Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

LOGICAL REASONING ANALYSIS BASED ON HIPPOCRATES PERSONALITY TYPES Nurdin Nurdin; Ita Sarmita Samad; Sardia Sardia
Aksioma Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v9i2.219

Abstract

Abstract: The theory distinguishes human based on four different personality types such as: sanguine, choleric, melancholic, and phlegmatic. Different types of personality caused by differences in the dominant fluid in the body. These differences will result in terms of behavior, ways of thinking and to get along. The type of this research that is descriptive qualitative which it is describing the logical reasoning based on Hippocrates personality types. The logical reasoning is analyzed through the four types of personality in relation to mathematical problem solving. The Analysis is done based on the logical reasoning indicator/ subindicator and the steps of problem solving stated by Polya. The result shows that there is a reasoning difference on each type of personalities. The difference can be terms of the strenght or the weakness. Sanguine is quicker in understanding problems and communicating results, choleric is more accelerated in work, melancholic is more perfect at work, and phlegmatic is superior in terms of accuracy. Keywords: Logical reasoning, Hippocrates, sanguine, choleric, melancholic, phlegmatic
KEMAMPUAN BERPIKIR VISUAL MAHASISWA CALON GURU DALAM PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI Ahmad Yogi; Ma’rufi Ma’rufi; Nurdin Nurdin
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2021): Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.56 KB) | DOI: 10.30605/pedagogy.v6i2.1624

Abstract

Berpikir visual sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah matematika utamanya masalah geometri. Menggunakan berpikir visual dalam menyelesaikan masalah geometri akan membantu individu dalam memahami,menyederhanakan, dan melihat kaitan antar informasi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir visual mahasiswa calon guru dalam pemecahan masalah lingkaran. Penelitian ini di laksanakan pada bulan 29 Maret – 27 April tahun ajaran 2020/2021 di Program Studi Pendidikan matematika FKIP UNCP. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika angkatan 2017 yang terdiri 1 mahasiswa laki-laki dan 1 mahasiswa perempuan. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian ini yaitu instrumen utama (peneliti) dan instrumen pendukung (tes pemecahan masalah dan pedoman wawancara). Data penelitian diperoleh dari hasil tes dan wawancara. Data yang diperoleh dilakukan pemeriksaan keabshan data dengan teknik triangulasi waktu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teknik analisis data model Miles dan Huberman yaitu menelaah data, reduksi data, penyajian data, dan menafsirkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mahasiswa laki-laki dan perempuan mampu melakukan proses berpikir visual dengan sangat baik dalam menyelesaikan masalah geometri pada materi lingkaran, mahasiswa mampu menyelesaikan masalah dengan interaksi indikator berpikir visual yaitu melihat, mengenali, membayangkan serta memperlihatkan dan menyampaikan. Perbedaan kemampuan berpikir visual antara laki-laki dan perempuan terletak pada proses melihat dam mengenali saat membuat rencana penyelesaian, di mana masiswa laki-laki lebih mampu mengolah gambar dengan baik dibandingkan mahasiswa perempuan.
Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika ilyas yusuf; Ma'rufi; Nurdin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v2i1.404

