Penelitian ini bertujuan menghasilkan dan menguji kelayakan model media grafis berstimulasi gambar bermuatan kebudayaan daerah untuk pembelajaran menulis teks pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP berdasarkan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) dengan mengadaptasi lima dari sepuluh langkah Borg dan Gall, meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan prototipe, validasi, dan revisi produk. Penelitian dilaksanakan di dua SMP di Kota Semarang dengan subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Indonesia, murid SMP, dan ahli media pembelajaran. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian ahli, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa media pembelajaran menulis yang digunakan guru masih didominasi penyajian teks dan belum mampu memvisualisasikan tahapan menulis secara sistematis. Berdasarkan analisis kebutuhan, dikembangkan media grafis berbentuk bagan alir berbasis stimulasi gambar yang mengintegrasikan kebudayaan daerah. Model dikembangkan berdasarkan prinsip kesederhanaan, kelengkapan, efektivitas, daya tarik, motivasi, variasi, pembimbingan, dan integrasi. Hasil validasi ahli serta tanggapan guru dan murid menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan, penerimaan, dan kebermanfaatan yang tinggi dalam mendukung pembelajaran menulis teks. Media ini berpotensi menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis sekaligus melestarikan budaya daerah.