Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Narrative Literature Review: Pengaturan Fleksibilitas Kerja sebagai Faktor yang mempengaruhi Motivasi Pekerja Generasi Milenial dan Generasi Z memilih Jenis Pekerjaan Sampingan di Era Tahun 2020-2024 Ni Luh Putu Sariani; Ni Wayan Ari Sudiartini; I Gusti Ayu WIrati Adriati; Ni Nengah Rupadi Kertiriasih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.3884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan fleksibilitas kerja sebagai faktor yang mempengaruhi motivasi pekerja generasi Milenial dan generasi Z memilih jenis pekerjaan Sampingan di Era Tahun 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan fleksibilitas kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi motivasi pekerja generasi milenial dan generasi Z dalam memilih jenis pekerjaan sampingan di era tahun 2020-2024. Bagi generasi milenial, pengaturan fleksibilitas kerja memungkinkan mereka untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan gaya hidup mereka. Sedangkan bagi generasi Z, pengaturan fleksibilitas kerja memberikan mereka kebebasan dan peluang untuk terus berkembang.
OPTIMALISASI PENGINPUTAN ABSENSI UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN PEGAWAI DI WEBSITE UNIT PENGADAAN BARANG DAN JASA Fenisa Latifatul Wahyuni; Ni Luh Putu Sariani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4005

Abstract

Pusat pemerintah Kabupaten Badung, khususnya di unit kerja pengadaan barang dan jasa, tidak terlepas dari masalah dalam menghadapi pengelolaan pegawai. Sebagai unit kerja dalam pemerintahan, kinerja pegawai di unit ini sangat penting untuk memastikan bahwa fungsi dan tugas instansi dapat dijalankan dengan optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode gabungan pendekatan observasi, wawancara dan evaluasi yang dilakukan sebagai alat untuk menilai kefektifan dalam upaya optimalisasi dari judul yang diangkat. Dengan optimalisasi yang dilakukan, sistem absensi menjadi lebih efisien dan otomatis, memungkinkan pegawai untuk fokus pada tugas-tugas inti mereka tanpa terganggu oleh proses absensi yang memakan waktu. Oleh karena itu, optimalisasi penginputan absensi tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga mendukung implementasi kebijakan disiplin secara konsisten di seluruh organisasi.
Edukasi lingkungan melalui pengelolaan sampah organik di SD Negeri 26 Pemecutan I Kadek Andre Setiawan Giri; Ni Luh Putu Sariani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38660

Abstract

Abstrak Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah semakin menonjol seiring meningkatnya aktivitas institusional dan domestik di kawasan perkotaan. Rendahnya pemahaman siswa tentang pengelolaan sampah organik menjadi hambatan dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Pendidikan lingkungan sejak jenjang sekolah dasar dinilai strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi lingkungan kepada siswa melalui pengelolaan sampah organik serta meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah. Mitra kegiatan adalah SD Negeri No. 26 Pemecutan dengan melibatkan 33 siswa sebagai peserta utama, didampingi oleh guru dan mahasiswa. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi dan edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan siswa antusias mengikuti sosialisasi, aktif dalam sesi tanya jawab, serta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik. Secara kuantitatif, rata-rata pemahaman siswa meningkat dari 2,00 pada pre-test menjadi 3,94 pada post-test untuk aspek pemahaman pengelolaan sampah organik, dari 1,97 menjadi 4,18 pada aspek pemanfaatan sampah organik, dan dari 2,03 menjadi 4,09 pada aspek keterlibatan siswa. Kata kunci: edukasi lingkungan; sampah organik; sekolah dasar; pengelolaan sampah; siswa. Abstract The problem of organic waste in the school environment is increasingly prominent along with the growing institutional and domestic activities in urban areas. Students' low understanding of organic waste management has become an obstacle in creating a clean and healthy school environment. Environmental education at the elementary school level is considered strategic in shaping environmentally conscious character from an early age. This community service activity aims to provide environmental education to students through organic waste management and to improve students' understanding and concern for the school environment. The activity partner was SD Negeri No. 26 Pemecutan, involving 33 students as main participants, accompanied by teachers and university students. The implementation method included socialization and education, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed that students were enthusiastic in participating in socialization, active in question and answer sessions, and improved understanding of organic waste management. Quantitatively, the average student score increased from 2.00 on the pre-test to 3.94 on the post-test for the aspect of organic waste management understanding, from 1.97 to 4.18 for the aspect of organic waste utilization, and from 2.03 to 4.09 for the aspect of student involvement. Keywords: environmental education; organic waste; elementary school; waste management; students.
Digitalisasi Administrasi untuk Efektivitas Penanganan Perkara Perdata di Law Office Denpasar Barat Lani Theana Wirawan; Ni Luh Putu Sariani
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2690

