Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluasi Simpangan Pada Bangunan Bertingkat Beton Bertulang berdasarkan Analisis Pushover dengan Metode ATC-40 Zebua, Dermawan; Wibowo, Leonardus Setia Budi; Cahyono, M. Shofwan Donny; Ray, Norman
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 2: September 2020
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jprs.v3i2.2475

Abstract

Indonesia is an area prone to earthquakes. Earthquakes caused by the movement of the earth's plates are the biggest cause of earthquakes that will cause damage to the building structure. Earthquakes occurring in Indonesia often cost lives. However, it is certain that the cause of the loss of life is not directly caused by the earthquake, but caused by the destruction of the building that caused the collapse in the building.The purpose of writing the research is to determine the performance criteria of the university building's seismic performance from the performance point value using the ATC-40 code, showing the melamine scheme (plastic joint distribution) occurring from the calculation of the software program, knowing the collapse pattern of the building so it can be known the joints Suffered damage and suffered destruction of pushover analysis.From the results of the study, the structure of the building is able to provide nonlinear behavior indicated by the initial phase and the majority of plastic joints occur in new beam elements and then column elements. The performance level of the structure enters the criterion of operational which means that minor structural and building damage can be reused immediately.
Studi Angka Koefisien Korelasi Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Berdasarkan Umur & Bentuk Benda Uji Standar SNI 03-2847-2002 Norman Ray
AGREGAT Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.56 KB) | DOI: 10.30651/ag.v1i2.338

Abstract

ABSTRACTPrediction of compressive strength of concrete when a initial age is very necessary to determine whether the concrete reaches the specifications and as a quality control of concrete, and finally determine the solution of action if the concrete had failured. Codes / research have been issued for a prediction (correlation ratio) but research on the correlation in high quality concrete has not been widely discussed. This study aimed to obtain age correlation ratio and speciment form correlation for high strength concrete compressive strength. Analysis using statistical probability of the normal distribution. The test results showed that the use of high strength concrete will increase  the concrete compressive strength correlation than normal quality,  correlation ratio in high quality concrete at the age 3,7,14,21,28 days was 0.40 0.68 0.91 0.94 1. Correlation ratio on high quality concrete was still above the normal strength concrete correlations. While the ratio of correlation different shape speciment of cylindrical form φ = 15, t = 30 to  15:15:15 cube is equal or with the number of correlation of 1(one). This indicates that use of different shape speciment are not  to be influence to concrete strength.Keywords: high strength concrete, ratio correlation of concrete age, ratio correlation of concrete speciment ABSTRAKPrediksi kekuatan tekan beton saat umur muda sangat diperlukan untuk meyakinkan apakah beton mencapai spesifikasi yang direncanakan dan sebagai kontrol kualitas pekerjaan beton (Quality Control), dan akhirnya menentukan tindakan selanjutnya jika beton tidak memenuhi harapan. Beberapa aturan/ rekomendasi telah dikeluarkan untuk mengatur tentang prediksi (angka korelasi) sebelumnya namun penelitian tentang angka korelasi pada beton mutu tinggi belum banyak dibahas. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan angka korelasi umur dan rasio angka korelasi bentuk kuat tekan beton mutu tinggi. Analisa data menggunakan statistik probabilitas dalam distribusi normal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Penggunaan beton mutu tinggi akan meningkatkan angka korelasi umur kuat tekan beton dibanding mutu normal, angka korelasi  umur pada beton mutu tinggi pada umur 3,7,14,21,28 hari adalah 0,40 0,68 0,91 0,94 1. Nilai korelasi umur pada beton mutu tinggi ternyata masih di atas angka korelasi beton mutu normal. Sedangkan rasio angka korelasi bentuk benda uji dari silinder ϕ=15,t=30 ke kubus 15.15.15 adalah sama besar atau dengan angka korelasi sebesar 1. Hal ini menandakan bahwa penggunaan bentuk benda uji silinder atau yang lain tidak memberikan pengaruh perbedaan korelasi kekuatan tekannyaKata kunci: beton mutu tinggi, angka korelasi umur beton, angka korelasi bentuk benda uji 
STUDI PERENCANAAN SPILLWAY MORNING GLORY PADA BENDUNG WAI WOKI KABUPATEN NGADA PANJI PRAYOGA; Leonardus Setia Budi Wibowo; Muhammad Shofwan Donny Cahyono; Norman Ray
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.978

