Muldawati Muldawati
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODE SUGESTI IMAJINASI DAN METODE COPY THE MASTER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS 10 SMAN 4 KOTA SERANG Ilmi Solihat; Ade Anggraini Kartika Devi; Muldawati Muldawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8176

Abstract

Sistem pembelajaran bahasa Indonesia pada bidang menulis puisi membutuhkan metode yang mampu mengakumulasi seluruh permasalahan menulis puisi. Permasalahan mengenai hal tersebut yaitu kurang menerapkan metode pembelajaran yang baru dalam menjelaskan materi puisi untuk menstimulus mereka dalam materi tersebut. Oleh karena itu, peneliti menerapkan metode sugesti imajinasi dan metode copy the master untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa yang akan memberikan kontribusi pada suatu bidang ilmu sastra Indonesia yaitu puisi dan mengatasi permasalahan yang ada. Dengan begitu itu tujuan penelitian yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan metode sugesti imajinasi untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas 10 SMAN 4 Kota Serang, (2) Untuk mendeskripsikan metode copy the master untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas 10 SMAN 4 Kota Serang, dan (3) Untuk mendeskripsikan perbedaan metode sugesti imajinasi dan metode copy the master untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas 10 SMAN 4 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pustaka dan observasi. Hasil analisis yang didapatkan dalam penelitian ini terdapat pembahasan metode sugesti imajinasi untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi, metode copy the master untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi, serta perbedaan metode sugesti imajinasi dan metode copy the master untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi.Kata kunci: Sugesti Imajinasi, Copy the master, Menulis Puisi
PEMBIASAAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL PADA MAHASISWA PESERTA PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) UNIT PPLK FKIP UNTIRTA Ahmad Fauzi; Ilmi Solihat; Mulia Tiara Fauziah; Muldawati Muldawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9958

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kompetensi literasi media digital dan menerapkan pembiasaan pemanfaatan literasi digital pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia peserta kegiatan PLP sehingga mereka memiliki kecakapan dalam mebuat perangkat pembelajaran yang kreatif, inovatif berbasis digital. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yang disampaikan Gilster tentang kompetensi literasi media digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini mahasiswa peserta PLP. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu teknik analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian didasarkan pada sub variabel Internet Searching dominan kategori baik, Hypertextual Navigation dominan kategori kurang, Content Evaluation dominan kategori baik, Knowledge Assembly dominan kategori baik. Simpulannya adalah tingkat kompetensi literasi media digital pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia peserta PLP perku disiapkan agar ketika memasuki dunia persekolahan, mereka siap dan mumpuni dalam Menyusun perangkat pembelajaran yang kreatif, inovatif berbasis literasi digital.Kata Kunci: Literasi digital, Kompetensi digital, PLP
Problematika Pembelajaran Menulis Cerpen di SMPN 5 Kota Serang Muldawati Muldawati; Asep Muhyidin
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4032

Abstract

Ditemukan problematika yang melatarbelakangi penelitian ini dari siswa karena dalam menulis cerpen kurang pengetahuan yang memadai, imajinasi yang kreatif, penguasaan diksi, penyelarasan penggunaan bahasa yang tepat, bahkan harus memahami karakteristik pembaca agar memudahkan pembaca masuk dalam cerita penulis. Hal lainnya seperti guru yang kurang menguasai model, metode, media, strategi hingga kompetensi guru dan mengajar yang kurang, ada pula seperti fasilitas yang kurang memadai dalam menunjang proses pembelajaran menulis cerpen seperti teknologi media pembelajaran, sumber literatur, dan peluang mengembangkan keterampilan menulis sastra. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan fasilitas pembelajaran di sekolah, pelaksanaan pembelajaran, kompetensi guru, kompetensi guru mengajar, kompetensi siswa, dan motivasi belajar siswa. Menulis cerpen membutuhkan pemahaman materi, kreativitas, imajinasi, penguasaan diksi, penyusunan bahasa tulis yang digunakan, sampai pada tahap adanya nilai estetika dan moral yang harus termuat di dalam teks cerpen. Hal tersebut yang menjadikan kesulitan bagi siswa untuk menulis cerpen dengan baik dan benar. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif bentuk deskriptif, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Selanjutnya, langkah menganalisis data yaitu reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Ditemukan hasil fasilitas pembelajaran di sekolah yang rendah pada perangkat pembelajaran (35%), pelaksanaan pembelajaran kesiapannya hanya 50% untuk model, metode, media, kompetensi guru hanya cukup kompeten untuk profesional (50%), kompetensi guru mengajar dari perspektif siswa kurang kompeten untuk perangkat pembelajaran (50%), kompetensi siswa kurang kompeten pada elemen menulis (41%), dan motivasi belajar yang dibutuhkan siswa dengan hasil sangat setuju bila adanya harapan dan cita-cita siswa dari proses pembelajaran yang guru berikan (78%).