent memorization and repetition. Furthermore, digital technology enables continuous monitoring of students’ memorization progress outside school hours and enhances their learning motivation. This study concludes that the integration of digital technology contributes to improving the flexibility, continuity, and effectiveness of Tahfidz Al-Qur’an learning in public schools. This approach reflects an adaptive pedagogical response to limited instructional time, while also demonstrating how digital platforms can extend learning beyond classroom settings and support continuous monitoring of students’ memorization processes.
Implementasi Pembinaan Ibadah oleh Musyrif pada Santri Pondok Pesantren Muharrikun Najaah Nursyahbani, Fiki Alfian; Masripah, Imas
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5058

Abstract

Urgensi penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembinaan ibadah di pesantren sering kali masih berorientasi pada kepatuhan formal terhadap aturan, sehingga praktik ibadah berisiko dimaknai sebatas rutinitas normatif dan belum sepenuhnya terinternalisasi sebagai kesadaran spiritual yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, musyrif memiliki posisi strategis sebagai figur pendamping yang berinteraksi langsung dengan santri dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai pengawas kedisiplinan, tetapi juga sebagai pembimbing yang menjembatani nilai-nilai normatif pesantren dengan kebutuhan psikologis dan perkembangan religius santri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran musyrif dalam pembinaan ibadah santri secara humanis dan kontekstual, termasuk strategi, pendekatan, serta tantangan yang dihadapi, sekaligus mengidentifikasi bagaimana proses pembinaan tersebut mendorong transformasi motivasi santri dari kepatuhan eksternal menuju kesadaran dan pemaknaan ibadah yang lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas musyrif dan santri yang terlibat langsung dalam proses pembinaan ibadah. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri yang didukung oleh pedoman wawancara semi-terstruktur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk menggali pengalaman, strategi, serta tantangan pembinaan ibadah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan ibadah oleh musyrif dilaksanakan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pendampingan berkelanjutan, sehingga mendorong pergeseran motivasi santri menuju kesadaran spiritual yang lebih reflektif dan bermakna.
Peran Pondok Pesantren Dalam Pembentukan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al Manshurah Ambon Masripah, Imas; Mustafa, Khairul
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5408

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan hal salah upaya dalam pembentukan kepribadian seorang muslim yang beriman dan bertakwa. Santri merupakan gelar terbaik bagi mereka yang hidup dan belajar agama di pondok pesantren, terkadang menjadi tercoreng karena sikap dan perilaku sebagian santri yang jauh dari apa yang didambakan. Padahal pondok pesantren merupakan salah satu tempat terbaik untuk mendalami ilmu agama dan tempat pembinaan kepribadian dan akhlak. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran pondok pesantren dalam pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Al Manshurah Ambon. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam panelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yakni prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pondok pesantren Al Manshurah Ambon memiliki peran yang sangat signifikan dalam pembentukan akhlak santri. Peran ini dilihat dari beberapa aspek, diantaranya : pendidikan yang berorientasi akhlak, pembinaan akhlak yang terstruktur serta pengasuhan yang berbasis keteladanan. Beberapa faktor yang mendukung pembentukan akhlak di pondok pesantren Al Manshurah Ambon yaitu komitmen kuat dari pengurus dan para ustadz, lingkungan pesantren kondusif, serta dukungan dari orang tua. Beberapa faktor yang dapat menghambat pembentukan akhlak para santri diantaranya pengaruh lingkungan luar pesantren dan keterbatasan fasilitas. Dengan adanya pembinaan langsung, maka santri lebih disiplin dan bertanggung jawab, lebih sopan dan menghormati orang lain. Pengasuh dan lingkungan juga memiliki peran penting dalam pembentukan akhlak santri dengan memberikan contoh atau teladan yang baik, ketat dalam mengawasi santri serta memberikan lingkungan yang nyaman dan kondusif.