Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Nutrix Journal

PERUBAHAN TEKANAN DARAH SEBAGAI RESPON TERHADAP AKTIVITAS FISIK: FUTSAL PADA PRIA DEWASA MUDA PEROKOK DAN NON PEROKOK Yunus Elon
NUTRIX Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Issue 1, 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.029 KB) | DOI: 10.37771/nj.Vol3.Iss1.391

Abstract

Latar belakang : Aktifitas fisik adalah cara yang terbaik untuk mempertahankan kesehatan tubuh seseorang. Salah satu aktifitas fisik yang saat ini popular dikalangan anak muda baik perokok maupun non perokok yaitu futsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah yang terjadi pada perokok dan non perokok setelah bermain futsal. Metode : Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan pre-test and pos-test design. Total sampel penelitian berjumlah 40 orang yang didistribusikan secara merata pada kedua kelompok sesuai dengan kriteria. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital sebelum dan sesudah bermain futsal. Hasil : Rata-rata tekanan darah kelompok perokok sebelum futsal adalah 113.95/77.20 mmHg dan kelompok non perokok 115.15/78.45 mmHg, yang diinterpretasikan sebagai tekanan darah normal. Sesudah bermain futsal rata-rata tekanan darah kelompok perokok menjadi 132.4/81.7 dan kelompok non perokok 130.05/81.10 mmHg. Analisis paired t-test memperlihatkan perbedaan signifikan pada tekanan systolik maupun diastolik sebelum dan sesudah bermain futsal pada kelompok perokok p value <.05. Pada kelompok non perokok terdapat perbedaan signifikan pada tekanan darah sistolik p value <.05, namun tidak pada diastolik p value >.05. Independent t-test memperlihatkan perbedaan signifikan pada tekanan darah sistolik kelompok perokok dan non perokok sesudah bermain futsal p value <.05. Kesimpulan : Kebiasaan merokok walaupun disertai dengan aktifitas fisik akan tetap berpengaruh terhadap status kesehatan seseorang khususnya masalah jantung dan pembuluh darah. Kata kunci: Perokok, Non Perokok, Futsal, Tekanan Darah Sistolik, Tekanan Darah Diastolik
HUBUNGAN BMI DENGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH PADA WANITA DEWASA Radot Ganda Sinurat; Yunus Elon
NUTRIX Vol 3 No 2 (2019): Volume 3, Issue 2, 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.398 KB) | DOI: 10.37771/nj.Vol3.Iss2.406

Abstract

Hypercholesterolemia is a state of high total cholesterol levels in the body, which is a significant risk factor for cardiovascular disease which is still the number one cause of death in the world with the same prevalence between men and women. This study aims to determine the relationship of Body Mass Index (BMI) with total cholesterol levels in blood in adult women in Cihanjuang Rahayu Village. This study uses a cross sectional analytic observational design . The number of samples in this study were 45 respondens. As many as 19 or 42 % of respondent fall into the fat category, 31 % or 14 obese respondents, and 27 % are normal. Total cholesterol 76 % or as many as 34 normal respondents , and 24 % or 11 people with hypercholesterolemia. The analysis showed that there was no significant relationship between BMI and cholesterol levels in adult women with p-values.>.05. Conclution: the adult women aged 26 – 45 years BMI status is not related to total cholesterol levels. Key words: Total Cholesterol, Hypercholesterolemia, Body Mass Index Abstrak Hiperkolesterolemia adalah keadaan kadar kolesterol total tinggi di dalam tubuh, yang merupakan faktor resiko signifikan dari penyakit kardiovaskular yang sampai pada saat ini masih menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia dengan prevalensi yang sama antara pria dan wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan Body Mass Index (BMI) dengan kadar kolesterol total dalam darah pada wanita dewasa di Desa Cihanjuang Rahayu. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang bersifat analitik observational. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 45 responden. Sebanyak 19 atau 42% responden masuk dalam kategori gemuk, 31% atau 14 responden obesitas dan 27% Normal. Total kolesterol 76% atau 34 responden normal, dan 24% atau 11 orang hyperkolesterolemia. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara BMI dengan kadar total kolesterol pada wanita dewasa dengan nilai p-value >.05. Kesimpulan: pada wanita dewasa usia 26 tahun – 45 tahun status BMI tidak berhubungan dengan kadar kolesterol total. Kata kunci: Kolesterol Total, Hiperkolesterolemia, Indeks Massa Tubuh
KORELASI INDEKS MASA TUBUH DENGAN KADAR TRIGLISERIDA Marisa Ester Nurdamayanti; Yunus Elon
NUTRIX Vol 3 No 2 (2019): Volume 3, Issue 2, 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.377 KB) | DOI: 10.37771/nj.Vol3.Iss2.409

