Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Penyuluhan Berbasis Aplikasi Canva di BPP Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara Syamsuddin; Ahmad Syukur Daming; I Nyoman Arnama
Abdimas Langkanae Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jpm.v2i1.54

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melibatkan mitra yaitu BPP Kecamatan Bone-Bone. Mitra pengabdian ini berlokasi di Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah penyuluh dari BPP Kecamatan Bone-Bone dan Tanalili. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memanfaatkan pembuatan media penyuluhan pertanian berbasis Aplikasi Canva sehingga penggunaan media penyuluhan akan memberikan dampak dalam peningkatan pengetahuan dan kapasitas penyuluh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan. Adapaun tahap-tahap yang dilakukan mulai dari tahap awal, persiapan, pelaksanaan, sampai dengan tahap akhir. Adapun hasil pelatihan ini adalah para penyuluh yang mengikuti kegiatan ini dapat membuat berbagai media penyuluhan pertanian yang menarik, efektif dan informatif dengan memanfaatkan aplikasi Canva
Pelatihan Pendampingan Pengolahan Bahan Lokal Sagu Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Berupa Aneka Penganan Safaruddin Safaruddin; Syamsuddin Syamsuddin; Maryam Mangkunegara; I Nyoman Arnama
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.383

Abstract

Kegiatan diversifikasi pangan diarahkan kepada pengembangan plasma nutfah hayati lokal dan penganekaragam olahan pangan yang berbahan baku selain beras yang dikembangkan sesuai potensi daerah, dimana setiap daerah memiliki komoditi unggulan. Permasalahan yang dihadapi adalah pemanfaatan sagu di Desa Bantimurung, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara pada umumnya masih dalam bentuk pangan tradisional. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk melakukan pendampingan dan pelatihan bahan lokal sagu menjadi aneka penganan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek. Output utama dari kegiatan pengabdian masyarakat pada KWT yakni keripik india dan aneka kue kering yang berbahan baku tepung sagu, penyampaian materi tentang pemasaran produk, pembuatan label produk dan sosialisasi terkait keamanan pangan dari produk yang dibuat. Pengabdian ini dilaksanakan diawali dengan pelaksanaan sosialisasi, bimbingan dan pelatihan olahan tepung sagu menjadi aneka penganan. Hasil pelaksanaan pelatihan memberikan gambaran bahwa secara umum peserta sudah memiliki keterempilan dasar terkait proses pengolahan aneka penganan berbahan tepung sagu khususnya keripik dan aneka kue kering. Penggunaan tepung sagu untuk pembuatan aneka penganan berupa keripik dan aneka kue kering memang belum dapat menciptakan aneka penganan yang rasa dan kualitasnya sama persis jika menggunakan tepung terigu.
Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Pupuk Kompos dengan Analisis SWOT (Studi Kasus: Tunas Mandiri Kota Palopo): Marketing Strategies to Increase Sales of Compost Fertilizer with SWOT Analysis (Case Study: Tunas Mandiri Palopo) Syamsuddin Syamsuddin
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 2 (2022): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.189 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v10i2.1858

