Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBINAAN UMKM BERBASIS KEMITRAAN: SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DAN PRODUKTIVITAS Nur Endah Retno Wuryandari; Sri Anjarwati; Setiyo Purwanto; Margono Sugeng; Didin Hikmah Perkasa; Melly Melly
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3: September-Desember 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i3.3020

Abstract

Development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Situgadung Village, Tangerang, by Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) through a partnership with IKRT Family Care Plus emerges as a solution to address challenges faced by MSMEs, particularly in management, technological adaptation, and product certification. The program provides technological support for MSMEs, including initiatives for financial reporting, SOP development, online marketing, and strengthening human resource competencies. UNDIRA's involvement in financial reporting, production tool design, and process automation is expected to have a positive impact on the growth of IKRT Family Care Plus, generating employment opportunities, and enhancing the quality of environmentally friendly products. This program can also serve as a partnership model for other educational institutions, reinforcing MSMEs, and supporting environmental sustainability
Dari Limbah Menjadi Berkualitas: Program Pelatihan Pembuatan Kompos Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Meruya Utara Lutfi Alhazami; Margono Sugeng; Irma Rahmawati; Siaw Siau Sie; Vina Vina
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2634

Abstract

Program pelatihan pembuatan kompos di Kelurahan Meruya Utara dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi meningkatnya volume sampah daun, belum adanya tata cara pengelolaan limbah organik, rendahnya kondisi ekonomi masyarakat, serta munculnya binatang melata akibat tumpukan sampah. Melalui pendekatan berbasis komunitas, kegiatan ini dirancang dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan mencakup manajemen rantai pasok sampah, penggunaan alat pencacah daun, teknik pembuatan kompos, serta pelatihan desain label, kemasan ramah lingkungan, dan strategi penetapan harga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik, berkurangnya volume sampah, serta terciptanya produk pupuk kompos berkualitas yang memiliki nilai ekonomi. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG 11 dan SDG 12) serta mendukung pemberdayaan ekonomi rakyat kecil. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, diharapkan keberhasilan program dapat dipertahankan dan dikembangkan ke wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.