Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Gangren Diabetik Zahri Darni
Afiat Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4354

Abstract

Gangren diabetik adalah salah satu komplikasi serius yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus, dan merupakan penyebab utama amputasi non-traumatik. Kejadian gangren diabetik dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik internal maupun eksternal, yang dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan angka morbiditas serta mortalitas. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian gangren pada pasien diabetes melitus. Publikasi untuk tinjauan literatur penelitian ini ditemukan dengan menggunakan kata kunci diabetes melitus, gangren diabetik, ulkus kaki diabetik, penyakit arteri perifer, dan faktor risiko diabetes di database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Artikel-artikel dari tahun 2015 hingga 2024 yang memenuhi kriteria disertakan. Berdasarkan analisis terhadap 10 artikel kejadian gangren diabetik dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor klinis, gaya hidup, dan kondisi sosial-ekonomi. Intervensi yang komprehensif, termasuk pengelolaan glukosa yang ketat, perawatan kaki yang tepat, serta edukasi pasien, sangat penting dalam mencegah gangren diabetik. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif.
DETEKSI DINI DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN GOUT ARTHRITIS PADA KELOMPOK PRALANSIA Ani Nuraeni; Zahri Darni
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.437

Abstract

Gout merupakan peradangan pada sendi akibat adanya endapan kristal asam urat pada sendi. Peningkatan kadar asam urat dalam tubuh dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya adalah mengonsumsi tinggi protein, alkohol dan obesitas. Salah satu cara untuk pencegahan penyakit tersebut adalah dengan melakukan deteksi dini kadar asam urat dan melakukan pendidikan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada kelompok pralansia di RT 10 RW 02 Kelurahan Pondok Labu. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan kelompok pralansia tentang penyakit gout arthritis dan pencegahannya sehingga meningkatkan kesadaran kelompok pralansia untuk melakukan deteksi secara dini dan melaksanakan berbagai upaya pencegahan gout arthritis. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 22 April 2022 bertempat di RT 10 RW 02 Kelurahan Pondok Labu terhadap 14 orang kelompok pralansia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan media flipchart dan leaflet. Hasil dari kegiatan ini adalah teridentifikasinya 8 orang mempunyai kadar asam urat tinggi dan setelah diberikan pendidikan kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 42,9% menjadi 71,4%. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah terdeteksinya kelompok pralansia yang mengalami peningkatan kadar asam urat dan adanya peningkatan pengetahuan.
The Implementation of Health Education about Diabetic Foot Care among Patiens with Diabetes Mellitus to Improve Patients Knowledge: A Literature Review Darni, Zahri; Agustin, Shynta Amelia
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 7 No. 1 (2023): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/0zk1fn65

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that occurs due to metabolic disorders and is characterized by blood sugar levels that exceed normal limits. Complications of DM if not treated immediately can cause peripheral neurophaty, namely loss of sensation in the feet. Peripheral neuropathy prevention measures by performing foot care that can be provided through health education by nurses. The purpose of this literature review is to get an overview of the implementation of health education in an effort to increase knowledge of DM foot care in an empirical study of the last 10 years. The article search method uses for databases through Scient Direct, ProQuest, E-Resources National Library and Google Scholar (2011-2021) using Indonesian and English according to the inclusion criteria. Study design using cross sectional design and systematica/literature review. The results of a literature review of 7 articles consist of 3 articles of knowledge type and 4 articles of health education which stated that Ha or the alternative hypothesis was accepted. The conclusion from this literature review is that the implementation of health education about DM foot care can increase patient knowledge. It is recommended that nurses can maintain the implementation of health education to increase patient knowledge.
Liquid Restriction for Patients With Chronic Kidney Disease to Prevent The Risk of Fluid Overload Zahri Darni; Maryani Eka Sasmita
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 5 No. 1 (2021): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/wa6xve62

Abstract

Chronic Kidney Disease is an end stage kidney disease which is a progressive and irreversible impairment of kidney function in which the body's ability to fail to maintain metabolism. This disease is a complication of hypertension, diabetes mellitus, pyelonephritis and acute renal failure. This study aims to describe the implementation of fluid restriction interventions to address the risk of fluid volume overload. The method used is descriptive with a case study approach with a sample of two patients. Methods of data collection by interview, observation, physical examination and documentation study. The data obtained were analyzed descriptively to describe changes in blood pressure, pulse frequency, respiratory rate, temperature, body weight and edema. The results of the case study showed no edema, blood pressure in subject I from 158/78 mmHg to 135/89 mmHg, subject II from 141/80 mmHg to 128/78 mmHg, pulse rate, respiratory rate, temperature within normal limits and body weight both subjects there is no increase. This case study recommends that nurses maintain fluid restriction settings to address the risk of fluid volume overload in Chronic Kidney Disease patients.
Pelaksanaan Pengukuran Tanda-Tanda Vital Pada Pasien Sirosis Hepatis Untuk Mencegah Hipertensi Portal Zahri Darni; Siti Rahmah
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 3 No. 2 (2019): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/e94wkf39

