Desa Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan dalam pengelolaan aset desa yang masih bergantung pada sistem pencatatan manual menggunakan Microsoft Excel. Sistem ini memiliki berbagai keterbatasan dalam hal transparansi, akurasi data, dan aksesibilitas informasi bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pengembangan sistem manajemen aset berbasis website yang mudah diakses, aman, dan terstruktur. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari survei kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan, hingga implementasi dan evaluasi. Website yang dikembangkan mencakup fitur pencatatan aset real-time, pelacakan kondisi, dan pelaporan otomatis. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan aset desa. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya digitalisasi tata kelola desa yang berbasis konteks lokal dan dukungan aktif pemerintah desa.