Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MAHASISWA Nuur Alfi Laelah; Maisa Hurul Aeni
Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/virtu.v2i2.29359

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan bentuk komunikasi dua arah yang melibatkan antara satu dengan lainnya. Dalam proses pembelajaran, komunikasi antara dosen dan mahasiswa menjadi penting untuk diperhatikan. Komunikasi yang terjalin dengan baik antara dosen dan mahasiswa diharapkan menjadi faktor pendorong bagi keberhasilan pada mahasiswa dalam memperoleh hasil belajar. Mahasiswa belajar tentang banyak hal di kampus, seperti bagaimana berteman, menghadapi masalah, bersosialisasi dengan orang lain, menyelesaikan tugas dengan baik, dan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat, semua itu dapat terbentuk melalui sebuah komunikasi yang baik seperti melalui diskusi atau bercerita dengan dosen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Sampel 99 orang mahasiswa diambil dengan teknik non probability sampling dengan menggunakan metode accidental sampling. Penelitian ini mengadaptasi alat ukur Interpersonal Communication Skill Inventory (ICSI) (Bienvenue, 1971). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan dari komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar mahasiswa. Besarnya proporsi varians dari komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar mahasiswa adalah sebesar 7,8%, sedangkan sisanya sebesar 92,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Oleh sebab itu, disarankan pada penelitian selanjutnya untuk meneliti variabel-variabel lain selain yang digunakan dalam penelitian ini yang dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kesiapan Guru dalam Transformasi Digital Pendidikan Maisa Hurul Aeni; Nur Hasanah Ismatullah; Nuur Alfi Laelah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2458

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif ke dalam proses pembelajaran. Literasi digital merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kesiapan guru dalam menghadapi transformasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kesiapan guru dalam transformasi digital pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Subjek penelitian adalah 50 guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 236 guru pada sekolah penerima bantuan Interactive Flat Panel (IFP). Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kesiapan guru berada pada kategori tinggi. Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kesiapan guru dengan kontribusi sebesar 76,5%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital guru untuk mendukung transformasi digital pendidikan secara efektif.
Diagnosis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Berdasarkan Perspektif Guru Wandari, Wily; Amani, Shafira Rizka; Sahara, Sani; Nurcahyono, Novi Andri; Sari, Venna Puspita; Aeni, Maisa Hurul
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/8q9cqa13

Abstract

Mathematics learning difficulties in elementary school may arise from conceptual, procedural, linguistic, and affective factors; therefore, teachers' perspectives are essential for identifying the source of errors and selecting responsive support. This study examined teachers' perspectives through three connected foci: diagnosis of learning difficulties, mathematical topics perceived as difficult, and intervention strategies. A descriptive survey with qualitative components involved 31 elementary school and madrasah ibtidaiyah teachers teaching Grades I-VI. The instrument consisted of 24 unique Likert statements and two open-ended questions. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics and Cronbach's alpha, while open responses were coded thematically. The overall score was very high (M = 4.38; SD = 0.43; alpha = .965). Affective support and classroom climate obtained the highest mean (M = 4.47), followed by identification and understanding of difficulties (M = 4.38), while instructional strategies and collaboration were relatively lower (M = 4.33). Multiplication-division and fractions-decimals-percentages were the most frequently reported difficult topics. Teachers mainly used concrete or visual representations, scaffolded practice, games, contextual tasks, and individual support. The analysis indicates a relative diagnosis-to-intervention gap: teachers show strong diagnostic awareness and affective support, but differentiated follow-up, family communication, and systematic monitoring require further strengthening. These findings provide an empirical basis for developing a teacher-based diagnostic model for mathematics learning difficulties in elementary schools
Mewujudkan Sekolah Ramah Anak melalui Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Pencegahan Bullying dan Pendidikan Seksual di Kota Bekasi Anastasia Arta Uli; Neddyana Pahlawaty; Maisa Hurul Aeni; Feri Dwi Jayanti; Rizki Achmad Husaeni
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5209

Abstract

Kasus bullying dan kekerasan seksual pada anak usia sekolah dasar di Kota Bekasi menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir, sementara sebagian besar guru belum memperoleh pembekalan memadai untuk berperan sebagai agen perlindungan anak secara komprehensif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru sekolah dasar mengenai pencegahan bullying dan pendidikan seksual berbasis nilai perkembangan anak, sebagai upaya mewujudkan sekolah ramah anak. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop bertema “Menciptakan Sekolah Ramah Anak: Anti-Bullying dan Sex Education” yang diikuti oleh 17 guru SDN Bantargebang 3, Kota Bekasi, bekerja sama dengan mitra profesional Leader Lab. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus, dengan efektivitas diukur melalui pretest dan posttest pemahaman peserta (n=16, termasuk 2 data hasil imputasi). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru, dari rata-rata skor pretest 76,25 menjadi 87,50 pada posttest (skala 0–100), dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,55 (kategori sedang) dan peningkatan yang signifikan secara statistik berdasarkan uji Wilcoxon signed-rank (p=0,014). Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan yang mengintegrasikan pencegahan bullying dan pendidikan seksual efektif meningkatkan kesiapan guru dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman bagi anak, sehingga perlu direplikasi dan didampingi secara berkelanjutan pada sekolah dasar negeri lainnya, serta ditindaklanjuti dengan penelitian yang menggunakan desain kontrol untuk memperkuat validitas temuan.