Abstract

Sirosis hepatis adalah penyakit progresif kronis yang ditandai oleh inflamasi, fibrosis dan degenerasi sel-sel parenkim hati yang berlangsung terus-menerus yang akan mengakibatkan obstruksi sirkulasi portal hepatis dan gagal fungsi hepar. Hati menjadi rusak dan mengeras menyebabkan tekanan pada vena portal meningkat dan mengakibatkan terjadinya hipertensi portal sehingga timbul hemostatis vaskuler dan varises esofagus. Apabila tidak ditangani varises esofagus pecah sehingga terjadi perdarahan dan timbul hematemesis melena. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan oleh perawat adalah mengukur tanda-tanda vital. Tanda-tanda vital adalah cara yang cepat dan efisien untuk memantau kondisi pasien atau mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi respon pasien terhadap intervensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan pengukuran tanda-tanda vital pada pasien sirosis hepatis untuk mencegah hipertensi portal di RSUP Fatmawati. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus (dua kasus) dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian pada studi kasus ini adalah risiko injuri: perdarahan tidak terjadi yang menunjukkan pasien tidak mengalami hipertensi portal. Penelitian ini merekomendasikan agar perawat dapat melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital yang baik dan tepat sehingga hipertensi portal dapat dicegah.
Penerapan Pendidikan Kesehatan Perawatan TB Paru Ariyani Hidayati; Zahri Darni
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol. 2 No. 1 (2018): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Fatmawati Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/zeaj6y94

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB paru) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis, sejenis kuman batang aerobik dan tahan asam yang merupakan organisme patogen maupun saprofit. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan oleh perawat dalam upaya mengurangi insiden tuberkulosis paru adalah dengan melakukan penerapan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan adalah segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh seorang pendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan pendidikan kesehatan perawatan TB paru. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua orang pasien TB paru. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu format pengkajian keperawatan medikal bedah. Hasil penelitian setelah dilakukan pendidikan kesehatan perawatan TB Paru terhadap kedua pasien tersebut adalah pasien telah dapat menjelaskan kembali pengertian TB Paru, tanda gejala, akibat lanjut, perawatan dengan cara berhenti merokok, minum OAT sesuai jadwal, mengkonsumsi diet TKTP dan melaksanakan etika batuk serta kontrol sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Transformasi Gaya Hidup Sehat: Edukasi Diet 3J untuk Pencegahan Kaki Diabetik Zahri Darni; Siti Utami Dewi; Najwa Ashfiya; Hilda Puspita; Tanti Prayoganing Linggargiri; Anis Ristiani Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4075

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius, salah satunya kaki diabetik. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi diet menggunakan pedoman 3J (Jadwal, Jumlah, Jenis). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diet DM berbasis 3J sebagai upaya pencegahan kaki diabetik, dengan sasaran 65 peserta. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan mayoritas peserta berada pada rentang usia 56–65 tahun (39%), kadar GDS normal (77%), dan tekanan darah <140 mmHg (62%). Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan responden setelah edukasi dengan nilai p=0,000. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 55,3 (pretest) menjadi 80,7 (posttest). Hasil ini membuktikan bahwa edukasi diet DM berdasarkan pedoman 3J efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan berpotensi menurunkan risiko komplikasi kaki diabetik. Kegiatan ini diharapkan menjadi model edukasi berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular di masyarakat
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Gangren Diabetik Darni, Zahri
Afiat Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4354

Abstract

Gangren diabetik adalah salah satu komplikasi serius yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus, dan merupakan penyebab utama amputasi non-traumatik. Kejadian gangren diabetik dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik internal maupun eksternal, yang dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan angka morbiditas serta mortalitas. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian gangren pada pasien diabetes melitus. Publikasi untuk tinjauan literatur penelitian ini ditemukan dengan menggunakan kata kunci diabetes melitus, gangren diabetik, ulkus kaki diabetik, penyakit arteri perifer, dan faktor risiko diabetes di database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Artikel-artikel dari tahun 2015 hingga 2024 yang memenuhi kriteria disertakan. Berdasarkan analisis terhadap 10 artikel kejadian gangren diabetik dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor klinis, gaya hidup, dan kondisi sosial-ekonomi. Intervensi yang komprehensif, termasuk pengelolaan glukosa yang ketat, perawatan kaki yang tepat, serta edukasi pasien, sangat penting dalam mencegah gangren diabetik. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif.