Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Proxemics

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Karyawan dan Pelanggan (Perspektif Komunikasi Corporate Social Responsibility) Riskayanti; Rahmah Fitriana
Journal Proxemics Vol. 1 No. 1 (2024): Proxemics Vol 1 No 1
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v1i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pelaksanaan program CSR di PT Megah Putra Sejahtera dan faktor apa yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program CSR di PT Megah Putra Sejahtera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, di mana pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Megah Putra Sejahtera melakukan strategi komunikasi melalui empat tahapan yaitu tahapan penilaian, tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Temuan penting dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mendukung pelaksanaan program CSR adalah ketersediaan dana, sumber daya manusia, dan pemilihan lokasi yang tepat. Sementara faktor penghambat meliputi komunikasi yang kurang baik, proses administrasi yang kurang lancar, dan pemetaan kegiatan yang kurang rapi.
Membangun Keterlibatan Siswa: Pendekatan Strategis dalam Komunikasi Interpersonal Syam, Iqbal; Fitriana, Rahmah; Sabaruddin
Journal Proxemics Vol. 1 No. 2 (2024): Proxemics Vol 1 No 2
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v1i2.141

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi yang digunakan guru SMA Negeri 7 Enrekang untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta berbagai faktor yang berpengaruh di dalamnya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada sejumlah informan. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, maupun siswa. Temuan penelitian menunjukkan 1) keterbukaan, aktif mendengarkan dan keterlibatan aktif para siswa, 2) kesesuaian dengan konteks, ketepatan dan kepatuhan terhadap etika, dan 3) empati, feedback, dan tujuan yang jelas menjadi pendekatan interpersonal yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 7 Enrekang. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan di SMA Negeri 7 Enrekang adalah 1) Ikatan emosional  karena latar belakang guru dan siswa yang sama (suku, bahasa lokasi tempat tinggal, latar budaya), 2) Masih kuatnya niai-nilai kearifan lokal menghargai dan menghormati masyarakat Enrekang yang  diteruskan pada siswa, 3) Leadership atau kepemimpinan kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan para guru (pengajar, pendidik, motivator dan fasilitator), 4)  kegiatan intrasekolah dan ekstrakokurikuler siswa. Faktor-faktor yang menghambat adalah 1) konsep diri siswa sendiri yang masih cenderung tertutup atau introvert seperti malu, cemas, gugup, dan tidak terbuka, 2) faktor ‘mood’ baik dari guru maupun siswa, 3) pengaruh gadget atau handphone, 3) siswa yang tidak tartarik dengan kegiatan internal dan ekstrakokurikuler siswa.
ANALISIS STRATEGI PROMOSI MUSEUM KOTA MAKASSAR DALAMMENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNGPADA EVENT SONGLINE Sulo, Muh.Arif Padillah; Fitriana, Rahmah
Journal Proxemics Vol. 2 No. 1 (2025): Proxemics Vol 2 No 1
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v2i1.197

Abstract

This study aims to analyze the most effective promotional strategy for increasing the number of visitors during the Songline event, as well as to examine the impact of the museum’s promotional strategies in boosting visitor attendance at the Makassar City Museum. The research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques include in-depth interviews with the Makassar City Department of Culture and several visitors at the location, direct observation of the event implementation at the Makassar City Museum, and data analysis. The results show that the most effective promotional strategy for thisevent is the utilization of social media, particularly Instagram. The Makassar City Museum and the Department of Culture actively disseminated information through posts and stories, using a specific hashtag. Although no paid advertising or formal collaboration with influencers was employed, organic promotion by visitors proved capable of creating a significant viral effect. In addition, support from related institutions such as the Department of Tourism helped distribute information to students and educational institutions, which represented one of the largest visitor groups. This event successfully attracted up to 70,000 visitors during the exhibition period, marking a dramatic increase compared to visitor numbers in previous months. This indicates that social media–based promotional strategies and inter-institutional collaboration have a positive impact on enhancing the museum’s appeal. 
REPRESENTASI BENTUK TUBUH: GERAKAN SOSIAL BODY POSITIVITY DI MEDIA SOSIAL TERHADAP PENERIMAAN DIRI GEN Z DI MAKASSAR Amanda, Luh Wahyu Tri; Fitriana, Rahmah
Journal Proxemics Vol. 2 No. 2 (2025): Proxemics Vol 2 No 2
Publisher : Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jprox.v2i2.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi gerakan sosial body positivity di media sosial serta dampaknya terhadap penerimaan diri Generasi Z di Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentas. Teknik analasis data menggunakan semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, menjadi platform yang signifikan dalam menyuarakan body positivity. Representasi gerakan ini hadir melalui unggahan foto tanpa edit berlebihan, penggunaan hashtag #BodyPositivity dan #SelfLove, serta kolaborasi dengan brand yang mendukung citra tubuh alami. Analisis semiotika Roland Barthes mengungkapkan bahwa tanda-tanda visual yang ditampilkan membentuk makna denotatif, konotatif, hingga mitos mengenai penerimaan diri. Dampaknya, Generasi Z di Makassar menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, penghargaan diri, serta dukungan terhadap keragaman tubuh. Namun, terdapat pula kritik bahwa body positivity dapat disalahartikan sebagai bentuk penerimaan tanpa memperhatikan kesehatan fisik. Penelitian ini menegaskan bahwa body positivity berperan penting dalam membangun penerimaan diri dan melawan standar kecantikan yang sempit.