Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Pendapatan Asli Daerah Melalui Kontribusi Pajak dan Retribusi Daerah dalam Meninjau Peraturan Daerah Pamekasan Kamaroellah, R. Agoes
Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) Vol 12 No 02 (2024): Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) : Desember 2024
Publisher : Unversitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/equilibrium.12.02.101-118

Abstract

The contribution of regional taxes and levies plays an essential role in the local government's development. The greater the original local government revenue, the greater the financing that the local government must issue to develop their region. This study aims to determine the size of the contribution of taxes collected by regions and local levies in increasing Original Local Government Revenue in the Pamekasan Regency from 2011 to 2017. This type of research was a quantitative descriptive study. Based on regional financial statistics, the results of local taxes and levies from 2011 to 2017 experienced fluctuating movements that impacted Original Local Government Revenue. It means that local taxes and levies contribute to increasing Original Local Government Revenue. On average, each year, the contribution of local taxes reached 13%, while for local levies, it reached 12% for Original Local Government Revenue. With this achievement, the Pamekasan district government can review regional provisions in the form of Local Government Regulation relating to the number of local tax rates and levies.
Distribution Pattern of Refugia and Horticultural Plants in Three Areas of Pamekasan Regency sufiyanto, mohammad Imam; Hefni, Mohammad; Aflahah, Aflahah; Kamaroellah, R. Agoes
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v4i2.8518

Abstract

This study aims to determine the types of refugia and horticulture plants in the Pakong, Pegantenan, Pasean areas in Pamekasan Regency, as well as the factors that influence the diversity of these barrier and horticultural plants. This research is descriptive in nature: Direct observations in three areas in Pamekasan Regency with the roaming method or exploring the area of the area. Descriptive qualitative analysis data found that barrier plant species were found in one class, namely: Dicotyledonae and order three, namely: Malvales, Fabaceae, Pedialiaceae, while for horticultural plants there were two classes namely Monocotyledone and dicotyledone and five orders namely Malvales, Arecaceae, Oleaceae, Sapindaceae, and Malphigiales. Abiotic factors in three areas, namely: Average temperature 6,5, air temperature around 31,7o C, humidity with an average range of 7.4% and the light intensity ranges from an average of 1120lux.
Forecasting Money Flow in East Java Using The Generalized Space-Time Autoregressive With Exogenous Variable Method Mubarak, Reza; Kamaroellah, R. Agoes; Suhartono, Suhartono
IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/iqtishadia.v10i2.10462

Abstract

The forecast is more accurate when involving an exogen, for example, the generalized spatio temporal autoregressive (GSTAR) model with exogenous variables (GSTARX). This study aims to obtain appropriate statistical values to identify autoregressive orders for time dependencies and order effects with exogenous variables such as Eid al-Fitr and the consumer price index (CPI) in the GSTARX model. Additionally, this study seeks to obtain a GSTARX model suitable for forecasting. The case study is the inflows and outflows in four locations in East Java. The simulation results show that the statistical values for identifying VAR order for time dependencies use the matrix partial cross-correlation function (MPCCF). Meanwhile, effect orders from exogenous variables in the two-level GSTARX model show CCF at level one. In addition, GLS (general least squares) produces a more efficient estimator than the OLS (ordinary least squares). The results of the case study show that the two-level GSTAR model forming inflow and outflow data are GSTARX (31) and GSTARX ([1,3]1) respectively. In addition, the comparison of forecast accuracy shows that, in general, the smallest root mean square error (RMSE) value in the two-level GSTARX model is the inverse distance weight.
MENGASAH KETERAMPILAN MANAJEMEN KEUANGAN SANTRI PONDOK PESANTREN DENGAN PENDEKATAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH (PAR) Kamaroellah, R. Agoes; Sofian, Alfian Halid; Pratama, Anang Jarot
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2486

Abstract

Pendidikan keuangan Islam merupakan aspek penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak perlu dibekali dengan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola keuangan secara Islami agar kelak menjadi individu yang cerdas finansial dan mampu mengambil keputusan keuangan yang bijaksana sesuai tuntunan syariah. Penelitian Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pelatihan manajemen keuangan bagi santri pondok pesantren menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pendekatan PAR dipilih karena melibatkan partisipasi aktif santri dalam setiap tahap penelitian pengabdian. Penelitian pengabdian ini dilakukan pada 150 santri dari Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan Madura, melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Materi pelatihan mencakup perencanaan keuangan, pengelolaan uang saku, menabung, investasi, dan pengelolaan utang, dengan metode pembelajaran seperti ceramah, diskusi, studi kasus, dan simulasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap santri terhadap manajemen keuangan. Skor pengetahuan meningkat dari 45% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Santri juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam membuat anggaran, menabung, mengelola pengeluaran, dan mengelola utang. Sikap mereka terhadap manajemen keuangan menjadi lebih positif dengan meningkatnya kesadaran dan kepercayaan diri. Penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan PAR efektif dalam meningkatkan kemampuan manajemen keuangan santri pondok pesantren. Dengan partisipasi aktif dan metode pembelajaran variatif, santri dapat lebih memahami dan menerapkan konsep manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan keuangan di pondok pesantren, sehingga santri lebih mandiri dan sejahtera di masa depan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PRODUKTIVITAS MANGROVE DI DESA BADDURIH KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN Kamaroellah, R. Agoes; Andriyanto, Mahalli; Firdausiyah, Nuri; Meylina, Qurrotul A'yun; Kutsiyah, Farahdilla; Syafik, Moh.
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.50490

