Ririn Nurul Azizah
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI PELATIHAN TEKNIS PLATFORM MERDEKA MENGAJAR KOSP DAN MODUL AJAR PADA MAHASISWA ILMU PENDIDIKAN Ervian Arif Muhafid; Alek Andika; Nahdiyah Hidayah; Endah Mitsalina; Ririn Nurul Azizah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberlakuan Kurikulum Merdeka yang digulirkan pemerintah Indonesia sekarang ini terus berlangsung pasif untuk berbagai jenjang Pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini cukup menimbulkan kegagapan di lingkungan mahasiswa ilmu pendidikan. Kegagapan ini dapat menyebabkan menurunnya mutu proses pembelajaran bagi mahasiswa ilmu pendidikan . Artikel ini bertujuan untuk secara partisipatoris meminimalisir kegagapan mahasiswa melalui kegiatan pelatihan platform merdeka mengajar berbasis modul ajar. Pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatan aksi melalui tahapan pemetaan masalah secara partisipatoris, penetapan prioritas kerja merdeka mengajar berbasis KOSP dan modul ajar, praktek menyusun modul ajar, pelatihan merdeka mengajar berbasis modul ajar, dan tahap evaluasi dan refleksi. Tahapan ini dilaksanakan secara in-on- in selama 5 hari . Hasilnya: terjadi peningkatan pemahaman dan penguasaan IKM di semua prodi studi yaitu untuk program studi pendidikan olah raga sebesar 27 mahasiswa , program studi pendidikan anak usia dini 27 ,program studi bahasa inggris sebanyak 18 mahasiswa dan program studi bahasa Indonesia sebanyak 25 mahasiswa ,penyelenggaraan pelatihan IKM sukses dan mempunyai pengaruh positif pada semua mahasiswa.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Cerpen Warung Penajem Karya Ahmad Tohari: Penelitian Mustaman Mustaman; Ririn Nurul Azizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6319

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena alih kode dan campur kode dalam cerpen "Warung Penajem" karya Ahmad Tohari sebagai cerminan dinamika sosial dan identitas kultural masyarakat Jawa multilingual. Latar belakang penelitian didasari pada pentingnya kajian sosiolinguistik dalam karya sastra, mengingat minimnya studi yang menghubungkan praktik kebahasaan dengan stratifikasi sosial secara integratif. Tujuan penelitian adalah mengungkap bagaimana alih kode dan campur kode merepresentasikan negosiasi identitas, relasi kekuasaan, dan posisi sosial tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa cerpen "Warung Penajem" yang dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Purposive sampling diterapkan untuk memilih data berupa kata-kata dan dialog yang memuat peristiwa alih kode dan campur kode. Hasil analisis menemukan satu bentuk alih kode pada tuturan tokoh Jum "Dengarlah, saya mau bicara" yang berfungsi sebagai strategi menegaskan otoritas di tengah ketegangan relasional, serta enam bentuk campur kode berupa penyisipan kosakata bahasa Jawa seperti "Kang", "Oalah", "eling", "wareg, anget, rapet", "begitu-begitu", dan "enak-kepenak" yang merepresentasikan nilai-nilai filosofis, emosi, dan konsep kebahagiaan komunal khas budaya Jawa. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode bukan sekadar pewarna lokal, melainkan strategi linguistik aktif untuk menavigasi hierarki sosial, mempertahankan kohesi kelompok, dan mengekspresikan identitas kultural yang tidak terwakili secara memadai dalam bahasa Indonesia baku. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi teoretis bagi sosiolinguistik dengan menempatkan karya sastra sebagai laboratorium sosial otentik, serta rekomendasi praktis bagi kebijakan bahasa yang inklusif di Indonesia yang multilingual.
Eksistensial Tokoh Kamado Tanjiro Dalam Anime Demon Slayer: Infinity Castle Arc: Perspektif Rollo May: The Existential Dimension of Kamado Tanjiro in the Anime Demon Slayer: Infinity Castle Arc: Rollo May’s Perspective Rizky Maulana; Ririn Nurul Azizah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2899

Abstract

Penelitian ini membahas dimensi eksistensial tokoh Kamado Tanjiro dalam anime Demon Slayer: Infinity Castle Arc melalui perspektif psikologi eksistensial Rollo May. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya narasi krisis eksistensial, pilihan moral, dan perjuangan mempertahankan keberadaan diri dalam situasi ekstrem. Penelitian bertujuan mendeskripsikan konsep being-in-the-world yang meliputi umwelt, mitwelt, dan eigenwelt, pemaknaan nonbeing, serta wujud intensionalitas, cinta, kepedulian, keinginan, dan kebebasan pada tokoh Tanjiro. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data berupa tuturan, tindakan, dan ekspresi Tanjiro yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap adegan dalam anime. Data dianalisis dengan mengklasifikasikan temuan berdasarkan konsep psikologi eksistensial Rollo May dan menafsirkannya secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanjiro merepresentasikan keberanian menghadapi kematian, menjaga relasi sosial, mempertahankan integritas diri, mencintai secara altruistik, serta memilih kebebasan secara bertanggung jawab. Implikasinya, anime dapat dipahami sebagai teks sastra kontemporer yang kaya muatan psikologis.
Konflik Internal Tokoh Utama Dalam Novel Setiap Luka Akan Pulih Karya Halimah : Perspektif Kurt Lewin Pendekatan Psikologi Sastra Qorirotus Sarro; Ririn Nurul Azizah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.623

Abstract

Konflik internal merupakan salah satu unsur penting dalam pembentukan karakter tokoh pada karya sastra karena menggambarkan pergulatan batin yang memengaruhi proses pengambilan keputusan dan perkembangan psikologis tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik internal tokoh utama dalam novel Setiap Luka Akan Pulih Karya Halimah berdasarkan teori konflik psikologis Kurt Lewin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, dan monolog yang mengandung konflik internal. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, pemberian kode data, klasifikasi berdasarkan teori Kurt Lewin, validasi ahli, serta interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal tokoh utama terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu konflik mendekat–mendekat (approach–approach conflict), konflik menghindar–menghindar (avoidance–avoidance conflict), dan konflik mendekat–menghindar (approach–avoidance conflict). Di antara ketiga bentuk tersebut, konflik mendekat–menghindar merupakan konflik yang paling dominan karena tokoh utama sering menghadapi satu pilihan yang mengandung konsekuensi positif sekaligus negatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teori Kurt Lewin mampu menjelaskan dinamika konflik internal tokoh secara sistematis sehingga memberikan kontribusi terhadap kajian psikologi sastra, khususnya dalam analisis konflik batin tokoh dalam karya sastra.