Abstract

The spillway construction is one of the components of a dam which has function to protect the dam from overtopping during a flood. Wai Woki’s dam is the object on this plan, it is planned to use the type of morning glory spillway. The spillway is a structure that is used to control the release of water flowing from the dam to the downstream areas, shaped tower / funnel which is very effective for dams that do not have sufficient space for the overflow of other spillway types. The planned dam has a period of 100 years with a watershed area of 38,25 km2 and length of the river 9,61 km as well as the daily rainfall data as much as 10 years. From the results of the study obtained that spillway top elevation is +120.00 MASL with maximum flood discharge 90,39 m3 / sec at an elevation of +121,25. The structure height 30 meters with the peak of diameter is 6 meters and a diameter of conduit is 4,5 meters. The lenght of the tunnel conduit is 212,065 meter. As well as the wall thickness of 0.40 meters with a reinforcement horizontal and vertical D24-150 mm. Keywords: morning glory spillway, pelimpah corong, spillway
STUDI PENGARUH VARIASI TIPE PENGAKU DIAGONAL PADA STRUKTUR BANGUNAN BAJA BERTINGKAT TERHADAP PERPINDAHAN LATERAL CLEMENT KRISTIANTO HALIM; Leonardus Setia Budi Wibowo; Muhammad Shofwan Donny Cahyono; Norman Ray
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.1043

