Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani
STKIP Agama Hindu Amlapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Teknologi Komunikasi Interpersonal Guru di Era Society 5.0 NI Putu Diah Untari Ningsih; I Gede Sugiarka; Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani
Lampuhyang Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v14i1.325

Abstract

Kegiatan belajar mengajar adalah serangkaian proses penyampain ilmu atau tranformasi ilmu yang dilakukan oleh tenaga pendidik dan peserta didik. Proses tersebut dapat dilakukan secara formal ataupun non formal, disesuaikan dengan kondisi dan keadaan yang ada. Tentu dalam menjalankan suatu kegiatan belajar diperlukannya komunikasi yang baik antara peserta didik dan guru. Teknologi komunikasi ini dikenal dengan sebutan komunikasi interpersonal. Dimana komunikasi interpersonal ini adalah Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dari dua belah pihak atau lebih. Ketika seorang guru sudah mampu menerapkan komunikasi interpersonal ini dengan baik, maka proses belajar mengajar juga akan berjalan dengan baik dan menghasilkan sesuatu sesuai dengan harapat dunia pendidikan. Perkembangan zaman yeng kini berada pada era sosiety 5.0 ini juga yang menyebabkan berubahnya pola perilaku dan kehidupan masyarakat, khususnya sistem komunikasi baiik formal aaupun non folmat. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga jalinan komunikasi dengan penerapan komunikasi interpersonal bagi guru untuk lebih dekat dengan peserta didik dan meningkatkan suasana belajar mengajar.
Penguatan Kesadaran Spiritual Berbasis Dharma Wacana pada Dharma Yatra di Situs Cagar Budaya Pura Lingsar I Wayan Jatiyasa; I Komang Badra; I Ketut Wiriawan; Ni Putu Gatriyani; I Gede Sugiarka; Putu Ayu Ananda Puspasari Kartika Putri; Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani; I Komang Suwirta; Ni Nyoman Suartini; Putu Eka Dewi Fajarwati; I Komang Pon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus 2026 - Januari 2027
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v6i2.8078

Abstract

This community service activity aimed to strengthen the spiritual awareness of Hindu communities through the implementation of Dharma Wacana as part of a Dharma Yatra program at the Pura Lingsar Cultural Heritage Site, West Lombok Regency. The activity was motivated by the need to enhance religious understanding that extends beyond ritual practices to the internalization of Hindu teachings as a guide for daily life. This program is significant in fostering the spiritual development of the community while supporting the preservation of religious and cultural values associated with a cultural heritage site. The activity employed a participatory approach consisting of preparation, coordination with partners, the implementation of Dharma Wacana and Dharma Yatra, interactive discussions, and evaluation through observation and documentation. Participants included students of the Master's Program in Hindu Religious Education, religious leaders, site managers, and local community members. The results indicated an increased understanding among participants of the spiritual meaning of Dharma Yatra, the application of dharma values in everyday life, and the importance of preserving cultural heritage sites as media for religious education. The high level of participant engagement also demonstrated that experiential learning effectively enhanced participation and spiritual reflection. These findings suggest that integrating Dharma Wacana with Dharma Yatra can serve as a contextual, educational, and sustainable model for strengthening the religious character and spiritual awareness of the community.