Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Konsep Pendidikan Anak dalam Pemikiran Ibnu Sina di Pondok Pesantren Daar El Qolam 3 Tangerang Tri Joko Susanto; Yusuf Rohmadi; Islah Gusmian
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i2.8966

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji relevansi pemikiran pendidikan anak Ibnu Sina dalam praktik pendidikan pesantren modern yang menekankan pengembangan holistik.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan anak menurut Ibnu Sina serta implementasinya di Pondok Pesantren Daar El Qolam 3 Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar prinsip pendidikan Ibnu Sina telah terimplementasi dalam sistem pendidikan pesantren, khususnya dalam pembiasaan akhlak melalui ibadah berjamaah, keteladanan guru, serta pengawasan musyrif yang intensif. Pengembangan intelektual santri dilakukan melalui kurikulum terpadu yang mencakup hafalan, pemahaman, dan kegiatan analitis, sejalan dengan konsep pembelajaran bertahap Ibnu Sina. Lingkungan pesantren yang disiplin, terstruktur, dan berbasis asrama juga mendukung pembentukan karakter holistik santri. Namun, aspek logika dan filsafat belum terintegrasi secara optimal dalam kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan di Daar El Qolam 3 selaras dengan pemikiran Ibnu Sina dan berimplikasi pada pentingnya penguatan kurikulum berbasis integrasi antara nilai klasik dan kebutuhan pendidikan modern
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Kisah Nabi Khiḍir dan Nabi Musa Berdasarkan Perspektif Deep Learning wisnu susanto; Islah Gusmian
AL-IBANAH Vol. 11 No. 1 (2026): Journal Al-Ibanah
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/9cwd9y37

Abstract

Education, as a continually evolving phenomenon, has adopted a deep learning approach, exemplified in the story of Prophet Khiḍir. This narrative emphasizes that learning involves profound experiences and reflection, rather than mere knowledge transfer. Through the events in the story of Prophet Musa and Khiḍir, it becomes evident how direct experiences can provide deeper meaning and understanding within the educational context. This study aims to identify essential elements of deep learning that can be integrated into the educational curriculum in Indonesia, while also addressing challenges in implementing the Merdeka curriculum. Utilizing a qualitative approach and analysis of the Quranic text, this research reveals the relevance of education within a religious context and underscores the importance of holistic learning. The findings indicate that the application of deep learning principles in the story of Prophet Khiḍir can offer new insights into the advancement of education for future generations.