Abstract

Pada studi ini dilakukan analisis terhadap kinerja struktur bangunan baja bertingkat (5 dan 15 lantai) dengan 3 variasi tipe pengaku diagonal (Inverted V, Single Diagonal dan X-Bracing) dan gedung terbuka. Analisis dilakukang dengan bantuan software SAP 2000 v14. Hasil dari analisis ini akan dibandingkan dari 4 tipe gedung dan 2 jenis ketinggian. Melalui studi analisis ini dilakukan perbandingan perpindahan dan simpangan masing-masing gedung. Gedung dengan tambahan pengaku diagonal memiliki nilai perpindahan yang lebih kecil dibanding struktur gedung terbuka. Gedung dengan tipe pengaku diagonal X-Bracing mampu mereduksi perpindahan paling besar dengan presentase 30,78% untuk gedung 5 lantai dan 18,84% untuk gedung 15 lantai. Taraf kinerja struktur bangunan 5 lantai termasuk dalam Immediate Occupancy untuk semua variasi pengaku diagonal. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tipe pengaku diagonal X-Bracing paling efektif dapat meningkatkan kekakuan, kekuatan dan stabilitas struktur.
Studi Analisis Bangunan Bertingkat Beton Bertulang Akibat Perbedaan Kondisi Tanah Di Kota Samarinda Lawono Felix Juwono Ifandy Natalio; Norman Ray
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 6 No 1 (2022): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2022
Publisher : Universitas Widya Kartika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak aspek kehidupan yang memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu penunjang kegiatan manusia. Salah satunya bidang konstruksi dimana sebagian besar wilayah Indonesia bagian Timur mulai dari Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, hingga Papua merupakan fokus dari pembangunan konstruksi saat ini. Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur menjadi sorotan karena adannya pernyataan Presiden pada tanggal 26 Agustus 2019 lalu terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari pulau Jawa ke Kalimantan tepatnya di kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Karta Negara. Dari segi lokasi, kota Samarinda berdekatan dengan Ibu Kota baru nantinya. Oleh sebab itu pembangunan yang dimaksud berfokus pada gedung perkantoran dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Samarinda. Maka dari itu diperlukan analisa terlebih dahulu secara matematis dan penghitungan pondasi yang matang agar proyek berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. Analisa gedung beton bertulang menggunakan metode statik ekivalen dimana nilai yang didapat nantinya berupa besar gaya geser gempa, desain penulangan struktur, serta nilai simpangan dari masing-masing jenis tanah yang ada.
Analisis Manajemen Konstruksi Proyek Pada Pembangunan Gudang Baja Di Kenjeran, Surabaya Wilson Suryawan; Muhammad Shofwan Donny Cahyono; Yoanita Eka Rahayu; Norman Ray
Jurnal Anggapa Vol 2 No 1 (2023): ANGGAPA April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi kerap kali mengalami masalah jika manajemen konstruksi dalam proyek tersebut tidak direncanakan dengan baik. Manajemen konstruksi yang baik diperlukan untuk mengoptimalisasi jadwal dan juga biaya agar didapatkan penjadwalan yang tepat waktu dan juga biaya yang optimal. Penjadwalan yang optimal dari segi optimasi hubungan antar aktivitas serta resources yang tersedia serta dengan mengoptimalisasi biaya dapat menjadi kunci untuk mendapatkan realisasi proyek konstruksi yang baik. Analisis Manajemen konstruksi dilakukan pada proyek pembangunan gudang baja di Kenjeran guna mengetahui waktu dan biaya optimum. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder serta tinjauan pustaka tentang metode optimasi pada penjadwalan proyek konstruksi. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan optimasi dengan bantuan aplikasi Ms.project, dengan menginput data yang berupa uraian kegiatan, analisa biaya peraktivitas, jumlah resources yang dibutuhkan, volume akvitas serta membuat hubungan antar akvititas. Dengan melakukan penambahan tenaga kerja serta menekan durasi dan juga merubah hubungan antar akvitias, manajemen konstruksi pembangunan gudang baja di Kenjeran dapat menjadi lebih optimal, dengan durasi awal 148 hari dan biaya awal Rp 709.872.500 dan durasi setelah optimasi menjadi 117 hari dengan biaya setelah optimasi terjadi pengurangan biaya sebesar Rp 133.158.548
STUDI ANALISIS BANGUNAN BERTINGKAT BETON BERTULANG AKIBAT PERBEDAAN KONDISI TANAH DI KOTA SAMARINDA Lawono Felix Juwono Ifandy Natalio; Norman Ray
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 6 No 1 (2022): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2022
Publisher : Universitas Widya Kartika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak aspek kehidupan yang memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu penunjang kegiatan manusia. Salah satunya bidang konstruksi dimana sebagian besar wilayah Indonesia bagian Timur mulai dariKalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, hingga Papua merupakan fokus dari pembangunan konstruksi saat ini. Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur menjadi sorotan karena adannya pernyataan Presiden pada tanggal 26 Agustus 2019 lalu terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari pulau Jawa ke Kalimantan tepatnya di kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Karta Negara. Dari segi lokasi, kota Samarinda berdekatan dengan Ibu Kota baru nantinya. Oleh sebab itu pembangunan yang dimaksud berfokus pada gedung perkantoran dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Samarinda. Maka dari itu diperlukan analisa terlebih dahulu secara matematis dan penghitungan pondasi yang matang agar proyek berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. Analisa gedung beton bertulang menggunakan metode statik ekivalen dimana nilai yang didapat nantinya berupa besar gaya geser gempa, desain penulangan struktur, serta nilai simpangan dari masing-masing jenis tanah yang ada.
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PROYEK PADA PEMBANGUNAN GUDANG BAJA DI KENJERAN, SURABAYA Suryawan, Wilson; Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Rahayu, Yoanita Eka; Ray, Norman
Jurnal Anggapa Vol 2 No 1 (2023): ANGGAPA Volume 2 No 1 April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v2i1.467

Abstract

Sektor konstruksi kerap kali mengalami masalah jika manajemen konstruksi dalam proyek tersebut tidak direncanakan dengan baik. Manajemen konstruksi yang baik diperlukan untuk mengoptimalisasi jadwal dan juga biaya agar didapatkan penjadwalan yang tepat waktu dan juga biaya yang optimal. Penjadwalan yang optimal dari segi optimasi hubungan antar aktivitas serta resources yang tersedia serta dengan mengoptimalisasi biaya dapat menjadi kunci untuk mendapatkan realisasi proyek konstruksi yang baik. Analisis Manajemen konstruksi dilakukan pada proyek pembangunan gudang baja di Kenjeran guna mengetahui waktu dan biaya optimum. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder serta tinjauan pustaka tentang metode optimasi pada penjadwalan proyek konstruksi. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan optimasi dengan bantuan aplikasi Ms.project, dengan menginput data yang berupa uraian kegiatan, analisa biaya peraktivitas, jumlah resources yang dibutuhkan, volume akvitas serta membuat hubungan antar akvititas. Dengan melakukan penambahan tenaga kerja serta menekan durasi dan juga merubah hubungan antar akvitias, manajemen konstruksi pembangunan gudang baja di Kenjeran dapat menjadi lebih optimal, dengan durasi awal 148 hari dan biaya awal Rp 709.872.500 dan durasi setelah optimasi menjadi 117 hari dengan biaya setelah optimasi terjadi pengurangan biaya sebesar Rp 133.158.548
Pengukuran Desain Ketahanan Bangunan Baja Tahan Gempa Menggunakan SAP 2000 Salim, Ricardo; Pratama Intan, Reynaldo; Ray, Norman; Shofwan Donny Cahyono, Muhammad
Jurnal Anggapa Vol 2 No 2 (2023): ANGGAPA Volume 2 No 2 November 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v2i2.620

