Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Madaniya

Penyuluhan Sertifikasi Halal Bagi UMKM Jawa Barat Pada Situasi Pandemi Covid-19 Nina Nurani; Farida Nursjanti; Fansuri Munawar
Madaniya Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.287 KB)

Abstract

Dalam pemasaran produknya, pelaku UMKM wajib memiliki sertifikat halal dalam memasarkan produknya. Situasi Pandemi Covid-19 berdampak pada pengurangan pengajuan sertifikasi halal, sedangkan masa tatanan baru (New Normal) dapat memberikan peluang bagi pelaku UMKM industri halal. Sementara itu sebagian pelaku UMKM belum memahami proses pengajuan sertifikasi halal dan teknis untuk memperoleh sertifikat halal. Berdasarkan permasalahan tersebut diselengarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat sebagai salah satu solusi. Kegiatan dalam bentuk penyuluhan mengenai sertifikasi halal dan peluang UMKM pasca Covid-19. Dari kegiatan tersebut diharapkan adanya peningkatan pemahaman peluang sertifikasi halal sebagai sarana daya saing UMKM, dan pemahaman proses pengajuan sertifikasi halal secara online melalui sistem CEROL, baik pada masa pandemi Covid-19 maupun pada masa New Normal. Kegiatan penyuluhan terhadap para pelaku UMKM di Jawa Barat yang bekerjasama dengan Kadin Jawa Barat telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2020. Berdasarkan survey awal sebagai pemetaan pemahaman peserta mengenai sertifikasi halal, telah disampaikan penyuluhan sertifikasi halal, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Dari hasil evaluasi secara umum sebagian besar menyatakan kegiatan telah berlangsung dengan baik. Pelaksanaan kegiatan diharapkan bisa berperan sebagai salah satu kontribusi dosen Universitas Widyatama dan Kadin Jawa Barat untuk mendukung program Dinas Perdagangan dan Industri Jawa Barat untuk meningkatkan daya saing UMKM di Jawa Barat. Kegiatan yang dilakukan secara online melalui zoom juga untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah yang terkait dengan social distancing pada situasi Pandemi Covid-19.
Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Bagi Milenial dan Gen Z di Jawa Barat Farida Nursjanti; Lia Amaliawiati; Eristy Minda Utami
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.345

Abstract

Literasi keuangan syariah di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan keuangan konvensional. Literasi keuangan syariah baru mencapai 8,9% sedangkan literasi keuangan konvensional telah mencapai 37,7%. Literasi keuangan syariah generasi milenial dan generasi Z hingga saat ini relatif masih rendah, sedangkan terdapat lebih dari 50 persen penduduk Indonesia yang termasuk milenial dan Gen Z. Berdasarkan permasalahan tersebut diselenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berisi penyuluhan mengenai produk perbankan syariah dan produk pasar modal syariah bagi milenial dan Gen Z. Dari kegiatan tersebut diharapkan adanya peningkatan literasi keuangan syariah peserta dan peserta akan semakin cerdas dalam mengelola keuangan serta memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan, aman dan terhindar dari riba. Berdasarkan pemetaan awal pemahaman peserta, disampaikan penyuluhan mengenai produk perbankan syariah dan produk pasar modal syariah, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Kegiatan penyuluhan terhadap milenial dan Gen Z yang dilaksanakan pada tanggal 8 Januari 2022 diikuti 218 peserta dan dilakukan melalui kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui zoom untuk mendukung kebijakan pemerintah pada masa New Normal setelah pandemi Covid-19. Dari hasil evaluasi kegiatan secara umum sebagian besar peserta menyatakan kegiatan telah berlangsung dengan baik. Pelaksanaan kegiatan diharapkan bisa berperan sebagai salah satu kontribusi perguruan tinggi untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, khususnya bagi milenial dan Gen Z.
Penguatan Tata Kelola Keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kampoeng Rajoet Bandung Eristy Minda Utami; Devy Mawarnie Puspitasari; Farida Nursjanti; Lia Amaliawiati; Reva Yuliani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.399

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan kinerja pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami penurunan yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja dan risiko kredit macet. Kondisi ini terjadi akibat ketidakcakapan pelaku UMKM pada penguasaan teknologi serta pencatatan dan pelaporan keuangan. Penelitian menemukan bahwa mayoritas pelaku UMKM tidak memiliki keterampilan yang memadai dalam pengelolaan keuangan serta rendahnya pemahaman akan pentingnya pencatatan dan pembukuan bagi keberlangsungan usaha. Sedangkan penyusunan dan analisis pengelolaan keuangan mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi pencapaian keberhasilan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan tata kelola keuangan yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM Kampoeng Radjoet, Binong Jati Kota Bandung yang bertindak sebagai mitra. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam upaya pengumpulan data dan informasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Kampoeng Radjoet, Binong Jati Kota Bandung terhadap pengelolaan keuangan serta merekomendasikan indikator yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM agar mempertahankan kelangsungan bisnisnya sehingga dapat berperan serta dalam mengatasi masalah pengangguran yang terjadi akibat Pandemi Covid-19.
Edukasi Financial Technology Bagi Kader PKK Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Farida Nursjanti; Eristy Minda Utami; Siti Komariah; Gusni Gusni; Lia Amaliawiati; Reva Yuliani; Wahyu Panji Nugrahani
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.460

Abstract

Pandemi COVID-19 semakin mempercepat transisi ke layanan keuangan digital dan memperkuat kebutuhan untuk transaksi digital tanpa kontak dan tanpa uang tunai. Layanan keuangan digital dan financial technology telah memungkinkan transaksi digital pada masa pandemi, serta pembayaran dan transfer yang lebih cepat dan lebih aman. Namun demikian sebagian masyarakat Indonesia belum memiliki rekening bank sehingga tidak dapat menggunakan layanan bank. Masyarakat yang tinggal di pedesaan dinilai belum dapat memanfaatkan financial technology dengan optimal dan relatif kurang memiliki akses memadai ke layanan keuangan. Penggunaan pinjaman online di Indonesia, sebagai salah satu penggunaan financial technology, didominasi oleh pengguna pinjol perempuan. Mayoritas pengguna pinjaman online, khususnya perempuan, belum memahami besarnya resiko pinjaman online yang tidak memiliki izin. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kader PKK mengenai financial technology dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai daftar pinjaman online yang legal serta resiko yang diakibatkan pinjaman online yang ilegal. Adapun mitra dari kegiatan kepada masyarakat ini adalah kader PKK di Kampung Panyandaan Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kader PKK mengenai finansial teknologi, khususnya mengenai pinjaman online. Dengan peningkatan pemahaman yang telah diperoleh diharapkan para kader PKK dapat turut menyebarluaskan kepada masyarakat sekitar sehingga mereka dapat lebih memahami dan lebih berhati-hati terhadap pinjaman online ilegal.