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan strategi pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan pupuk kompos. Penelitian ini dilaksanakan pada usaha Tunas Mandiri Palopo yang berlokasi di Kel. Songka Kec. Wara Selatan Kota Palopo. Waktu pelaksanaan penelitian selama 2 (dua) bulan, yang dimulai pada bulan Maret-April 2022. Penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 6 orang, meliputi 1 (satu) orang pemilik usaha dan 2 (dua) orang karyawan sedangkan responden eksternal yaitu 1 (satu) orang dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo serta 2 (dua) orang pelanggan tetap. Data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil Matriks IFE dan EFE menunjukkan bahwa posisi usaha pupuk kompos Tunas Mandiri Palopo berada pada kuadran 1 mendukung kebijakan dalam pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy). Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT menunjukkan bahwa untuk menciptakan strategi pemasaran untuk dapat meningkatkan penjualan pupuk kompos Tunas Mandiri Palopo dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan segala peluang yang dimiliki. The purpose of this research is to determine the marketing strategy in increasing the sales volume of compost fertilizer. This research was conducted at the Tunas Mandiri Palopo business located in Kel. Songka District. South Wara Palopo City. The time of this research was carried out for 2 months, starting in March-April 2022. Determination of respondents using purposive sampling technique The number of respondents in this study was 6 people, including 1 (one) business owner and 2 (two) employees while respondents external, namely 1 (one) person from the Department of Agriculture, Livestock and Plantation of Palopo City and 2 (two) regular customers. The data obtained will then be analyzed using SWOT analysis. Based on the IFE and EFE Matrix, it shows that the position of the Palopo Tunas Mandiri Compost fertilizer business is in quadrant 1 supporting an aggressive growth strategy (Growth oriented strategy). Based on the results of the SWOT matrix analysis, it shows that to create a marketing strategy to increase sales of Tunas Mandiri Palopo compost by using strengths to take advantage of all opportunities.
Pengaruh Aktivitas Pertanian Terhadap Konservasi Mata Air Umbul di Desa Tombang Biru Kecamatan Sukamaju: Influence of Agricultural Activities on Conservation of the Umbul Spring in Tombang Biru Village Sukamaju District Abdul Rais; I Nyoman Arnama; Safaruddin Safaruddin; Syamsuddin Syamsuddin
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 3 (2022): PERBAL: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.26 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v10i3.2106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas pertanian terhadap upaya konservasi sumber mata air Umbul di Desa Tombang Biru Kecamatan Sukamaju, peran masyarakat dalam aktivitas kegiatan pertanian dan pengunjung sumber mata air Umbul dalam melestarikan dan melakukan konservasi mata air. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, waawancara dan dokumentasi. Teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil peneltian menunjukan bahwa aktivitas pertanian telah berpengaruh terhadap sumber mata air dan upaya-upaya konservasi sumber mata air masih cenderung kurang, dimana masih banyak masyarakat yang bersikap acuh terhadap tingkat kebersihan sumber mata air umbul. Dimana masih banyak ditemukan perilaku masyarakat dan pengunjung yang masih membuang sampah disekitar sumber mata air umbul. This study aims to determine the effect of agricultural activities and conservation efforts of the Umbul Springs in Tombang Biru Village, Sukamaju District, the role of the community in agricultural activities and visitors to the Umbul springs in conserving and conserving the springs. Data collection techniques using observation techniques, interviews and documentation. qualitative descriptive analysis technique. The results of the research show that agricultural activities have an effect on springs and conservation efforts for springs are still lacking, where there are still many people who are indifferent to the level of cleanliness of the pennant springs. Where there is still a lot of behavior from the community and visitors who still throw garbage around the Umbul spring.
RESPON APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis J) TERHADAP PRODUKSI BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) I Nyoman Arnama; Abdul Rais; Safaruddin Safaruddin; Syamsuddin Syamsuddin; Ahmad Syukur Daming
Journal TABARO Agriculture Science Vol 7, No 1: MEI 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tabaro.v7i1.2299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan produksi bawang daun varietas fragrant 961. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidomakmur, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, dimulai pada bulan Oktober sampai Desember 2020. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yakni P0 (tanpa perlakuan), P1 (Tanah 1 Kg:kompos tandan kosong kelapa sawit 1 Kg), P2 (Tanah 1 Kg:kompos tandan kosong kelapa sawit 1,5 Kg), P3 (Tanah 1 Kg:kompos tandan kosong kelapa sawit 2 Kg) dan P4 (Tanah 1 Kg:kompos tandan kosong kelapa sawit 2,5 Kg) yang diulang sebanyak 5 kali. Data dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5% dan 1%, dan apabila F hitung perlakuan lebih besar dari F table 5% dan 1% maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengamatan jumlah daun perlakuan yang menunjukkan nilai terbaik dengan nilai rata-rata jumlah daun 3,78 helai, berbeda sangat nyata pada perlakuan P0 dan tidak berbeda nyata pada perlakuan P1, P3 dan P4. Sedangkan berat segar pada perlakuan P3 memperlihatkan nilai terbaik dengan rata-rata 5,01 gr, yang berbeda sangat nyata pada perlakuan P0 akan tetapi tidak berbeda nyata pada perlakuan P1, P2 dan P4. 
Peran Penyuluh Pertanian terhadap Peningkatan Produksi Usahatani Kakao di Desa Salujambu Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu Syamsuddin, Syamsuddin
Wanatani Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi usahatani kakao di Desa Salujambu Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, ada  beberapa   teknik  pengumpulan  data   yang   digunakan   yaitu   melakukan observasi, wawancara, pengisian kuesioner dan dokumentasi. Total populasi pada penelitian ini berjumlah 19 orang diantaranya adalah petani kakao 17 orang dan penyuluh 2 orang. Oleh karena itu Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah metode purposive sampling atau secara sengaja. Sampel dalam penelitian ini adalah 17 petani kakao dan 1 Penyuluh Pertanian di Desa Salujambu dan 1 Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lamasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data pengukuran Skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi usahatani kakao dimana berdasarkan peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator dengan skor 371 dengan kategori baik, peran penyuluh pertanian sebagai inovator dengan skor 410 dengan kategori sangat baik, peran penyuluh pertanian sebagai motivator dengan skor 406 dengan kategori sangat baik, peran penyuluh pertanian sebagai dinamisator dengan  skor 356 dengan  kategori baik, peran  penyuluh pertanian sebagai edukator menunjukkan skor 422 dengan kategori sangat baik. Sehingga jumlah keseluruhan dari peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator, inovator, motivator, dinamisator dan edukator yaitu 1.965 pada kisaran interval 1.615 –1.994 dengan kategori baik.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN MALANGKE SEBAGAI KEKUATAN EKONOMI KELUARGA DAERAH PESISIR Syamsuddin Syamsuddin; Nirsal Nirsal; Nur Annisa; Andi Jumardi; Aryadi Nurfalaq; Nurasia Nurasia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33263

