Afdalia
STKIP Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika terhadap Penggunaan Metode Index Card Match Asmawati Asmawati; Afdalia Afdalia
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.998 KB) | DOI: 10.58917/ijme.v1i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa Kelas X SMK Negeri 2 Pinrang Tahun Pelajaran 2019/2020. melalui Metode Index Card Match, 2) Untuk dapat meningkatkan Ketuntasan individu maupun ketuntasan klasikal siswa kelas X SMK Negeri 2 Pinrang Tahun Pelajaran 2019/2020. melalui Metode Index Card Match, dan 3) Untuk dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas X SMK Negeri 2 Pinrang Tahun Pelajaran 2019/2020. melalui Metode Index Card Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan tahapan pelaksanaan meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini akan dilaksanakan di SMK Negeri 2 Pinrang, dan adapun Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X SMK Negeri 2 Pinrang Kabupaten Pinrang. Adapun sampel pada penelitian ini adalah kelas X2 jumlah siswa tersebut ialah 36 siswa dengan jumlah laki-laki ada 14 siswa dan perempuan 22 siswi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Skor rata-rata hasil belajar matematika siswa meningkat yaitu pada siklus I sebesar 78,65 menjadi 83,18 pada siklus II, 2) Persentase siswa yang tuntas belajar meningkat yaitu pada siklus I sebesar 66,7% menjadi 91,7% pada siklus II, jadi ketuntasan secara klasikal sudah tercapai. Dan 3) Aktivitas dan tanggapan siswa: a) Rata-rata persentase aktivitas siswa dalam proses pembelajaran meningkat sesuai dengan lembar observasi yang dilakukan selama penelitian yaitu aktivitas siswa yang sesuai dengan pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 41% menjadi 47% pada siklus II dan menurunnya aktivitas siswa yang tidak sesuai dengan pembelajaran dari siklus I sebesar 26% menjadi 14% pada siklus II. serta, b) Berdasarkan angket yang diberikan kepada siswa hampir semua siswa menyukai matematika, dan senang metode Index Card Match serta setuju jika model ini diterapkan di sekolah.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Andi Kamal Ahmad; Ishak Ishak; Afdalia Afdalia
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.502 KB) | DOI: 10.58917/ijme.v1i2.23

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X Sains 3 Madrasah Aliah Negeri Pinrang melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray. Kriteria peningkatan ditinjau dari menjadi indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah:1) Meningkatnya skor rata-rata hasil belajar matematika siswa dari siklus I ke siklus II. 2) Meningkatnya ketuntasan belajar matematika siswa dari siklus I ke siklus II, dimana ketuntasan secara individu tercapai jika siswa memperoleh nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70 dan ketuntasan secara klasikal tercapai jika diatas 85% jika siswa mencapai nilai 70 KKM dari skor ideal 100. 3) Meningkatnya proses pembelajaran ditinjau dari Aktivitas siswa dengan kategori Baik dan Tanggapan siswa dengan kategori positif terhadap model pembelajaran kooperatif tipe  Two Stay Two Stray. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray  meliputi: 1) Skor rata-rata hasil belajar matematika siswa meningkat pada siklus I sebesar 66,21 menjadi 79,57 pada siklus II. 2) Persentase siswa yang tuntas belajar meningkat yaitu pada siklus I sebesar 61,9% menjadi 90,5% pada siklus II. Dan 3) Aktivitas dan tanggapan siswa meliputi: a) Rata-rata persentase aktivitas siswa dalam proses pembelajaran meningkat sesuai dengan lembar observasi yakni peningkatan dari siklus I sebesar 41% menjadi 47% pada siklus II dan menurunnya aktivitas siswa yang tidak sesuai dengan pembelajaran dari siklus I sebesar 26% menjadi 14% pada siklus II. b) Berdasarkan angket yang diberikan kepada siswa hampir semua siswa menyukai matematika, dan menyukai model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray serta setuju jika model ini diterapkan di sekolah.
Analisis Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19 dalam Peningkatan Kemandirian Belajar Afdalia Afdalia; Muhardi Muhardi
Jurnal Literasi Digital Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jld.2.3.2022.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran online masa pandemi Covid-19 dalam peningkatan kemandirian belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yakni studi pustaka atau penelitian kepustakaan (library research) melalui pendekatan partisipatoris (partisipatory approach). Mata kuliah yang menjadi subjek penelitian yaitu Media Pembelajaran Fisika. Instrumen yang digunakan adalah Pustaka. Pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber buku referensi, jurnal ilmiah, dokumen dan sumber-sumber lainnya, Tenik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif. Hasil dan pembahasan penelitian ini yaitu ketika teknologi berupa gawai dan koneksi jaringan internet lancar, kemudian didukung dengan karakteristik pengajar yang menguasai sistem pembelajaran online, serta karakteristik mahasiswa selaku peserta kuliah secara mandiri dapat menggali informasi dan pengetahuan dari berbagai sumber belajar, maka hal ini memungkinkan tercapainya pembelajaran online yang efektif dan efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran online di masa pandemi Covid-19 terbukti efektif dan mampu menjadi solusi yang tepat dalam melaksanakan perkuliahan disaat tatap muka harus ditiadakan, walaupun tidak membuktikan adanya peningkatan kemandirian belajar pada mahasiswa secara signifikan. Temuan dari penelitian ini adalah pada mata kuliah fisika melalui pembelajaran online menggunakan aplikasi WhatsApp, banyak peserta kuliah yang tidak dapat menunjukkan kemandirian belajar.