Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI TINGGALAN ARKEOLOGI PADA SITUS GUA DOMPO-DOMPO DI DESA SUKARELA JAYA, KECAMATAN WAWONII TENGGARA, KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Muhammad Aldin; Abdul Alim; M. Hafiz Sukri
SANGIA JOURNAL OF ARCHAEOLOGY RESEARCH Vol. 5 No. 2: December 2021
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/sangia.v5i2.1431

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian di Gua Dompo-Dompo, ditemukan tinggalan arkeologis berupa tulang belulang manusia, fragmen gerabah, dan moluska. Adapun lingkungan Gua Dompo-Dompo sendiri berada pada lahan perkebunan masyarakat sekitar. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Apa saja tinggalan arkeologi pada Situs Gua Dompo-Dompo di Desa Sukarela Jaya. (2) Bagaimana fungsi Gua Dompo-Dompo pada masa lalu berdasarkan temuan arkeologinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori sejarah budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model penalaran induktif. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis reduksi data, analisis morfologi, dan analisis kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Situs Gua Dompo-Dompo memiliki temuan fragmen tembikar, fragmen gelang, dan sisa-sisa tulang belulang manusia, yang menunjukan adanya satu kesatuan fungsional, bahwa pada masa lalu Gua Dompo-Dompo berfungsi sebagai Gua Penguburan.
SOSIALISASI NILAI PENTING TINGGALAN ARKEOLOGI PRASEJARAH DI DESA SAWAPUDO, KECAMATAN SOROPIA Salniwati Salniwati; Abdul Alim; Arie Tourisno Hadi; Sandy Suseno; Syahrun Syahrun; La Ode Aspin; M. Hafiz Sukri; Bainuddin Bainuddin; Cisilia Saragi; Muh. Syawal Zul Saputra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19704

Abstract

Sosialisasi Nilai Penting Tinggalan Arkeologi Prasejarah di Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang nilai penting cagar budaya dan manfaatnya terdadap kehidupan masyarakat. Faktor alam dan juga manusia sangat erat kaitannya dalam eksistensi dan pelestarian cagar budaya. Dari nilai yang terkandung di dalamnya, maka dapat berperan untuk pebentukan kareakter masyarakat. Karakter yang dimaksud adalah tumbuhnya cinta terhadap warisan budaya bendawi (tangible) dan implementasi nilai-nilai di dalamnya yang berguna untuk kehidupan saat ini dan masa yang akan datang. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi nilai-nilai tersebut khususnya kepada masyarakat tentang nilai-nilai penting tinggalan Arkeologi Prasejarah di Desa Sawapudo. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi survey kawasan situs prasejarah di Desa Sawapudo, Tutorial langsung kepada masyarakat, serta presentasi situs Tinggalan Arkeologi Prasejrah berupa temua karakteristik bentukdan ragam hias tembika yang terdapat di Gua Sawapudo Desa Sawapudo. Langka terkahir adalah wawancara terhadap masyarakat terkait manfaat pelaksanaan kegiatan sosialisasi nilai penting tinggalan Arkeologi Prasejarah didesa tersebut. Dari hasil kegiatan ini mampu menanamkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur dan budaya Indonesia yang kaya akan karakter seni dan adanya kesadaran masyarakat Desa Sawapudo untuk ikut serta melestarikan cagar budaya Bangsa Indonesia sudah mulai terbentuk. Untuk itu, kegatan seperti ini diharapkan dapat terus diterapkan untuk menjaga kekaayan warisan budaya Indonesia
IDENTIFIKASI TINGGALAN ARKEOLOGI PADA SITUS GUA DOMPO-DOMPO DI DESA SUKARELA JAYA, KECAMATAN WAWONII TENGGARA, KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Muhammad Aldin; Abdul Alim; M. Hafiz Sukri
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 5 No 2: December 2021
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/sangia.v5i2.1431

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian di Gua Dompo-Dompo, ditemukan tinggalan arkeologis berupa tulang belulang manusia, fragmen gerabah, dan moluska. Adapun lingkungan Gua Dompo-Dompo sendiri berada pada lahan perkebunan masyarakat sekitar. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Apa saja tinggalan arkeologi pada Situs Gua Dompo-Dompo di Desa Sukarela Jaya. (2) Bagaimana fungsi Gua Dompo-Dompo pada masa lalu berdasarkan temuan arkeologinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori sejarah budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model penalaran induktif. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis reduksi data, analisis morfologi, dan analisis kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Situs Gua Dompo-Dompo memiliki temuan fragmen tembikar, fragmen gelang, dan sisa-sisa tulang belulang manusia, yang menunjukan adanya satu kesatuan fungsional, bahwa pada masa lalu Gua Dompo-Dompo berfungsi sebagai Gua Penguburan.
PELATIHAN PENGELOLAAN KELAS BERBASIS PENDEKATAN DIFFERENTIATED LEARNING UNTUK GURU M. Hafiz Sukri; Asna Wirayanti
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 1 No. 2 (2024): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) Edisi November 2024
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Classroom management is one of the critical skills required to support effective teaching and learning processes. In the current educational context, differentiated learning has emerged as an essential approach to addressing the diverse needs of students in the classroom. This community service program aims to enhance teachers' competence in classroom management through training on differentiated learning strategies. The program involves interactive workshops, group discussions, and hands-on practices to equip teachers with the necessary skills to plan, implement, and evaluate classroom activities tailored to individual student needs. The training covers key aspects of differentiated learning, including curriculum adaptation, flexible grouping, and individualized instruction techniques. Participants are also introduced to tools and resources to design engaging and inclusive learning environments. The program is evaluated through pre-tests and post-tests to measure participants' understanding and confidence in applying differentiated learning strategies. Results indicate significant improvements in participants' knowledge and skills, with most teachers reporting increased confidence in managing diverse classroom dynamics effectively. This initiative highlights the importance of professional development programs in fostering innovative teaching practices. It is expected that the implementation of differentiated learning strategies will positively impact student engagement and achievement, contributing to the overall quality of education.