Mohammad Masrur, Mohammad
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : At-Taqaddum

PARADIGMA NEGARA DALAM DISKURSUS PARTAI POLITIK ISLAM DI TANAH AIR Masrur, Mohammad
At-Taqaddum Volume 5, Nomor 2, November 2013
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2018.822 KB) | DOI: 10.21580/at.v5i2.697

Abstract

Ascerttaining concept of the state is one of the central issues in the history of political idea, as it not apart from Islamic political thought. At least there are three paradigms of the relationship both religion and state in the Islamic political thought. First, religion and state are inseparable; second, religion and state are associated symbiotically. And third, secularism is a paradigm that proposes the separation of religion and state.Nurcholish Majid (1939-2005) can be regarded as leading Islamic intellectuals in Indonesia who seek the moral-theological keystone on how can Islamic moral teachings are grounded as capable of giving meaning to the process of political change that took place in political dynamic of the nation. One of key issues in this discourse is how Islamic associate with the state of how the Islamic concept of state.
MELACAK PEMIKIRAN TAREKAT KYAI MUSLIH MRANGGEN (1912-1981 M) MELALUI KITABNYA : YAWAQIT AL-ASANI FI MANAQIB AL-SYEIKH ABDUL QADIR AL-JILANI Masrur, Mohammad
At-Taqaddum Volume 6, Nomor 2, November 2014
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.633 KB) | DOI: 10.21580/at.v6i2.714

Abstract

Sebelum wafat (2007), Kyai Luthfi Hakim bin Muslih bin Abdirrahman yang menyerahkan sebuah manuskripYawaqit al-Asani Fi Manaqib al-Syeikh Abdul Qadir al-Jilani kepada Kyai Chumaidi Kendal, salah seorang murid dekat Kyai Muslih untuk menerjemahkannyaSetelah divalidasi oleh Kyai Chumaidi dan Kyai Rofi?i Kebonbatur Mranggen serta sejumlah murid dekat Kyai Muslih lainnya, diyakini bahwa kitab tersebut adalah karya Kyai Muslih. Lalu pada tahun 2009, setelah diterbitkan oleh Karya Toha Putra Semarang, kitab tersebut di-launching disertai dengan ijazah ?ammahPersoalannya, bagaimana menggunakan kitab tersebut, sementara selama ini manaqib yang biasa dibaca adalah al-Lujain al-Dani  karya al-Barzanji. Kyai Muslih sendiri juga sangat menaruh perhatian terhadap kitab ini, dengan menulis terjemahnya dalam dua jilid yang diberinya judul al-Nur al-Burhani.Untuk menjawab persoalan penting ini, perlu dilacak pemikiran tarekat Kyai Muslih dengan menjadikan kitab Yawaqit sebagai core-nya.Hasil penelitian ini menyimpulkan : Pertama, penyusunan kitab ini terkait dengan upaya beliau untuk menyuguhkan manaqib yang lebih simple pembacaannya, tetapi secara ruhiyah tidak kurang dari manaqib yang telah ada. Kedua, pendekatan interteks, ditemukan, bahwa Yawaqit merupakan media puncak dari pemikiran beliau di bidang tarekat. Hal ini ditunjukkan oleh karya-karya beliau di bidang tarekat, mulai dari penulisan al-Nur al-Burhni fi Tarjamah al-Lujain al-Dani dalam dua jilid, Risalah Tuntunan ariqah Qadiriyyah wa Naqsyabandiyah dalam dua jilid, Munajat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah wa Ad?iyatuha dan al-Futuhat al-Rabbaniyyah.Ketiga, pendekatan sejarah sosial.Dengan pendekatan ini ditemukan bahwa Yawaqit juga merupakan media puncak dari gerakan tarekat beliau.Kesimpulan ini didasarkan pada sejumlah aktifitas beliau, dimulai dari keaktifan beliau bertarekat, keaktifan beliau menjadi mursyid tarekat dan keaktifan beliau dalam organisasi tarekat.
KYAI SOLEH DARAT, TAFSIR FA'ID AL-RAHMAN DAN RA. KARTINI Masrur, Mohammad
At-Taqaddum Volume 4, Nomor 1, Juli 2012
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1452.239 KB) | DOI: 10.21580/at.v4i1.725

Abstract

One of the intellectual heritages of Islam in Java pre modernism. That deserve gets appreciation is the work of shaykh Muhammad  ibn Salih al-Samarani Umar , who among Kyai (clerics) in Java is know as ?Saleh Kyai Darat?. Tafsir Faid  al- Rahman fi Tarjamah Kalam Malik Dayyan is a monumental work has ever written by him, this Tafseer (interpretation) is not complete 30 Juz, it?s just till the Tafseer (interpretation) of the letter al-nisa, consists of two large volumes of 705 pages thick, Both were printed by the publicher of al-Muhammadiyah, Singapore between the years 1309-1312 H.There are two important notes that need further explored related to the interpretation of the Faid al-Rahman. First, this Tafseer book was specifically written by Kyai Soleh Darat met/fulfill the demands of RA. Kartini, Second, this book had given by Kyai Saleh Darat to RA. Kartini as a gift/gists upon her marriage with RM. Joyodiningrat, who is a Regent of Rembang at the time.