Abstract

One cause of risk factors for ischemic stroke is high triglycerides in the blood due to excessive fat intake. This study aims to determine the picture and the relationship between BMI (Body Mass Index) and blood triglyceride (TG) levels in adult women. The research method used was analytic survey with Cross Sectional approach. The sample used is adult women aged 26-45 years who live in Cihanjuang Rahayu Village by using purposive sampling technique. BMI is measured by comparing the results of height calculation with body weight. Triglycerides are taken after fasting for 10 hours and analyzed in a laboratory by Lab personnel. Univariate analysis result showed the majority of respondents had an excess BMI of 73.3%, normal triglyceride levels of 93.9%. The results of the correlation test analysis using Pearson Product-Moment Correlation 0.119 with p-value = >0.05. This show that there is no significant relationship between BMI and triglyceride levels. In the future studies it is necessary to compare between male and female sexes and different age groups in order to provide a complete picture if BMI with triglycerides. Keywords: BMI, Body Mass Index, Triglyceride, Obesity Abstrak Salah satu penyebab faktor resiko terjadinya stroke iskemia yaitu tingginya trigliserida dalam darah akibat intake lemak yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan hubungan antara indeks massa tubuh dan kadar trigliserida (TG) darah pada wanita dewasa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang digunakan yaitu wanita dewasa yang berusia 26-45 tahun yang tinggal di Desa Cihanjuang Rahayu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Indeks massa tubuh diukur dengan membandingkan hasil perhitungan tinggi badan dengan berat badan. Trigliserida diambil setelah puasa selama 10 jam dan dianilisa dilaboratorium oleh petugas Lab. Hasil analisis univariate menunjukkan mayoritas responden memiliki indeks massa tubuh berlebih sebanyak 73,3%, kadar trigliserida normal sebanyak 93,9%. Hasil analisis Uji korelasi menggunakan Pearson Product-Moment Correlation 0.119 dengan p-value = >0.05. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar trigliserida dalam darah. Pada penelitian selanjutnya perlu membandingkan antara jenis kelamin pria dan wanita serta kelompok usia berbeda agar dapat memberikan gambaran utuh tentang indeks massa tubuh dengan Trigliserida. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Trigliserida, Obesitas
Hubungan Aktivitas Fisik Mahasiswa Overweight dan Obesitas Menurut Indeks Massa Tubuh Maykel Avrialdo; Yunus Elon
NUTRIX Vol 7 No 1 (2023): Volume 7, Issue 1, 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v7i1.932

Abstract

Overweight and obesity influenced various factors, one of which is physical activity. The purpose was determine relationship between physical activity and overweight and obesity among students at Universitas Advent Indonesia. This study uses a quantitative method with a descriptive correlation approach. The research respondents were all overweight and obese male students, totaling 76 students. The results showed that there was a significant relationship between the average physical activity and the body mass index of Indonesian Adventist University students, with a p-value of .000. These results indicate that there is a relationship between the physical activity of overweight and obese students. The recommendation for the next researcher is to give several trials of physical activity to get maximum results. Abstrak Overweight dan obesitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap mahasiswa overweight dan obesitas pada mahasiswa Universitas Advent Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi. Responden penelitian adalah seluruh mahasiswa laki-laki overweight dan obesitas sebanyak 76 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara rerata aktivitas fisik terhadap indeks massa tubuh pada mahasiswa Universitas Advent Indonesia, dengan p-value .000. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik mahasiswa overweight dan obesitas. Rekomendasi bagi peneliti berikutnya adalah memberikan beberapa kali percobaan aktivitas fisik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Kegemukan, Obesitas, Indeks Massa Tubuh