Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap Hasil Belajar Ditinjau dari Minat Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Sukma Lestari; A. Sriyanti; Hafsyah; Suarti Djafar; Jusmawati
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2023): MEI
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v5i1.37983

Abstract

This study aims to determine the influence of the think pair share learning model on learning outcomes in terms of the interest in learning mathematics of grade X students of SMAN 18 Bulukumba. The population in this study is grade X students of SMAN 18 Bulukumba for the 2017/2018 school year which amounted to 137 students. The samples in this study were taken by simple random sampling technique. The sample in class X1 into a control group of 35 people received learning using conventional models. Class X2, which amounted to 35 people, as an experimental group received learning from the TPS learning model. This study uses quasi-experimental experiments with the form of design is nonequivalent control group design and the data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that there was an influence of interaction between the think pair share learning model in terms of learning interest in learning outcomes of grade X mathematics SMAN 18 Bulukumba. This is because hypothesis testing of learning outcomes and interest in learning mathematics shows Sig < α (0.000 < 0.05).
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika di Perguruan Tinggi Pratiwi Pujilestari Alam; Rustiani S; Hafsyah
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 6 No. 1 (2026): Lambda : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v6i1.2974

Abstract

This study aims to examine the effect of differentiated instruction on the mathematical critical thinking ability of undergraduate students in the Mathematics Education Program at Universitas Muhammadiyah Enrekang. The study is motivated by the demands of 21st-century education, which emphasize the development of higher-order thinking skills, particularly critical thinking in mathematics learning. A pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design was employed. The participants were selected using purposive sampling. Data were collected through a mathematical critical thinking test based on indicators of analysis, evaluation, inference, and reasoning. The results indicate a significant improvement in students’ mathematical critical thinking ability after the implementation of differentiated instruction. This approach enables the adaptation of content, process, and product according to students’ needs, thereby enhancing cognitive engagement and conceptual understanding. In conclusion, differentiated instruction has a positive effect on students’ mathematical critical thinking ability. This study contributes to the development of adaptive and inclusive learning strategies in higher education
EKSPLORASI KEMAMPUAN REPRESENTASI MAHASISWA CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA Lisna; Putriyani S; Nurdin; Suarti Djafar; Hafsyah
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan masalah geometri ditinjau dari tingkat pemahaman matematika. Representasi matematika merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki dalam memahami konsep dan menyelesaikan permasalahan matematika, khususnya pada materi geometri yang selama ini dianggap cukup kompleks. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa program studi pendidikan matematika dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa dengan kategori pemahaman matematika tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan representasi matematika dan wawancara mendalam untuk menggali lebih jauh strategi serta bentuk representasi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan tingkat pemahaman matematika tinggi dan sedang cenderung mampu menggunakan multiple representation secara lengkap, yaitu representasi dalam bentuk gambar, visual, kata atau teks tertulis, serta persamaan atau ekspresi matematika. Hal ini mencerminkan adanya pemahaman konsep yang baik dan kemampuan mentransformasikan ide matematika ke dalam berbagai bentuk representasi. Sebaliknya, mahasiswa dengan tingkat pemahaman rendah menunjukkan keterbatasan dalam menggunakan berbagai bentuk representasi, di mana representasi persamaan atau ekspresi matematika cenderung tidak muncul. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pemahaman matematika sangat berpengaruh terhadap kelengkapan dan keberagaman representasi yang digunakan dalam menyelesaikan masalah geometri. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan penting dalam proses pembelajaran matematika di perguruan tinggi.