Abstract

Abstrak: Kelompok Nelayan Malangke menghadapi masalah produktivitas hasil tangkapan yang rendah, penyimpanan ikan yang tidak efisien, serta keterbatasan akses pasar. Tujuan program ini adalah meningkatkan keterampilan nelayan dalam teknologi penangkapan, pengolahan, dan pemasaran hasil laut. Kelompok Nelayan Malangke beranggotakan 25 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini meliputi pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi. Materi kegiatan yang diberikan kepada mitra yakni., Strategi Manajemen Usaha Perikanan, Penggunaan GPS Fish Finder, Diversifikasi olahan ikan berbasis frozen food serta Strategi pemasaran digital untuk produk olahan ikan. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung dan pembagian kuesioner kepada peserta yang berisi 12 item pertanyaan untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta dalam aspek manajemen usaha perikanan, penggunaan GPS Fish Finder, Pengolahan ikan (frozen food) dan pemasaran digital dan praktik mitra setelah diberikan pelatihan dan pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan teknologi sebesar 85%, kemampuan manajemen usaha sebesar 70%, serta peningkatan pendapatan hingga 40% dari penjualan produk olahan ikan. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi pesisir melalui pendekatan berkelanjutan berbasis IPTEK.Abstract: The Malangke Fishermen Group faces problems of low catch productivity, inefficient fish storage, and limited market access. The goal of this program is to improve fishermen's skills in fishing, processing, and marketing technology for seafood. The Malangke Fishermen Group has 25 members. The methods used in this community empowerment activity include training, mentoring, and socialization. The activity materials provided to partners are, Fisheries Business Management Strategy, Use of GPS Fish Finder, Diversification of frozen food-based fish processing and Digital marketing strategy for processed fish products. Evaluation was carried out through direct observation and distribution of questionnaires to participants containing 12 questions to determine the increase in participants' understanding of aspects of fisheries business management, use of GPS Fish Finder, fish processing (frozen food) and digital marketing and partner practices after being given training and mentoring. The results showed an increase in technological skills by 85%, business management capabilities by 70%, and an increase in income of up to 40% from the sale of processed fish products. This program contributes to coastal economic empowerment through a sustainable approach based on science and technology.
Determinasi Kepuasan Mitra terhadap Keputusan Repeat Order Produk Komersil di Perum Bulog Kantor Cabang Palopo Umi Wuryani; Syamsuddin Syamsuddin; Abdul Rais
Wanatani Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Februari-Juni
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/wanatani.v6i1.646

