Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN BANK SAMPAH DAHLIA DEMI MENYELAMATKAN BUMI INDONESIA Hotib Burohman; Elsa Regita Cahyani; Yulita Pujiharti; Loesita Sari; Budijanto Budijanto
JPM PAMBUDI Vol 7 No 01 (2023): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v7i01.3399

Abstract

The activity of a waste bank in Kedung Village Giri Purno formed a waste bank named "DAHLIA WASTE BANK". In addition to the economic benefits, where from waste savings one gets money to pay for electricity and buy groceries, environmental health is also realized, with community conditions that are cleaner, greener, more comfortable, and healthier. Integrated waste management can stimulate creativity and innovation from the community so as to improve people's welfare. First, the local government takes an approach to the surrounding community and stakeholders. In implementing citizen education by developing a waste bank, intensive coordination must be carried out with PKK administrators in every activity that will be carried out so that citizen empowerment becomes more optimal, basically the local government is trying to continue to develop this waste bank so that later it can continue to grow. the economy is getting better in the future so that the presence of a garbage bank has encouraged capacity building for residents by seeking the formation of self-reliance and self-sufficiency of citizens
PENGEMBANGAN BANK SAMPAH DAHLIA DEMI MENYELAMATKAN BUMI INDONESIA Hotib Burohman; Elsa Regita Cahyani; Yulita Pujiharti; Loesita Sari; Budijanto Budijanto
JPM PAMBUDI Vol 7 No 01 (2023): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v7i01.3399

Abstract

The activity of a waste bank in Kedung Village Giri Purno formed a waste bank named "DAHLIA WASTE BANK". In addition to the economic benefits, where from waste savings one gets money to pay for electricity and buy groceries, environmental health is also realized, with community conditions that are cleaner, greener, more comfortable, and healthier. Integrated waste management can stimulate creativity and innovation from the community so as to improve people's welfare. First, the local government takes an approach to the surrounding community and stakeholders. In implementing citizen education by developing a waste bank, intensive coordination must be carried out with PKK administrators in every activity that will be carried out so that citizen empowerment becomes more optimal, basically the local government is trying to continue to develop this waste bank so that later it can continue to grow. the economy is getting better in the future so that the presence of a garbage bank has encouraged capacity building for residents by seeking the formation of self-reliance and self-sufficiency of citizens
Analisis Kebutuhan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Terhadap Mata Kuliah Ekonomi Moneter (Studi Kasus Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi IKIP Budi Utomo) Yulita Pujiharti; Loesita Sari; Amanah Agustin
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol 4 No 1 (2022): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v4i1.2025

Abstract

Kampus Merdeka Merdeka Belajar (MBKM) memberi kebebasan pada civitas akademika untuk berkreasi dan berinovasi tidak terbatas pada ruang dan waktu. Implementasi nya Program studi mengembangkan kurikulum dengan menyesuaikan model pengembangan kebijakan merdeka belajar-kampus merdeka agar mampu mengimplementasikan keleluasaan pembelajaran yang fleksibel sesuai kebutuhan mahasiswa dan tidak monoton. Perubahan Kurikulum sebagai bentuk implementasi dari peraturan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di IKIP Budi Utomo telah dilakukan sejak awal tahun 2020 begitu kebijakan tersebut diluncurkan. Seiring dengan perubahan kurikulum tersebut maka beberapa mata kuliah melakukan melakukan analisis kebutuhan Mata Kuliah untuk mengkonfirmasi kebutuhan mahasiswa. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana kebutuhan mahasiswa pada mata kuliah Ekonomi Moneter dilihat dari (1)Proses Perkuliahan (2) Proses Studi Literasi (3) Kesesuaian Materi Dengan Perkembangan Era 5.0 (4) Kesesuaian Nama MK dengan Isi Materi Yang disajikan. Desain pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Dengan sampel secara acak dengan jumlah sebanyak 70 mahasiswa yang sedang menempuh MK Ekonomi Moneter dengan menggunakan Google Form.Angket terbuka dipilih karena sifat angket jenis ini yang dapat mengakomodasi berbagai masukan. Setelah dilakukan penelitian analisis kebutuhan terhadap Mata Kuliah Ekonomi Moneter tersebut maka dapat disimpulkan (1) Mahasiswa tidak keberatan dengan kondisi perkuliahan secara daring (2) Untuk Studi Literasi mahasiswa merasa sulit untuk mencari secara daring (3)Materi sudah sesuai dengan Capaian Pembelajaran(4)Responden menyatakan Nama MK tidak sesuai dengan Capaian dan Materi MK. Sedangkan Saran setelah dilakukan penelitian ini adalah (1) Perlu diadakan buku ajar yang disesuaikan dengan perkembangan era 5.0 (2) Perubahan Nama Mata Kuliah dari Ekonomi Moneter menjadi Ekonomi Uang dan Bank sesuai dengan Capaian Pembelajarannya.
MENGEMBANGKAN POTENSI DAN KREATIVITAS ANAK DENGAN BIMBINGAN BELAJAR DI DESA GADUNG SARI Putri Vina Sefaverdiana; Loesita Sari; Novi Eko Prasetyo; Nandang Nazmul Munir
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v1i4.682

Abstract

Pengabdian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman anak-anak di Desa Gadung Sari, Kecamatan Tirtoyudo, Malang akan potensi dan kreatifitas pada diri anak-anak tersebut. Tujuan pengabdian untuk mengetahui minat anak-anak dalam belajar di rumah dan di sekolah. Agar anak mampu mengembangkan potensi dan kreativitasnya melalui pendidikan, maka perlu dibangkitkan minat belajar anak sejak dini. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan survei lapangan untuk mengumpulkan data langsung dari lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak membutuhkan pengajaran di luar sekolah. Di rumah kita membutuhkan dukungan belajar anak kita, tidak hanya pengulangan materi, dan mereka juga bisa berkembang. Kegiatan yang mendorong anak untuk menunjukkan bakatnya. Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Potensi adalah kemampuan dasar manusia yang menawarkan peluang besar untuk berkembang. Dengan demikian, potensi itu sendiri pada dasarnya dipahami sebagai suatu kemampuan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.