Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status kesehatan jaringan periodontal pada penyandang diabetes melitus tipe 2 di RSUD Manembo-nembo Bitung Lestari, Dian P.; Wowor, Vonny N.S.; Tambunan, Elita
e-GiGi Vol 4, No 2 (2016): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.4.2.2016.13926

Abstract

Abstract: Oral health is very important because it can influence our daily activities and other parts of the body. Periodontal disease occurs in the supporting structures of teeth that can cause tooth loose as well as tooth loss. The relationship between periodontal disease and some systemic diseases such as type 2 diabetes mellitus (T2DM) is increasing over the past years. Public knowledge of T2DM and the relationship of this disease and periodontal disease is still poor. This study was aimed to obtain the relationship between the level of knowledge of oral and dental health and the status of periodontal tissues in patients of T2DM. This was a descriptive analytical study with a cross-sectional design. This study was conducted at RSUD Manembo-nembo Bitung. Respondents were 65 patients of T2DM who completed the questionnaires and their periodontal status were examined. The results showed that 52.3% of patients had unvaforable category of knowledge of dental and oral health and 83.1% had periodontal status in gingivitis category. The chi-square test showed a p value of 0.001 (p <0.05). Conclusion: There was a significant relationship between the level of knowledge of oral dan dental health and the periodontal status of T2DM patients at RSUD Manembo-nembo Bitung.Keywords: the level of, periodontal status, type 2 diabetes mellitus Abstrak: Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena hal ini bisa menyebabkan gangguan aktifitas sehari-hari, bahkan mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Penyakit periodontal mengenai jaringan pendukung gigi yang dapat menyebabkan gigi goyang bahkan tanggal. Hubungan antara penyakit periodontal dan beberapa penyakit sistemik seperti diabetes melitus tipe 2 (DMT2) meningkat beberapa tahun ini, salah satunya akibat rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap penyakit tersebut dan hubungan dengan penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dan status jaringan periodontal pada penyandang DMT2. Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik dengan desain potong lintang. Penelitian dilaksanakan di RSUD Bitung dengan responden berjumlah 65 penyandang DMT2, yang diperiksa status periodontal dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden mengenai kesehatan gigi dan mulut dalam kategori kurang baik sebesar 52,3% dengan status periodontal yaitu kategori gingivitis sebesar 83,1%. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan nilai p = 0,001 (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status periodontal pada penyandang DMT2 di RSUD Manembo-nembo Bitung. Kata kunci: tingkat pengetahuan, status periodontal, DMT2
Pelatihan Kader Kesehatan Gigi Masyarakat tentang  Penyakit Periodontal pada Ibu Hamil, Risiko pada Kehamilan dan Pencegahannya Khoman, Johanna A.; Wowor, Vonny N.S.; Wahyuni, Rizka
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/5z7v3621

Abstract

Perubahan hormonal pada ibu hamil meningkatkan kerentanan terhadap terhadap inflamasi gusi dan penyakit periodontal. Inflamasi gusi atau gingivitis merupakan manifestasi yang paling sering terjadi pada ibu hamil dan jika tidak diatasi dapat berlanjut menjadi periodontitis. Periodontitis berpotensi meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur, preeklamsia, bayi lahir dengan berat badan rendah  (BBLR). Untuk mengurangi risiko komplikasi, ibu hamil perlu diberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta hubungannya dengan kehamilan. Masyarakat sebagai kader kesehatan gigi dapat diberdayakan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dalam bentuk pelatihan kader kesehatan gigi ini  bertujuan untuk mendidik  kader sebagai perpanjangan tangan yang efektif guna menyebarluaskan informasi tentang kesehatan gigi mulut yang berdampak pada kehamilan. Kegiatan ini telah dilakukan di desa Kima Bajo yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Wori, melibatkan 18 peserta  pada tanggal 1 September 2025 dan pendampingan lapangan yang dilakukan di Puskesmas Wori pada tanggal 23 Oktober 2025. Media bantu yang digunakan yakni ppt dan in focus, model gigi, serta poster. Hasil pelatihan kader ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader secara numerik.  Analisa hasil pengukuran pre-test dan post-test dengan  metode Normalized Gain (N-Gain) menunjukkan skor rata-rata N-Gain untuk pengetahuan sebesar 0,66 (peningkatan sedang) dan skor rata-rata keterampilan 0,84 (peningkatan tinggi). Perolehan skor N-Gain menunjukkan pemberian edukasi dalam pelatihan cukup efektif (66%) meningkatkan pengetahuan, dan pelatihan keterampilan efektif (84%) meningkatkan keterampilan perserta pelatihan.