Abstract

Penelitian ini berfokus pada identifikasi determinasi kepuasan mitra terhadap keputusan repeat order produk komersil di Perum BULOG Kantor Cabang Palopo. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yaitu pendekatan deskriptif kuantitatif dengan lokasi kajian di Perum Bulog Kantor Cabang Palopo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terhadap pegawai BULOG, serta wawancara dan survei kepada 25 mitra produk komersil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data statistik dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25 melalui metode regresi linear berganda. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa uji parsial terhadap kualitas produk, harga produk, dan kualitas pelayanan memiliki dampak positif serta signifikan terhadap keputusan repeat order. Sedangkan variabel ketersediaan barang menunjukkan koefisien negatif sehingga tidak signifikan secara statistik. Secara simultan menunjukkan nilai F hitung > F tabel yakni 6,906 > 2,25 dengan nilai signifikan 0,001 < α = 0,10, sehingga keempat variabel independen tersebut terbukti berpengaruh nyata terhadap keputusan repeat order dengan koefisien determinasi sebesar 58%, sedangkan 42% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
Perbandingan Produktivitas dan Pendapatan Usahatani Padi Varietas MR 219 dan Inpari 9 di Desa Sidomakmur Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara: Comparison of Productivity and Income of Rice Farming Varieties MR 219 and Inpari 9 in Sidomakmur Village Tana Lili District North Luwu Regency Safaruddin Safaruddin; I Nyoman Arnama; Syamsuddin Syamsuddin; Abdul Rais; Sri Hastuty Saruman
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 11 No. 3 (2023): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v11i3.3026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah antara varietas MR 219 dan Inpari 9 di Desa Sidomakmur Kecamatan Tana Lili Kabupaten Luwu Utara. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan sistem random sampling. Penelitian ini menggunakan dua data yaitu data sekunder dan data primer yang diperoleh dengan observasi langsung menggunakan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas MR 219 memberikan pendapatan lebih bagi petani padi dibandingkan dengan varietas Inpari 9, varietas MR 219 sebesar Rp.47.884.831,- dibandingkan varietas Inpari 9 yang hanya Rp. 42.351.964,-. Jika dibandingkan dengan pendapatan keduanya, disini terlihat jelas perbedaan pendapatan yang dimana pendapatan tertinggi yaitu varietas MR 219 lebih tinggi dibandingkan dengan Inpari 9. Alasan petani menanam padi varietas MR 219 adalah karena proses penanamannya yang lebih mudah, hasil produksi lebih tinggi serta lebih disenangi oleh pasar sehingga dapat memberikan keuntungan yang lebih baik kepada petani. This research aims to determine the differences in productivity and income from lowland rice farming between the MR 219 and Inpari 9 varieties in Sidomakmur Village, Tana Lili District, North Luwu Regency. This research method is quantitative descriptive. Sampling was carried out using a random sampling system. This research uses two data, namely secondary data and primary data obtained by direct observation using research instruments. The results of this research show that the MR 219 variety provides more income for rice farmers compared to the Inpari 9 variety, the MR 219 variety which is IDR 47,884,831 compared to the Inpari 9 variety which is only IDR 42,351,964. When compared with the income of the two, here the difference in income is clearly visible, where the highest income, namely the MR 219 variety, is higher than the Inpari 9. The reason farmers plant the MR 219 rice variety is because the process of receiving the results is greater, as well as getting higher profits.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Sebagai Bahan Baku Pangan: Inovasi Pengabdian Masyarakat di Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Lingkungan Sri Hastuty; Syamsuddin Syamsuddin; Erni Firdamayanti; Marlia Muklim
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.677

Abstract

Kabupaten Luwu merupakan salah satu sentra perkebunan kakao di Sulawesi Selatan yang menghasilkan potensi limbah kulit kakao sangat besar. Sekitar 70–80% bagian buah kakao berupa kulit terbuang dan sering dibiarkan menumpuk, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Padahal, kulit kakao mengandung serat pangan, antioksidan, dan senyawa bioaktif yang dapat diolah menjadi bahan baku pangan bernilai tambah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada siswa dan guru UPT SMA Negeri 4 Kabupaten Luwu dalam memanfaatkan limbah kulit kakao sebagai bahan pangan inovatif guna meningkatkan nilai ekonomi dan kesadaran lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2026 melalui pendekatan penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pengolahan kulit kakao menjadi produk pangan sederhana. Hasil pelaksanaan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan peserta mengenai potensi gizi dan nilai ekonomis kulit kakao, peningkatan keterampilan praktis dalam tahap pengolahan (pembersihan, pengeringan, penghalusan, hingga pembentukan produk), serta tumbuhnya kesadaran lingkungan dan minat kewirausahaan berbasis potensi lokal. Respons positif dari pihak sekolah dan antusiasme siswa menandakan keberhasilan program ini sebagai model pengabdian masyarakat berbasis sekolah yang mengintegrasikan aspek pendidikan, ekonomi kreatif, dan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui penambahan durasi praktik, penyediaan peralatan yang memadai, serta integrasi ke dalam program ekstrakurikuler atau pembelajaran kewirausahaan di sekolah.