Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN JENIS KELAMIN DENGAN DERAJAT KEPARAHAN CARPAL TUNNEL SYNDROME DI RSUD KOTA MATARAM Pande Kadek Deva Widya Iswara Oka; Sukandriani Utami; Nyoman Cahyadi Tri Setiawan; I Wayan Tunjung
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 10 (2023): Nusantara Hasana Journal, March 2023
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v2i10.795

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a common disorder with symptoms involving the median nerve. The risk factors for the occurrence of CTS are grouped into individual and physical factors related to work. Individual factors consisted of a history of diabetes mellitus, hypothyroidism, obesity, rheumatoid arthritis, age and gender. In addition, there are work-related physical factors, namely work with repetitive hand movements, gripping or clamping work with force, abnormal postures on the wrist for a long time. Purpose to determine the relationship between BMI and gender with the degree of severity of CTS in Mataram City Hospital. Observational analytic quantitative research with a cross-sectional study design. The sampling technique used a random sampling technique of 34 samples. The research was conducted at the Mataram City Hospital, from November to December 2022. The data obtained was analyzed using the spermaman rank test. Results of the 34 study samples, there were 8 people (23.5%) with BMI < 24.9 kg/m2 and, 26 people (76.5%) with BMI ≥ 25 kg/m2. A total of 13 men (38.2%) and 21 women (61.8%) suffered from CTS. The value of p = 0.001 (p <0.05) with a correlation value of 0.528 for the relationship between BMI and the severity of CTS, and p = 0.001 (p <0.05) with a correlation value of 0.531 for the relationship between gender and the severity of CTS . There is a significant relationship between BMI and gender with the degree of severity of CTS in Mataram City Hospital.
Hubungan Penggunaan Gawai Dan Kecanduan Game Online Dengan Insomnia Pada Siswa Sma N 2 Mataram I Kadek Wahyu Sanjaya Kusuma; Lusiana Wahyu Ratna Wijayanti; Nisia Putri Rinayu; I Wayan Tunjung
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.2518

Abstract

Insomnia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau gangguan saat tidur, sehingga dapat mempengaruhi aktivitasnya. National Sleep Foundation (NSF) menyatakan prevalensi insomnia di Indonesia mencapai angka 70% dengan mengalami keluhan kesulitan untuk tidur setidaknya selama satu minggu sekali dan terdapat 30 juta orang sulit tertidur. Salah satu dari faktor yang menyebabkan seseorang mengalami insomnia diantaranya adalah perubahan gaya hidup termasuk penggunaan gawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan gawai dan kecanduan game online dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram.Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan di SMA N 2 Mataram pada tanggal 11 Januari 2023. Sampel penelitian sebanyak 100 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square.Responden yang menggunakan gawai berlebihan sebanyak 81 responden(81%) dan responden yang tidak menggunakan gawai berlebihan sebanyak 19 responden (19%). Diperoleh hasil bahwasanya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gawai dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram, dengan p-value 0,00 (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram, dengan p-value 0,01 (p-value < 0,05).Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gawai dan kecanduan game online dengan insomnia pada siswa SMA N 2 Mataram.