Abstract

Pendekatan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik dan matematika di dalam pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan berpikir dan bertindak siswa berdasarkan pengetahuan yang dimillikinya sebagai hasil belajar yang meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Motivasi belajar adalah dorongan yang ada dalam diri siswa untuk mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa kelas X MIA SMA Negeri 6 Palopo setelah diterapkan pendekatan STEM. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimental. Populasi yaitu seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 6 Palopo yang terdiri dari 5 kelas. Sampel yang diambil adalah satukelas yang dipilih secara acak. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik, baik analisis statistik deskriptif maupun statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teerdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa setelah diterapkan pendekatan STEM dalam pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan pendekatan STEM mengalami peningkatan dari kategori sangat rendah menjadi tinggi. Motivasi belajar siswa meningkat dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi.
Pengaruh Kedisiplinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Matematika Putu Suarta; Suaedi Suaedi; Nurdin Nurdin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.693 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan mengetahui pengaruh Kedisiplinan dan motivasi kerja terhadap kinerja guru Matematika UPT SMP Negeri di Kabupaten Luwu Utara baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Populasi penelitian ini adalah guru Matematika yang berstatus Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di UPT SMP Negeri di Kabupaten Luwu Utara sebanyak 80 orang. Sampel dipilih dengan dengan teknik sampel jenuh sehingga keseluruhan populasi adalah sampel. Tekhik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu kontak langsung dengan responden menggunakan angket dan teknik dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini adalah kedisiplinan (X1) dan motivasi kerja (X2) sebagai variable bebas, sebagai variable terikat dalam penelitian ini kinerja guru (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Analisis data dilakukan dengan perhitungan statistik dengan Software SPSS (Statistical Program Smart Solution) Ver. 22.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja guru sebesar 56,2 % kategori kuat, motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru sebesar 29,05 % kategori sedang serta kedisiplinan dan motivasi kerja guru secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kedisiplinan dan motivasi baik secara individu dan bersama-sama mempengaruhi kinerja guru secara positif. Semakin tinggi kedisiplinan dan motivasi semakin tinggi pula kinerjanya. Peneliti menyarankan agar kepala sekolah sebagai pucuk pimpinan harus sering memberi motivasi kepada guru agar mereka memiliki kedisplinan dan motivasi kerja yang tinggi yang dapat berdampak pada kinerja guru, serta akan memberi dampak yang baik pada peningkatan pendidikan.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Menggunakan Powerpoint dan iSpring Quizmaker Pada Materi Teorema Pythagoras Maryana Maryana; Suaedi Suaedi; Nurdin Nurdin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.285 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research dan Development) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika menggunakan powerpoint dan iSpring quizmaker pada materi teorema Pythagoras. Subyek penelitian ini, untuk kelas uji coba terbatas adalah kelas VIIIb yang berjumlah 29 orang dan untuk ujicoba luas kelas VIIIa yang berjumlah 31 orang. Pertemuan dikelas dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Borg & Gall yang meliputi 10 tahap namun peneliti hanya dapat melakukan beberapa tahap yaitu tahap potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk, revisi produk, dan ujicoba pemakaian. Untuk revisi produk dan produksi massal dalam penelitian ini belum bisa dilakukan karena keterbatasan waktu peneliti. Media pembelajaran matematika menggunakan Poweerpoint dan iSpring quizmaker setelah dikembangkan, divalidasi dan disimulasikan serta mengalami beberapa kali revisi sehingga dihasilkan media pembelajaran matematika yang layak digunakan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) validasi dari materi, media, kisi-kisi dan tes, respon siswa, aktivitas siswa, dan RPP yang digunakan adalah valid setelah divalidasi oleh tim ahli (2) kepraktisan media pembelajaran yang diukur adalah aktivitas siswa pada kelas VIIIb dan VIIIa dapat dikategorikan kedua kelas ujicoba sangat baik, begitu pula dengan keterlaksaaan pembelajaran yang diperoleh tinggi. Ini menunjukkan media pembelajaran praktis untuk digunakan; (3) untuk proses keefektivan sangat efektif terbukti dengan yang diukur adalah hasil belajar yaitu pretest dan posttest dengan menggunakan rumus N-gain berada dalam kategori dan respon siswa diperoleh hasil sangat positif. Sehingga media pembelajaran ini memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
PENGARUH SUBJECTIVE WELL BEING DIMASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Enik Maryanti; Muhammad Ilyas; Nurdin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.032 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i2.1356

Abstract

Pandemic covid 19 mempengaruhi sebagian besar aspek dalam dunia Pendidikan termasuk pendidikan dasar. Salah satu aspek yang terdampak dari perubahan ini adalah hasil belajar. Hasil belajar dimasa pandemic ini dipengaruhi beberapa faktor di antaranya Subjective Well Being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Subjective Well Being dan hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar dimasa pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui pengaruh Subjective Well Being terhadap Hasil Belajar Matematika siswa Sekolah Dasar di masa pandemik Covid-19. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh Siswa Sekolah Dasar yang terdapat di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Porvinsi Sulawesi Selatan dan sampelnya 360 orang siswa kelas IV SD dengan cara Purposive sampling. Data Subjective Well Being diperoleh menggunakan angket dan hasil belajar matematika menggunakan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik masing-masing variabel dan analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian digunakan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjective Well Being siswa Sekolah Dasar dimasa pandemi Covid-19 berada pada kategori sedang dan Hasil Belajar Matematika siswa Sekolah Dasar dimasa pandemi Covid-19 berada pada kategori sedang. Terdapat pengaruh Subjective Well Being terhadap Hasil Belajar Matematika siswa Sekolah Dasar dimasa pandemi Covid-19.
Pengaruh Adversity Quotient Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD Andi Nurlaelah; Muhammad Ilyas; Nurdin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.367 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i2.1367