Abstract

Baddurih Village, Pademawu, Pamekasan has potential natural resources, including the Mangrove plant ecosystem. However, this ecosystem has yet to be maximized by the surrounding community, especially by the village youth. This service activity aims to provide training to motivate the community, especially village youth, to create great business opportunities by optimizing the potential of the surrounding natural resources. The method used by researchers is the ABCD method. The ABCD method was chosen because this approach is suitable for finding out what assets and potential can be utilized like this service activity, where this community empowerment activity starts from the support and strengths of the community. This service activity is more focused on the village youth, as the community closest to the beach where mangroves are cultivated has yet to be utilized optimally by the community. In this case, the training activity was the socialization of business understanding and providing innovation to process mangroves into a product with high selling value, namely Mangrove Coffee products. The output is in the form of increasing production and quality of Mangrove Coffee products, which can help the community's source of income and provide job opportunities for the community.
Pengaruh Kuala Lumpur Composite Index (KLCI), Strait Times Index (STI), Philiphinnes Indexs (PSEi), Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kamaroellah, agoes
Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) Vol 5 No 02 (2016): Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) : Desember 2016
Publisher : Unversitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.879 KB) | DOI: 10.31102/equilibrium.5.02.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang Pengaruh Kuala Lumpur Composite Index (KLCI), Strait Times Index (STI), Philiphinnes Index (PSEi) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) . sampel penelitian ini sebanyak 4 bursa dari 9 bursa yang ada di kawasan regional. Metode statistic yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial kuala Lumpur Composite Index (KLCI) tidak memiliki pengaruh dengan tingkat signifikansi 0,106 terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedangkan Strait Times Index (STI) dan Philiphinnes Index (PSEi) mempunyai pengaruh dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 terhadap Indeks Harga Saham Gabungan, Adapun Kuala Lumpur Composite Index (KLCI), Strait Times Index (STI) dan Philiphinnes Index (PSEi) secara serempak (simultan) mempunyai pengaruh dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analisis Kinerja Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan kamaroellah, agoes
Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) Vol 5 No 02 (2016): Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) : Desember 2016
Publisher : Unversitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.293 KB) | DOI: 10.31102/equilibrium.5.02.%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja anggaran pendapatan dan belanja daerah dan kemampuan kinerja anggaran pendapatan dan belanja daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan selama periode 2013-2016. Ruang lingkup Penelitian Sesuai dengan data-data yang sumbernya dari Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan mengenai Kinerja anggaran pendapatan dan rasio kinerja keuangan anggaran pendapatan berdasarkan Analisis varians secara umum menunjukkan bahwa Rasio Kinerja Keuangan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan dapat dikatakan baik. Hasil penelitian Analisis varians menunjukkan bahwa sebagian besar tahun yang diteliti mengalami selisih lebih atau selisih yang diharapkan. Dikuatkan juga dengan target realisasi anggaran pendapatan dari tahun 2013-2016 memiliki angka rata-rata sebesar 100,05%. Derajat Desentralisasi Kabupaten Pamekasan menunjukkan angka rata-rata 24,16% sehingga dapat dikatakan rendah. Derajat Desentralisasi tertinggi terjadi pada tahun 2016 yaitu 10,65%, sedangkan Derajat Desentralisasi terendah terjadi pada tahun 2013 yaitu 7,68%. Derajat Desentraliasi Kabupaten Pamekasan termasuk kreteria sangat kurang, karena kreteria Prosentase Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Total Pendapatan Daerah (TPD) berkisar 0,00–10,00 %. Hal ini ditunjukkan Derajat Desentralisasi pada tahun 2013 rendah dengan rata- rata Derajat Desentralisasi sebesar 6,71%. Derajat Desentralisasi tertinggi terjadi pada tahun 2015 yaitu 8,57%, kemudian pada tahun 2014 dan 2016 terjadi peningkatan yaitu 8,11% dan 8,23% , dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemerintah Kabupaten Pamekasan berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berdasarkan Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah dapat dikatakan bahwa tingkat ketergantungan Kabupaten Pamekasan tahun 2013-2016 sangat tinggi yang ditunjukkan dengan rata-rata Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah diatas 50%. Tingkat ketergantungan tertinggi terjadi pada tahun 2013 yaitu 87,30%, sedang tingkat ketergantungan terendah terjadi pada tahun 2016 yaitu 77,30%. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat ketergantungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan terhadap pemerintahan pusat atau pemerintahan propinsi. Analisis Pertumbuhan Pendapatan Daerah secara umum Kinerja Keuangan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan mengalami peningkatan Kinerja Keuangan Pendapatan. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata pertumbuhan yang positif yaitu 8,29% Pertumbuhan paling tinggi terjadi pada tahun 2013 yaitu mencapai angka 21,46%, sedang pertumbuhan paling rendah terjadi pada tahun 2016 yaitu -10,87%.
Analisis Pendapatan Asli Daerah Melalui Kontribusi Pajak Bumi Dan Bangunan Dalam Meninjau Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan Kamaroellah, R. Agoes
Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) Vol 11 No 02 (2023): Wacana Equiliberium (Jurnal Pemikiran Penelitian Ekonomi) : Desember 2023
Publisher : Unversitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/equilibrium.11.02.103-120

Abstract

Rural and urban land and building tax or PBB-P2 is a regional tax as a source of original regional income. The aim of this research is to determine the contribution of Regional Tax and Land and Building Tax to local original income in accordance with Pamekasan Regency regional regulations. This research uses quantitative descriptive methods. This research looks at the contribution of regional taxes and land and building taxes to Original Regional Income (PAD) from 2016-2020. The results of this research show that regional taxes and land and building taxes make a very good contribution to PAD. Therefore, the role of regional taxes and PBB (P2) is needed in increasing PAD which is realized in regional regulations. Regional tax collection officers provide services by increasing the means of paying regional taxes so that the potential for regional tax revenues increases. The revenue department maintains a good relationship with collection officers so that they can supervise local tax collection to avoid fraud during collection.