Abstract

Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya bencana di Indonesia, wilayah yang rawan gempa, perlu dibangun struktur yang tahan gempa. Secara umum, pengaturan obstruksi gempa tremor tergantung pada penyelidikan primer yang fleksibel dengan menerapkan variabel beban untuk mereproduksi kondisi ekstrim (ekstrim). Namun, struktur runtuh menunjukkan perilaku inelastis selama gempa bumi. Untuk menjamin kinerja gedung yang memuaskan saat terjadi gempa, diperlukan evaluasi untuk memperkirakan perilaku inelastisnya. Analisis pushover yang merupakan bagian dari program SAP2000 dapat digunakan untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja ini. Namun demikian, dengan pengecualian metode Spektrum Kapasitas, poin-poin evaluasi kinerja harus ditentukan secara manual dengan menggunakan berbagai pendekatan. Perilaku keruntuhan struktur sebagai respons terhadap gempa dijelaskan dengan analisis pushover (beban dorong statis), analisis statik nonlinier. Titik unjuk kerja adalah perpindahan maksimum yang terjadi pada suatu struktur saat terjadi gempa sesuai rencana. Studi kasus pada portal baja 3D sampai pada kesimpulan bahwa metode Spektrum Kapasitas (ATC 1996) memberikan nilai terendah (non-konservatif), sedangkan metode Koefisien Displacement FEMA-356 (ASCE 2000) adalah salah satu yang digunakan untuk menghitung poin kinerja. Pemeriksaan lemah juga menunjukkan bahwa ada kontras dalam kelenturan pintu masuk ke segala arah, yang merupakan data penting untuk memperkirakan kemungkinan gempa besar.
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA BASEMENT GRAND DHARMAHUSADA LAGOON SURABAYA Yulina, Yulina; Ray, Norman; Wibowo, Leonardus Setia Budi; Cahyono, M. Shofwan Donny
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 2 No 1 (2018): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2018
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.59 KB)

Abstract

Surabaya merupakan salah satu kota Metropolitan di Jawa Timur yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang berat dan cukup pesat, terutama pada sektor jasa properti dan jasa perdagangan. Lahan parkir merupakan salah satu permasalahan bagi pengembangan untuk pemilik modal. Hal ini terjadi pada proyek Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya dalam perencanaan awal akan dibangun kontruski gedung dengan 49 lantai. Namun, ternyata kebutuhan lahan parkir tersebut masih sangat dibutuhkan untuk penghuni apartemen.Oleh karena itu diperlukan bangunan basement dengan kedalaman 9m, dengan masing-masing antarlantai basement memiliki tinggi 3m.Tujuan utama dari pembuatan publikasi ini adalah untuk merencanakan dinding penahan untuk menjaga kestabilan struktur basement dan mencegah keruntuhan tanah disekelilingnya. Diaphragm Wall, dan Secant Pile merupakan dua jenis dinding penahan tanah yang dibandingkan guna mendapat hasil rancangan yang optimal.Adapun metode perencanaan yang menjadi salah satu langkah awal menentukan kedalaman dinding penahan tanah, kemudian dilakukan perencanaan yang mendetail untuk kedua jenis dinding penahan tanah tersebut, sehingga akhirnya dapat dilakukan perbandingan dari beberapa parameter tanah dan perhitungannya untuk memilih salah satu jenis dinding penahan tanah yang akan diterapkan pada basement Grand Dharmahusada Lagoon . Hasil yang diperoleh adalah dipilihnya perencanaan pembangunan dinding penahan tanah Secant Pile, dengan panjang 28m dan 14D19. Dari analisa stabilitas menggunakan program Plaxisdidapatkan hasil nilai defleksi maksimum sebesar 22,87mm .