Abstract

Kemampuan Pemecahan masalah adalah suatu kemampuan yang baik untuk dikembangkan khususnya dalam mata pelajaran matematika. Mengembangkan kemampuan pemecahan masalah membutuhkan metode dan cara yang tepat khususnya siswa sekolah dasar. Adversity Quotient merupakan suatu pertimbangan internal dari dalam diri siswa yang diindikasikan dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) melihat gambaran Adversity Quotient dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD, (2) untuk mengetahui pengaruh Adversity Quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SD. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Siswa Sekolah Dasar kelas V dan VI di Kecamatan Malili. Sampel pada penelitian ini adalah 153 siswa dengan cara Purposive Sampling. Data Adversity Quotient diperoleh menggunakan angket dan Kemampuan Pemecahan Masalah menggunakan tes. Hasil penelitian ini adalah (1) Adversity Quotient berada pada kategori sedang atau camper (2) Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD berada pada kategori sedang. (3) Terdapat pengaruh Adversity Quotient terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis.
Cognitive Reasoning and Style: Do Differences of Cognitive Style Result Differences in Reasoning Ability? Nurdin Nurdin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.474 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.3301

Abstract

The study is a qualitative research. The study aims at describing the differences of reasoning ability of students in solving linear program problems based on cognitive styles between FI and FD in class X at SMK Baramuli Pinrang. Subjects of the study were taken by employing test GEFT. Data were collected through written test of problem solving ond interview. Data were obtained through the result of written test and interview which were analyzed using Miles and Huberman model. The results of the study indicate that the differences of reasoning ability of students in solving problem based on cognitive styles between FI and FD in each of reasoning math indicator indicate that FI students can do reasoning and math communication better than FD students.
PENGARUH STRES AKADEMIK DIMASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD Batman Batman; Muhammad Ilyas; Nurdin Nurdin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Mei-Agustus 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i2.405

Abstract

Pandemic Covid-19 telah mengubah seluruh tatanan Pendidikan khususnya Sekolah Dasar di Kecamatan Malili. Pembelajaran yang awalnya tatap muka diganti dengan pembelajaran online selama proses pembelajaran online yang diberlakukan selama pandemic Covid-19 banyak perubahan khususnya hasil belajar matematika siswa. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi hasil belajar siswa semasa pembelajaran dimasa pandemic diantaranya stress akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Stres Akademik, dan Hasil Belajar Matematika siswa SD di Kecamatan Malili, untuk mengetahui pengaruh Stres Akademik terhadap Hasil Belajar Matematika siswa SD di Kecamatan Malili. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi adalah seluruh Siswa Sekolah Dasar kelas V dan VI di Kecamatan Malili. Sampel pada penelitian ini adalah 128 siswa dengan cara Purposive sampling. Data Stres Akademik dan Hasil Belajar Matematika menggunakan tes. Hasil penelitian ini adalah stress akademik berada pada kategori sedang. Terdapat pengaruh Stres Akademik terhadap Hasil Belajar Matematika.
Students’ Learning Trajectory in Solving Fraction Problems: Cases of Boy and Girl Students in Junior High School Muh Rizal; Tatag Yuli Eko Siswono; Nurdin; Tria Bitara
Studies in Learning and Teaching Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/silet.v4i1.212

Abstract

This study aims to describe the learning trajectories of male and female students in solving fraction problems. The research subjects consisted of a male student and a female student who had the same mathematical ability. Learning trajectory data for both subjects were taken through fractional problem solving tests and in-depth interviews. Observations focused on the four stages of problem solving strategies, namely understand the problem, divide a plan, carry out the plan, and look back. Data analysis begins with examining all data, reducing data, grouping data, categorizing, coding, and finally checking data through time triangulation. The results of the study show that in understanding the problem, boys identify goals and information to solve the problem to state its completeness, and girls identify information to solve the problem to state its completeness. In making plans, girls complete in detail and involve many concepts, while boys only have one concept, so girls' learning trajectories are longer. While carrying out the plan, the two solve problems according to the plan. Looking back, girls used more than one method alternative while boys only used one alternative.