Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan dukungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada alumni Jurusan Desain Komunikasi Visual SMKN Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Pendidikan kewirausahaan dipandang sebagai faktor pengembangan kapasitas internal yang membentuk pengetahuan, keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan mengelola risiko, sedangkan dukungan keluarga merupakan faktor sosial eksternal yang dapat memperkuat motivasi dan kepercayaan diri untuk memulai usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 736 alumni dan 88 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat berwirausaha (B = 0,131; t = 3,128; sig. = 0,002). Dukungan keluarga juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (B = 0,328; t = 3,103; sig. = 0,003). Secara simultan, pendidikan kewirausahaan dan dukungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (F = 8,773; sig. = 0,000), dengan nilai R² sebesar 0,171. Dengan demikian, kedua variabel menjelaskan 17,1% variasi minat berwirausaha, sedangkan 82,9% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan pembelajaran kewirausahaan yang praktis dan peningkatan dukungan keluarga penting untuk mendorong kewirausahaan kreatif di kalangan alumni sekolah kejuruan.