p-Index From 2021 - 2026
1.768
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Banu D. Handono
Universitas Sam Ratulangi

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung Sekolah Empat Lantai Di Kota Manado Lourdes M. G. Wantania; Ronny E. Pandaleke; Banu D. Handono
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.57802

Abstract

Kota Manado di Sulawesi Utara termasuk pada kawasan rawan gempa dengan kategori desain seismik D. Oleh karena itu, perencanaan struktur gedung bertingkat, terutama untuk gedung sekolah yang juga berfungsi sebagai tempat perlindungan darurat apabila terjadi bencana, harus didesain dengan daktilitas tinggi untuk memastikan ketahanan struktur terhadap beban gempa yang signifikan. Agar dapat menahan beban gempa, struktur gedung sekolah direncanakan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus berdasarkan SNI 1726:2019. Struktur juga didesain untuk memikul beban mati dan beban hidup berdasarkan SNI 1727:2020. Tinggi struktur 13.5 m, dengan dimensi struktur arah x 56 m dan arah y 18.5 m. Dalam perencanaan ini, struktur dimodelkan kemudian dianalisis menggunakan program. Pada lantai kerja, detail tulangan pelat yang didapatkan tidak seragam untuk setiap tingkat, dikarenakan perhitungan tulangan pelat bergantung pada pembebanan setiap lantai yang berbeda-beda. Tulangan balok dihitung berdasarkan masing-masing kondisi balok yang berbeda, sehingga detail tulangan yang dihasilkan bervariasi dengan rasio kapasitas maksimal balok 1.02%. Dimensi kolom direncanakan seragam, namun pada kolom lantai bawah digunakan lebih banyak tulangan untuk menahan gaya aksial yang besar pada tingkat dasar dengan rasio kapasitas maksimal kolom 2.58%. Elemen-elemen struktur dan penulangan yang telah direncanakan mampu menahan gaya-gaya yang bekerja pada penampang, sehingga disimpulkan bahwa struktur gedung yang telah didesain sudah memenuhi persyaratan keamanan kekuatan rencana. Struktur telah memenuhi memenuhi tiga prinsip/syarat SRPMK, yaitu Strong Column-Weak Beam dengan rasio maksimum 1.29%, tahan terhadap geser yang ditandai dengan terpenuhinya kapasitas geser perlu, serta sudah memenuhi syarat-syarat pendetailan untuk mendapatkan struktur yang bersifat daktail. Kata kunci: Perencanaan Struktur Beton Bertulang, Sekolah, SRPMK
Evaluasi Kinerja Gedung Pendidikan Fakultas Hukum 6 Lantai Dengan Metode Analisis Pushover Gervino E. Bawinto; Banu D. Handono; Ronny E. Pandaleke
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58192

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada gedung pendidikan fakultas hukum 6 lantai dengan metode analisa pushover. Simulasi dilakukan pada software seismostruct sebagai software yang dirancang khusus untuk melakukan evaluasi seismik. Penelitian ini dibuat 2 model, model 1 dengan shear wall dan model 2 tanpa shear wall. Prosedur yang digunakan yaitu ASCE 41-17 menggunakan 2 bahaya gempa untuk menentukan titik level kinerja immediate occupancy dan life safety pada kurva pushover. Untuk model 1 hasil analisa pushover menunjukan nilai gaya geser dasar sebesar 10224,06 kN berada dibawa level kinerja immediate occupancy arah x maupun arah y sebesar 18325 kN dan 20625 kN. Untuk model 2 nilai gaya geser dasar sebesar 8714,10 kN berada dibawah level kinerja immediate occupancy arah x maupun arah y sebesar 15788 kN dan 15696 kN. Dan untuk simpangan antar tingkat dari kedua model tersebut sudah memenuhi syarat SNI gempa 1726-2019. Dengan demikian untuk kinerja struktur gedung pendidikan fakultas hukum 6 lantai model 1 yang ada dilapangan terbilang sangat baik dan aman untuk digunakan kembali walaupun terkena gempa kuat untuk lokasi manado. Dan juga untuk struktur model 2 tanpa adanya dinding geser dapat digunakan dengan syarat memperbesar dimensi kolom pada lantai 1 dan lantai 2. Kata kunci: gempa, pushover, kinerja, simpangan, ASCE 41-17