Abstract

This community service activity was carried out at the Law Office of I Made Ardana SH., MH., CIL., CPL., CPCLE., CBLC & Partners, located at Jalan Teuku Umar No. 121, Investama Block V, West Denpasar. The background of the activity is the continued use of manual recording, which risks causing delays in access to information and data errors. The main objective is to improve efficiency and accuracy through a digital system. The implementation was carried out in three stages: observation and discussion of needs, assistance in using Microsoft Excel, and evaluation through questionnaires. The results show that digitization facilitates record-keeping, speeds up access to information, and promotes a technology-based work culture. However, further training is still needed so that staff can adapt more optimally.
Pelatihan Dan Pengembangan Kompetensi SDM Di Tengah Perubahan Era Modern Ni Nengah Rupadi Kertiriasih; Ni Luh Putu Sariani; Ida Ayu Putu Megawati; I Putu Dony Indrayana; Kadek Adyatna Wedananta
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1214

Abstract

Perkembangan digitalisasi yang sangat pesat mengalami perubahan, sehingga menuntut sumber daya manusia pada saat ini untuk mampu mengikuti perkembangan tersebut. Praktek sumber daya manusia pun telah banyak mengalami perubahan sekaligus merubah dari manajemen sumberdaya manusia berorientasi tradisional menjadi berorientasi modern. Sumber daya manusia dituntut agar memiliki kompetensi digital yang relevan, seperti literasi teknologi, mampu analisis data, serta kemampuan berkolaborasi secara virtual. Tantangannya adalah apakah setiap perusahaan siap melakukan perubahan dan mampu mengelola sumber daya manusianya untuk menghadapi perubahan sehingga perusahaan mampu beradaptasi dengan perubahan. Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan strategi yang dapat dilakukan perusahaan yang dimaksudkan agar dapat meningkatankan kompetensi sumber daya manuasn dan mampu terus mengikuti tuntutan era modern. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pentingnya pelatihan dan pengembangan kompetensi sumber daya manuasia, mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang digunakan perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pengembangan serta mengkaji berbagai tantangan dan peluang. Strategi yang digunakan yakni model kompetensi ASTD (American Society for Training and Development). Model tersebut menjelaskan apa yang diperlukan agar seorang individu berhasil dalam bidang pelatihan dan pengembangan.
Cooperative learning innovation in internalizing the Tri Silas concept I Putu Dharmawan Pradhana; Ni Luh Made Pande Ariantini; Ni Luh Putu Sariani; Andreas Pratama Sihaloho; I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v10i12023p053

Abstract

Abstrak: Konsep Tri Silas merupakan salah satu kearifan lokal yang sangat efektif diterapkan di dalam dunia pendidikan, khususnya di dalam proses belajar mengajar yang bersifat nonformal. Hal ini menciptakan inovasi di bidang pendidikan dengan menitikberatkan pada perkembangan karakter pada peserta didik khususnya di bidang seni tari di Bali. Hal ini juga menarik apabila dikombinasikan dengan metode cooperative learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja para pelatih tari dalam menerapkan inovasi Pendidikan berbasis kearifan lokal oleh pelatih seni tari Sanggar Puri Agung JroKuta melalui internalisasi konsep Tri Silas. Para informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Triangulasi teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi dari konsep Tri Silas dan penerapan cooperative learning di Sanggar Seni Puri Agung JroKuta efektif diterapkan. Hal ini dilihat dari sinergi antara pelatih dan anak didik yang harmonis. Anak didik mendapatkan ilmu dalam seni tari sekaligus pengembangan karakter yang baik. Kinerja dari pelatih tari sangat optimal dalam membimbing anak-anak. Abstract: The Tri Silas concept is one of the local wisdoms that is very effectively applied in education, especially in non-formal teaching and learning processes. This creates innovation in the field of education by focusing on character development in students, especially in the field of dance in Bali. It is also interesting when combined with cooperative learning methods. This study aimed to determine the performance of dance trainers in implementing educational innovations based on local wisdom by dance trainers at Puri Agung JroKuta Art Studio by internalizing the Tri Silas concept. The informants were selected using a purposive sampling technique. Triangulation techniques used were observation, interviews, and documentation. The research results show internalization of the Tri Silas concept and the application of cooperative learning at the Puri Agung JroKuta Art Studio were effective. This is evident in the harmonious synergy between trainers and students. Students gain knowledge in the art of dance and develop good character. The performance of the dance trainer is very optimal in guiding the students.
Sosialisasi Urban Farming sebagai Upaya Peningkatan Edukasi Lingkungan Siswa SD Muhammadiyah 3 Denpasar: Urban Farming Socialization as an Effort to Improve Environmental Education of Students at SD Muhammadiyah 3 Denpasar Susana Rinny Cindy Tulle; Ni Luh Putu Sariani
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.12433

Abstract

SD Muhammadiyah 3 Denpasar, located in Tegal Kertha Village, Denpasar City, is a school situated in a densely urbanized area with limited green space, resulting in students having minimal exposure to farming activities and environmental education. Rapid urban development has reduced available green spaces and limited children's engagement with natural food systems, highlighting the need for practical, applicable education from an early age. This activity aimed to improve elementary school students' understanding of urban farming as part of environmental education. The method used was participatory socialization through material presentations, audiovisual media, and interactive discussions, with assessment conducted through pre-tests and post-tests. The results showed significant improvements across all indicators: urban farming definition from 25% to 83%, benefits from 33% to 83%, basic concepts from 17% to 75%, and plant examples from 33% to 92%. The activity fully achieved its objectives, as evidenced by all comprehension indicators reaching at least 75% on the post-test and by high levels of active student participation throughout the activity.