Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mapping of Risk Levels and Types of Ground Movement in South Sumatra Saputra, Erlangga; Fathoni, Bulkin; Gofar, Nurly
Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2024.018.01.11

Abstract

The western part of South Sumatra Province is situated near Bukit Barisan. Therefore, the topography is characterized by hills and mountains. This condition makes the area vulnerable to ground movement. Information on the risk level and type of ground movement is very important for the region's development. This paper presents the mapping of risk level and type of ground movement along the national road system in South Sumatra Province. The map was developed based on slope condition data collected and tabulated in the Slope Management System developed by the Ministry of Public Works based on several parameters. These parameters were processed and analyzed using ArcGIS software. The risk level is classified as low, medium, high, and very high. The type of ground movement is categorized as debris flow, rock fall, slope failure, rock mass failure, embankment failure, rotation failure, and translation failure. The study uses data from 2018 and 2021. Results show that most ground movement on road segments 36, 37, 38, 18, 19, and 21 is slope failure. The map suggests an increase in the number and level of risk of slope failures from 28 in 2018 to 45 in 2021. The map could be used as preliminary information but not as a replacement for slope surveys and investigations.
Pengaruh Campuran Abu Terbang dan Kapur terhadap Daya Dukung Tanah Dasar Dewi, Anggi Purnama Sari; Akbar, Syah Alam; Harianto, Yudi; Gofar, Nurly
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 18/No. 2/Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dts.vi.9855

Abstract

Kinerja perkerasan jalan sangat dipengaruhi oleh kualitas material tanah dasar. Tanah lempung kurang baik digunakan sebagai tanah dasar karena mempunyai daya dukung yang rendah dan sensitif terhadap perubahan kadar air akibat curah hujan maupun genangan. Makalah ini menyajikan hasil studi laboratorium mengenai pengaruh penambahan abu terbang dan kapur  terhadap tanah lempung untuk dijadikan material tanah dasar jalan perkotaan.  Nilai Plastisitas dan California Bearing Ratio (CBR) digunakan sebagai indikasi peningkatan kekuatan tanah dasar pada kondisi tidak direndam dan direndam. Dalam penelitian ini dilakukan penambahan 5% kapur dan 5 – 30% abu terbang. Hasil pengujian menunjukkan nilai optimum penambahan abu terbang sebesar 25%. Uji batas Atterberg menunjukkan bahwa penambahan 5% kapur dan 25% abu terbang menurunkan indeks plastisitas tanah dari 23,60% kepada 17,72%, sehingga dapat mengurangi pengaruh air terhadap tanah. Hasil pengujian CBR menunjukkan bahwa penambahan 5% kapur dan 25% abu terbang memberikan nilai CBR tertinggi sebesar 8,27% dan nilai pengembangan terendah yaitu 0.84%.